IMF Segera Ketok Palu Pinjaman 8,1 Miliar Dolar Amerika Untuk Ukraina
Dewan eksekutif IMF akan meninjau kesepakatan tingkat staf untuk program pinjaman baru senilai 8,1 miliar dolar Amerika untuk Ukraina.
IMF segera ketok palu pinjaman 8,1 miliar dolar Amerika untuk Ukraina. Foto: ist/net
trustjabar.com – Dewan eksekutif International Monetary Fund (IMF) akan meninjau kesepakatan tingkat staf untuk program pinjaman baru senilai 8,1 miliar dolar Amerika untuk Ukraina. Langkah ini mendekatkan negara yang dilanda perang tersebut mendapatkan bantuan keuangan penting yang akan membuka dukungan finansial tambahan dari Eropa.
Baca Juga : Pembicaraan Damai Ukraina dan Rusia di Jenewa Mendadak Berakhir
Pemerintah Ukraina menekankan, persetujuan IMF sangat penting untuk mengakses paket pinjaman senilai 90 miliar Euro dari Uni Eropa. Tanpa pinjaman itu, keuangan Kyiv bisa habis dalam hitungan bulan.
Sebagai informasi, program Extended Fund Facility empat tahun ini pertama kali disepakati di tingkat staf pada November 2025. Namun program ini masih menunggu keputusan lebih lanjut. Bagi Ukraina, program itu menjadi landasan untuk menstabilkan ekonominya saat perang dengan Rusia memasuki tahun kelima.
Melansir media setempat, Wakil Perdana Menteri Pertama Ukraina Yulia Svyrydenko mengumumkan bahwa IMF telah melonggarkan beberapa persyaratan program pinjaman tersebut. Termasuk menghapus ketentuan PPN untuk pedagang tunggal dan kenaikan pajak kontroversial lainnya. Pelonggaran persyaratan ini terjadi setelah konsultasi langsung dengan Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva, yang mengunjungi Kyiv pada Januari.
“Program kerja sama dengan IMF bagi Ukraina adalah jangkar untuk semua dukungan keuangan internasional," kata Svyrydenko.
IMF memperkirakan Ukraina menghadapi kesenjangan pembiayaan sekitar 136,5 miliar dolar Amerika hingga 2029. Ukraina sedikitnya membutuhkan 63 miliar dolar Amerika untuk periode 2026-2027.
Pinjaman IMF senilai 8,1 miliar dolar Amerika ini akan membantu mengkatalisasi dukungan internasional yang lebih luas. Hal itu untuk mengatasi kekurangan dana tersebut.
Ukraina Optimistis Raih Persetujuan Resmi Pinjaman IMF
Kepala manajemen utang Ukraina, Yuriy Butsa memperkirakan persetujuan resmi masih dapat terjadi pada Februari 2026. Negara tersebut telah mengalokasikan sekitar 60 persen anggarannya untuk belanja pertahanan di tengah serangan Rusia yang terus berlanjut.
Pemimpin Uni Eropa menyepakati pada Desember 2025 untuk menyediakan pinjaman sebesar 90 miliar Euro kepada Ukraina untuk periode 2026-2027. Komisi Eropa menargetkan pencairan akan mulai pada April 2026. Namun, Hungaria, Slovakia, dan Republik Ceko, memilih keluar dari paket pinjaman tersebut tetapi tidak memblokir kesepakatan ini.
Baca Juga : Tawaran Rusia Akhiri Peperangan dengan Ukraina, Ini Syaratnya!
Program pinjaman IMF yang baru untuk Ukraina akan menggantikan fasilitas Extended Fund Facility senilai 15,6 miliar dolar Amerika yang telah disetujui pada Maret 2023. Kala itu, Ukraina telah menerima sekitar 10,6 miliar dolar Amerika. Program sebelumnya didasarkan pada asumsi bahwa perang akan berakhir pada akhir tahun 2025.
Berdasarkan kesepakatan pada November 2025, otoritas Ukraina berkomitmen untuk mempertahankan stabilitas makroekonomi. Kemudian memulihkan keberlanjutan utang, memberantas korupsi, dan menerapkan reformasi tata kelola di perusahaan-perusahaan milik negara.
IMF mencatat bahwa program pinjaman kepada Ukraina tersebut akan mereka kalibrasi ulang. Hal tersebut sesuai kebutuhan pada setiap tinjauan tergantung pada kemajuan menuju penyelesaian perang. (cep/trustjabar/R1)
Komentar
0 komentar untuk IMF Segera Ketok Palu Pinjaman 8,1 Miliar Dolar Amerika Untuk Ukraina
Masuk dulu untuk ikut diskusi
Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.