Selasa, 21 April 2026
Breaking News
DPRD Kabupaten Bandung Gelar Rapat Paripurna Hari Jadi ke-385, Tekankan Sinergi dan Pelestarian Budaya Bupati; Arah Transformasi Pembangunan Kabupaten Bandung Fokus Penguatan Desa Kabupaten Bandung Langganan Bencana Hidrometeorologi Gubernur dan Pengamat Soroti Tata Ruang Anggota DPRD Jawa Barat Soroti Masalah Banjir Kabupaten Bandung Implementasikan Falsafah Sunda Leuweung Hejo Rahayat Ngejo, Mantan Bupati Bandung Bagikan Ratusan Bibit Pohon Produktif Pentahelix dan Realitas Kabupaten Bandung, Saat Masalah tak Kunjung Selesai Mengungkap Fakta Unik Ikan Pari, Predator Laut dengan Kemampuan Deteksi Listrik Mangsa Bencana Hidrometeorologi Cuaca Ekstrem Sergap Kabupaten Bandung, Bupati Ubah Rencana Peringatan Hari Jadi Bencana Hidrometeorologi Cuaca Ekstrem di Indonesia, BNPB Imbau Warga Lakukan Evakuasi Video Proses Penemuan dan Evakuasi Jasad Agus Sutisna Korban Terbawa Arus Sungai Cibanjaran DPRD Kabupaten Bandung Gelar Rapat Paripurna Hari Jadi ke-385, Tekankan Sinergi dan Pelestarian Budaya Bupati; Arah Transformasi Pembangunan Kabupaten Bandung Fokus Penguatan Desa Kabupaten Bandung Langganan Bencana Hidrometeorologi Gubernur dan Pengamat Soroti Tata Ruang Anggota DPRD Jawa Barat Soroti Masalah Banjir Kabupaten Bandung Implementasikan Falsafah Sunda Leuweung Hejo Rahayat Ngejo, Mantan Bupati Bandung Bagikan Ratusan Bibit Pohon Produktif Pentahelix dan Realitas Kabupaten Bandung, Saat Masalah tak Kunjung Selesai Mengungkap Fakta Unik Ikan Pari, Predator Laut dengan Kemampuan Deteksi Listrik Mangsa Bencana Hidrometeorologi Cuaca Ekstrem Sergap Kabupaten Bandung, Bupati Ubah Rencana Peringatan Hari Jadi Bencana Hidrometeorologi Cuaca Ekstrem di Indonesia, BNPB Imbau Warga Lakukan Evakuasi Video Proses Penemuan dan Evakuasi Jasad Agus Sutisna Korban Terbawa Arus Sungai Cibanjaran
Ekonomi Daerah Bandung Raya
Penulis: Cep 11 Nov 2025

Gubernur Jawa Barat Usulkan Modernisasi Jalur Kereta Api Jakarta Bandung, Tiket Rp 150 Ribu

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berencana melakukan modernisasi jalur kereta api Jakarta-Bandung, bisa memangkas waktu menjadi 1,5 jam.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengusulkan adanya modernisasi jalur kereta api Jakarta Bandung. Foto: istimewa/

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengusulkan adanya modernisasi jalur kereta api Jakarta Bandung. Foto: istimewa/

trustjabar.com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berencana akan melakukan modernisasi jalur kereta api Jakarta-Bandung. Gubernur menargetkan, dengan modernisasi jalur ini bakal memangkas tempuh menjadi 1 jam 30 menit.

Baca Juga : Transformasi PT KAI, Masih Layakkah Jadi Pilihan Utama Transportasi di Era Mendatang?

Menurut Dedi Mulyadi, rencana modernisasi jalur kereta api Jakarta-Bandung ini telah ia bahas dengan Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin.

Modernisasi jalur ini, kata Dedi, bukan sekadar pembenahan infrastruktur transportasi. Melainkan juga sebagai upaya memperkuat konektivitas antarwilayah dan turut mendongkrak ekonomi Jawa Barat.

Dalam keterangan resminya, Dedi Mulyadi mengatakan, jika modernisasi jalur ini terlaksana, berpengaruh terhadap waktu tempuh menjadi 1,5 jam.

“Selain memangkas waktu, dengan tiket Rp 150 ribu hingga Rp 300 ribu, saya yakin (penumpang)kereta api akan selalu penuh,” ungkapnya dikutip Selasa (11/11/2025).

Ia menegaskan, proyek modernisasi jalur kereta api Jakarta-Bandung ini memerlukan kolaborasi lintas sektoral. Di antaranya pemerintah pusat, daerah, hingga masyarakat. Dedi menegaskan, adanya modernisasi ini akan menjadi contoh penerapan kolaborasi multi-level.

“Kita bisa ajak pemerintah daerah (kota/kabupaten) dan para pebisnis hotel untuk turut berinvestasi. Karena nanti akan ada dampaknya terhadap peningkatan kunjungan wisata. Orang Jakarta banyak yang berwisata ke Bandung,” kata Dedi.

Selain itu, ia juga berencana akan membuka kesempatan membuka saham bagi masyarakat dalam proyek modernisasi jalur ini. Nantinya, kata Dedi, warga Jawa Barat memiliki kereta api yang diproduksi di dalam negeri.

Modernisasi Jalur Kereta Api Jakarta-Bandung tak Perlu Pembangunan Lintasan Baru

Dalam pembahasan dengan Dedi Mulyadi itu, Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin menegaskan, modernisasi jalur ini tidak memerlukan lintasan baru. Peningkatan efisiensi, kata Bobby, bisa tercapai melalui optimalisasi jalur eksisting dengan pendekatan teknis yang lebih presisi.

Baca Juga : KAI Daop 2 Bandung Tertibkan Aset dan Bangunan Strategis di Jalan Natuna

Melalui jalur eksisting sepanjang 150 kilometer, kata Bobby, estimasi biaya perbaikan sekitar Rp 8 triliun. Investasi modernisasi jalur kereta api itu mencakup beberapa aspek. Di antaranya peningkatan kualitas rel, pembangunan terowongan dan jembatan baru di beberapa titik. Selain itu, kata Bobby, investasi itu juga mencakup penyempurnaan sistem double-track.

“Langkah utama mencakup perbaikan rel yang sudah ada, penataan tikungan, kemiringan jalur, dan penerapan tilting pada bogie. Hal itu agar kereta api bisa melaju lebih cepat dan stabil di jalan berkelok,” tuturnya. (ecp/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Gubernur Jawa Barat Usulkan Modernisasi Jalur Kereta Api Jakarta Bandung, Tiket Rp 150 Ribu

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.