Minggu, 30 Agustus 2026
Breaking News
Wisuda STIE IBMT Surabaya, Cetak 300 Lulusan Kompeten dan Berjiwa Entrepreneur Pegadaian dan POGI Gelar Program Merdeka Stunting 2026 di Bandung Dua Serdik Sespimma Amankan Penumpang yang Diduga Serang Sopir Grab dengan Pisau di Lembang Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Rutin Gelar Program Mengetuk Pintu Langit inDrive Luncurkan SIAGA untuk Perkuat Respons Keselamatan di Bandung inDrive Luncurkan SIAGA untuk Perkuat Respons Keselamatan di Bandung BNN Ungkap 2,6 Ton Metamfetamin Cair di Kapal Berbendera Tanzania, Senilai Rp8,5 Triliun Siswa Sespimma Polri Angkatan 76 Semarakkan HUT ke-81 RI dengan Lomba 17 Agustus Presiden Prabowo Apresiasi Laba Pegadaian Tumbuh 84,4 Persen dan Bisnis Emas Capai 153 Ton Pegadaian Jabar Dorong Mahasiswa ITB Jatinangor Melek Finansial Lewat Program FLOW Wisuda STIE IBMT Surabaya, Cetak 300 Lulusan Kompeten dan Berjiwa Entrepreneur Pegadaian dan POGI Gelar Program Merdeka Stunting 2026 di Bandung Dua Serdik Sespimma Amankan Penumpang yang Diduga Serang Sopir Grab dengan Pisau di Lembang Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Rutin Gelar Program Mengetuk Pintu Langit inDrive Luncurkan SIAGA untuk Perkuat Respons Keselamatan di Bandung inDrive Luncurkan SIAGA untuk Perkuat Respons Keselamatan di Bandung BNN Ungkap 2,6 Ton Metamfetamin Cair di Kapal Berbendera Tanzania, Senilai Rp8,5 Triliun Siswa Sespimma Polri Angkatan 76 Semarakkan HUT ke-81 RI dengan Lomba 17 Agustus Presiden Prabowo Apresiasi Laba Pegadaian Tumbuh 84,4 Persen dan Bisnis Emas Capai 153 Ton Pegadaian Jabar Dorong Mahasiswa ITB Jatinangor Melek Finansial Lewat Program FLOW
TrustJabar
Daerah Bandung Raya Kesehatan
Penulis: Adi23 Sep 2025

Terus Bertambah, Korban Diduga Keracunan Menu MBG di Bandung Barat Mencapai 364 Orang

Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, terus mendata jumlah korban keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG).

Korban keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Bandung Barat, Jawa Barat, sedang menjalani perawatan intensif. Menurut data Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat, pasien keracunan menu MBG di Bandung Barat terus bertambah, tercatat mencapai 364 orang pada Selasa (23/9/2025).

Korban keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Bandung Barat, Jawa Barat, sedang menjalani perawatan intensif. Menurut data Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat, pasien keracunan menu MBG di Bandung Barat terus bertambah, tercatat mencapai 364 orang pada Selasa (23/9/2025).

trustjabar.com - Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, terus mendata jumlah korban keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Hingga Selasa (23/9/2025) siang, jumlah korban keracunan ini mencapai 364 orang. Para pasien mengeluhkan gejala keracunan makanan ini berasal dari beberapa sekolah di Bandung Barat. Baca Juga : Siswa SMK Pembangunan di Bandung Barat Diduga Keracunan Makanan MBG

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, para korban keracunan menu MBG yang saat ini menjalani perawatan medis di sejumlah fasilitas kesehatan berasal dari 5 sekolah. Para korban itu di antaranya dari SMK Pembangunan Bandung Barat, siswa PAUD, SMP Cipongkor, MTs Darul Fiqri, dan SD Negeri Sirnagalih.

“Yang terdata di kami (Dinas Kesehatan Bandung Barat) sampai hari ini ada 364 orang. Mereka mengeluhkan gejala sakit seperti mual, diare, pusing, dan muntah," kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Bandung Barat, dr Lia N Sukandar.

Lia mengatakan, pasien keracunan menu MBG ini menjalani perawatan di beberapa lokasi. Di antaranya di Puskesmas Cipongkor sebanyak 93 orang, RSUD Cililin (32 orang). Kemudian di Posko Kecamatan Cipongkor 218 orang dan RSIA Anugrah 21 orang.

"Sebagian dari mereka sudah mulai membaik, sebagian lagi ada yang sudah pulang setelah mendapatkan perawatan medis. Sisanya masih menjalani rawat inap dan rawat jalan di RSUD Cililin dan Puskesmas," ujarnya.

Sementara itu Ketua Yayasan SMK Pembangunan Bandung Barat, Erik Zainudin menyebutkan, ada 54 siswanya yang mengalami keracunan menu MBG. Mereka mulai mengalami mual dan pusing beberapa jam setelah makan menu MBG.

"Keluhannya sesak nafas, mual dan pusing. Siswa kami sementara ini yang tercatat mengalami keracunan 54 orang," ucapnya.

Keracunan Massal Menu MBG, Makanan Terindikasi Sudah Basi

Menurutnya, dari keterangan para siswa dalam insiden keracunan massal ini, di makanan yang mereka santap tersaji sudah basi. Menunya yakni berupa nasi, daging ayam kecap, tahu, sayur, hingga sepotong buah melon.

Baca Juga : Jawa Barat Jadi Wilayah Terbanyak Kejadian Keracunan MBG "Keterangan anak-anak, sepertinya dari ayam yang basi dan udah mulai bau," katanya.

Sementara itu, salah seorang siswa SMP Cipongkor Jefri (15) yang menjadi pasien keracunan menu MBG menceritakan gangguan kesehatan yang ia alami. Ia mengatakan, ia menerima makanan gratis itu sekitar pukul 10.00 WIB. Namun, sebelum menyantap makanan itu, ia merasakan dan mencium bau seperti basi dari menu makanan MBG itu.

"Rasanya enggak enak, bau, terutama dari ayamnya. Saya mulai pusing dan mual setelah pulang ke rumah. Terus saya bilang ke orang tua dan mereka langsung membawa saya berobat," tuturnya. (Adi/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Terus Bertambah, Korban Diduga Keracunan Menu MBG di Bandung Barat Mencapai 364 Orang

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun pembaca dipakai khusus untuk komentar artikel.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.