PT KAI Canangkan Pembangunan Hunian TOD, Lokasi Pertama di Stasiun Manggarai Jakarta
PT KAI resmi mencanangkan pembangunan 2.200 unit hunian TOD vertikal di kawasan Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan.
PT KAI resmi mencanangkan pembangunan hunian TOD di Stasiun Manggarai Jakarta. Foto: ilustrasi/net
trustjabar.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) resmi mencanangkan pembangunan 2.200 unit hunian Transit Oriented Development (TOD) vertikal di kawasan Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan. Peresmian pencanangan tersebut berlangsung pada Senin (26/3/2026).
Baca Juga : Libur Nataru, KAI Commuter Proyeksikan 1,17 Juta Penumpang di Bandung Raya
Proyek pembangunan hunian TOD PT KAI ini menempati lahan seluas 2,2 hektare. Proyek ini merupakan bagian dari dukungan KAI terhadap Program 3 Juta Rumah yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Dalam keterangan resminya, Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengungkapkan hunian tersebut akan terdiri dari delapan tower yang tersebar di dua blok. Blok tersebut yakni Blok F dan Blok G, dengan masing-masing tower memiliki 12 lantai.
Di Blok G, kata Bobby, akan ada tiga tower dengan komposisi dua lantai komersial dan 10 lantai hunian. Blok ini akan mampu memuat sekitar 650 unit bertipe 45 dan 52.
"Kita akan membangun 8 tower di Blok G dan F, masing-masing tower ada 12 lantai. Total ada 2.200 unit di mana waktu pengerjaan akan segera kita mulai. Sehingga pada 2027 nanti sudah bisa menyerahkan kunci," kata Bobby.
KAI menawarkan hunian TOD ini dalam dua tipe, yakni tipe 45 dengan harga sekitar Rp 500 juta per unit dan tipe 52 seharga Rp 600 juta per unit. Bobby menuturkan, konsep hunian berbasis TOD ini bertujuan menciptakan ekosistem kota yang terintegrasi, menjadikan hunian dekat dengan transportasi public. Serta memudahkan mobilitas masyarakat perkotaan.
Terkait pemilihan lokasi pembangunan di Stasiun Manggarai, Bobby menjelaskan, lantaran stasiun itu menjadi simpul transportasi. Sepanjang 2025, kata ia, lebih dari 10 juta orang singgah.
“Pendanaan proyek (pembangunan hunian TOD) berasal dari berbagai sumber, termasuk biaya internal KAI. Kemudian pinjaman domestik, serta dukungan dari Bank Danamon,” ucapnya.
Rencana PT KAI Bakal Ekspansi Pembangunan Hunian TOD
Bobby juga menuturkan rencana pembangunan hunian serupa di kota lainnya selain di Manggarai. KAI juga akan membangun proyek serupa di tiga kota lain. Seperti di Stasiun Kiaracondong Bandung dengan 753 unit dalam dua tower. Kemudian di kawasan Jalan Dr. Kariadi Semarang dengan 1.042 unit dalam dua tower 42 lantai. Serta Stasiun Gubeng di Surabaya dengan 1.489 unit dalam dua tower.
Baca Juga : Gubernur Jawa Barat Usulkan Modernisasi Jalur Kereta Api Jakarta Bandung, Tiket Rp 150 Ribu
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono mengungkap apresiasinya.
Ia menyatakan, pembangunan rumah hunian TOD vertikal di kawasan stasiun KAI, merupakan bagian dari upaya mengatasi masalah backlog perumahan di Indonesia.
“KAI memiliki sekitar 320 juta meter persegi lahan di berbagai daerah yang berpotensi dikembangkan untuk hunian berbasis TOD,” ucapnya. (cep/trustjabar/R1)
Komentar
0 komentar untuk PT KAI Canangkan Pembangunan Hunian TOD, Lokasi Pertama di Stasiun Manggarai Jakarta
Masuk dulu untuk ikut diskusi
Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.