Sabtu, 05 September 2026
Breaking News
STIE IBMT Surabaya Pertahankan Penghargaan Entrepreneurial Marketing Campus for Impact 2026 dari MCorp & MarkPlus Institute Polemik Tarif Masuk Rumah Pengabdi Setan di Pangalengan, DPRD Kabupaten Bandung Dorong Bupati Terbitkan Surat Edaran Wisuda STIE IBMT Surabaya, Cetak 300 Lulusan Kompeten dan Berjiwa Entrepreneur Pegadaian dan POGI Gelar Program Merdeka Stunting 2026 di Bandung Dua Serdik Sespimma Amankan Penumpang yang Diduga Serang Sopir Grab dengan Pisau di Lembang Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Rutin Gelar Program Mengetuk Pintu Langit inDrive Luncurkan SIAGA untuk Perkuat Respons Keselamatan di Bandung inDrive Luncurkan SIAGA untuk Perkuat Respons Keselamatan di Bandung BNN Ungkap 2,6 Ton Metamfetamin Cair di Kapal Berbendera Tanzania, Senilai Rp8,5 Triliun Siswa Sespimma Polri Angkatan 76 Semarakkan HUT ke-81 RI dengan Lomba 17 Agustus STIE IBMT Surabaya Pertahankan Penghargaan Entrepreneurial Marketing Campus for Impact 2026 dari MCorp & MarkPlus Institute Polemik Tarif Masuk Rumah Pengabdi Setan di Pangalengan, DPRD Kabupaten Bandung Dorong Bupati Terbitkan Surat Edaran Wisuda STIE IBMT Surabaya, Cetak 300 Lulusan Kompeten dan Berjiwa Entrepreneur Pegadaian dan POGI Gelar Program Merdeka Stunting 2026 di Bandung Dua Serdik Sespimma Amankan Penumpang yang Diduga Serang Sopir Grab dengan Pisau di Lembang Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Rutin Gelar Program Mengetuk Pintu Langit inDrive Luncurkan SIAGA untuk Perkuat Respons Keselamatan di Bandung inDrive Luncurkan SIAGA untuk Perkuat Respons Keselamatan di Bandung BNN Ungkap 2,6 Ton Metamfetamin Cair di Kapal Berbendera Tanzania, Senilai Rp8,5 Triliun Siswa Sespimma Polri Angkatan 76 Semarakkan HUT ke-81 RI dengan Lomba 17 Agustus
TrustJabar
Ekonomi Properti Nasional
Penulis: Cep17 Mar 2026

PT KAI Canangkan Pembangunan Hunian TOD, Lokasi Pertama di Stasiun Manggarai Jakarta

PT KAI resmi mencanangkan pembangunan 2.200 unit hunian TOD vertikal di kawasan Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan.

PT KAI resmi mencanangkan pembangunan hunian TOD di Stasiun Manggarai Jakarta. Foto: ilustrasi/net

PT KAI resmi mencanangkan pembangunan hunian TOD di Stasiun Manggarai Jakarta. Foto: ilustrasi/net

trustjabar.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) resmi mencanangkan pembangunan 2.200 unit hunian Transit Oriented Development (TOD) vertikal di kawasan Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan. Peresmian pencanangan tersebut berlangsung pada Senin (26/3/2026).

Baca Juga : Libur Nataru, KAI Commuter Proyeksikan 1,17 Juta Penumpang di Bandung Raya

Proyek pembangunan hunian TOD PT KAI ini menempati lahan seluas 2,2 hektare. Proyek ini merupakan bagian dari dukungan KAI terhadap Program 3 Juta Rumah yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Dalam keterangan resminya, Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengungkapkan hunian tersebut akan terdiri dari delapan tower yang tersebar di dua blok. Blok tersebut yakni Blok F dan Blok G, dengan masing-masing tower memiliki 12 lantai.

Di Blok G, kata Bobby, akan ada tiga tower dengan komposisi dua lantai komersial dan 10 lantai hunian. Blok ini akan mampu memuat sekitar 650 unit bertipe 45 dan 52.

"Kita akan membangun 8 tower di Blok G dan F, masing-masing tower ada 12 lantai. Total ada 2.200 unit di mana waktu pengerjaan akan segera kita mulai. Sehingga pada 2027 nanti sudah bisa menyerahkan kunci," kata Bobby.

KAI menawarkan hunian TOD ini dalam dua tipe, yakni tipe 45 dengan harga sekitar Rp 500 juta per unit dan tipe 52 seharga Rp 600 juta per unit. Bobby menuturkan, konsep hunian berbasis TOD ini bertujuan menciptakan ekosistem kota yang terintegrasi, menjadikan hunian dekat dengan transportasi public. Serta memudahkan mobilitas masyarakat perkotaan.

Terkait pemilihan lokasi pembangunan di Stasiun Manggarai, Bobby menjelaskan, lantaran stasiun itu menjadi simpul transportasi. Sepanjang 2025, kata ia, lebih dari 10 juta orang singgah.

“Pendanaan proyek (pembangunan hunian TOD) berasal dari berbagai sumber, termasuk biaya internal KAI. Kemudian pinjaman domestik, serta dukungan dari Bank Danamon,” ucapnya.

Rencana PT KAI Bakal Ekspansi Pembangunan Hunian TOD

Bobby juga menuturkan rencana pembangunan hunian serupa di kota lainnya selain di Manggarai. KAI juga akan membangun proyek serupa di tiga kota lain. Seperti di Stasiun Kiaracondong Bandung dengan 753 unit dalam dua tower. Kemudian di kawasan Jalan Dr. Kariadi Semarang dengan 1.042 unit dalam dua tower 42 lantai. Serta Stasiun Gubeng di Surabaya dengan 1.489 unit dalam dua tower.

Baca Juga : Gubernur Jawa Barat Usulkan Modernisasi Jalur Kereta Api Jakarta Bandung, Tiket Rp 150 Ribu

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono mengungkap apresiasinya.

Ia menyatakan, pembangunan rumah hunian TOD vertikal di kawasan stasiun KAI, merupakan bagian dari upaya mengatasi masalah backlog perumahan di Indonesia.

“KAI memiliki sekitar 320 juta meter persegi lahan di berbagai daerah yang berpotensi dikembangkan untuk hunian berbasis TOD,” ucapnya. (cep/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk PT KAI Canangkan Pembangunan Hunian TOD, Lokasi Pertama di Stasiun Manggarai Jakarta

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun pembaca dipakai khusus untuk komentar artikel.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.