Kisah Daffa, Siswa SMP di Bandung yang Jadi Pahlawan Keselamatan Kereta Api
Di usianya yang masih belia, Nur Daffa Pratama sudah membuktikan bahwa keselamatan kereta api bukan hanya milik petugas saja. .
Nur Daffa Pratama (kiri) mendapat penghargaan dari PR KAI (Persero) Daop 2 Bandung, atas aksinya menjaga keselamatan kereta api, Jumat (26/9/2025).
Siswa SMP asal Bandung , Jawa Barat ini bukan hanya seorang penggemar kereta api atau railfans muda. Tetapi dia juga baru saja menorehkan kisah inspiratif yang membuat banyak orang kagum.
Sejak kecil, Daffa memiliki kegemaran mengamati kereta api. Setiap kali ada waktu luang, ia senang berada di dekat jalur rel untuk melihat rangkaian lokomotif melintas.
Baca Juga: Nyaris 100 Persen, Kereta Api Berangkat Tepat Waktu Sepanjang 2025“Bagi saya, suara kereta itu bikin semangat,” ungkap Daffa dengan senyum polosnya, Jumat (26/9/2025).
Namun hobinya itu bukan sekadar mengagumi. Dari kebiasaannya memperhatikan, Daffa belajar memahami seluk-beluk perkeretaapian. Dia paham betul mulai dari jadwal keberangkatan, aturan keselamatan, hingga tanda-tanda potensi gangguan di jalur rel. Pengetahuan sederhana inilah yang kemudian menjadikannya sigap ketika melihat sesuatu yang tidak beres di jalur KA.
Belum lama ini, Daffa menjadi anak yang muda yang peduli keselamatan kereta api. Dia melaporkan kondisi yang berpotensi mengganggu perjalanan kereta api. Tindakan heroik itu ternyata berdampak besar: perjalanan kereta api tetap aman, gangguan dapat dicegah, dan ratusan penumpang bisa tiba dengan selamat di tempat tujuan.
Aksi heroik mendapat perhatian PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung. Executive Vice President (EVP) Daop 2 Bandung, Dicky Eka Priandana, secara langsung memberikan penghargaan kepada Daffa sebagai bentuk apresiasi.
“Hobi yang memadukan dengan kepedulian bisa membawa perubahan nyata. Apa yang Daffa lakukan menjadi teladan bagi kita semua,” ujarnya.
Keselamatan Kereta Api Tanggung Jawa Bersama
Sementara itu, Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyebut tindakan Daffa membuktikan bahwa keselamatan transportasi bukan hanya tugas KAI semata, melainkan tanggung jawab bersama.
“Anak seusia Daffa sudah menunjukkan kepedulian luar biasa. Semoga semakin banyak generasi muda yang meneladani sikap seperti ini,” katanya.
Meski mendapat penghargaan, Daffa tetap rendah hati. Baginya, tindakan itu lahir dari kecintaannya terhadap dunia kereta api. “Saya hanya ingin kereta tetap aman. Kalau ada masalah di rel, bisa berbahaya untuk semua orang,” ucapnya singkat.
Baca Juga: 360 Warga Manonjaya Dapat Layanan Kesehatan GratisKisah Daffa menjadi inspirasi bahwa kepedulian kecil bisa berdampak besar. Dari sekadar hobi melihat kereta api, ia menjelma sebagai pahlawan muda yang turut menjaga keselamatan transportasi publik.
Lebih dari itu, cerita Daffa adalah bukti bahwa generasi muda bisa berperan penting dalam membangun budaya peduli dan bertanggung jawab. Dengan hati yang tulus dan cinta yang sederhana, ia telah mengajarkan makna nyata keselamatan kereta api milik bersama . (Ghani Rahmat/trustjabar/R3)
Komentar
0 komentar untuk Kisah Daffa, Siswa SMP di Bandung yang Jadi Pahlawan Keselamatan Kereta Api
Masuk dulu untuk ikut diskusi
Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.