Selasa, 21 April 2026
Breaking News
DPRD Kabupaten Bandung Gelar Rapat Paripurna Hari Jadi ke-385, Tekankan Sinergi dan Pelestarian Budaya Bupati; Arah Transformasi Pembangunan Kabupaten Bandung Fokus Penguatan Desa Kabupaten Bandung Langganan Bencana Hidrometeorologi Gubernur dan Pengamat Soroti Tata Ruang Anggota DPRD Jawa Barat Soroti Masalah Banjir Kabupaten Bandung Implementasikan Falsafah Sunda Leuweung Hejo Rahayat Ngejo, Mantan Bupati Bandung Bagikan Ratusan Bibit Pohon Produktif Pentahelix dan Realitas Kabupaten Bandung, Saat Masalah tak Kunjung Selesai Mengungkap Fakta Unik Ikan Pari, Predator Laut dengan Kemampuan Deteksi Listrik Mangsa Bencana Hidrometeorologi Cuaca Ekstrem Sergap Kabupaten Bandung, Bupati Ubah Rencana Peringatan Hari Jadi Bencana Hidrometeorologi Cuaca Ekstrem di Indonesia, BNPB Imbau Warga Lakukan Evakuasi Video Proses Penemuan dan Evakuasi Jasad Agus Sutisna Korban Terbawa Arus Sungai Cibanjaran DPRD Kabupaten Bandung Gelar Rapat Paripurna Hari Jadi ke-385, Tekankan Sinergi dan Pelestarian Budaya Bupati; Arah Transformasi Pembangunan Kabupaten Bandung Fokus Penguatan Desa Kabupaten Bandung Langganan Bencana Hidrometeorologi Gubernur dan Pengamat Soroti Tata Ruang Anggota DPRD Jawa Barat Soroti Masalah Banjir Kabupaten Bandung Implementasikan Falsafah Sunda Leuweung Hejo Rahayat Ngejo, Mantan Bupati Bandung Bagikan Ratusan Bibit Pohon Produktif Pentahelix dan Realitas Kabupaten Bandung, Saat Masalah tak Kunjung Selesai Mengungkap Fakta Unik Ikan Pari, Predator Laut dengan Kemampuan Deteksi Listrik Mangsa Bencana Hidrometeorologi Cuaca Ekstrem Sergap Kabupaten Bandung, Bupati Ubah Rencana Peringatan Hari Jadi Bencana Hidrometeorologi Cuaca Ekstrem di Indonesia, BNPB Imbau Warga Lakukan Evakuasi Video Proses Penemuan dan Evakuasi Jasad Agus Sutisna Korban Terbawa Arus Sungai Cibanjaran
Daerah Bandung Raya
Penulis: Cep 31 Jul 2025

Bangun Kepercayaan Publik, Badan Bank Tanah Ingin Pengelolaan Aset Negara Makin Akuntabilitas dan Transparan

Dalam membangun kepercayaan publik, Badan Bank Tanah harapkan pengelolaan aset negara terutama tanah, harus semakin akuntabel dan transparan.

Untuk membangun kepercayaan publik, Badan Bank Tanah mengharapkan pengelolaan aset negara semakin akuntabel dan transparan. Foto: R.Deny/trustjabar

Untuk membangun kepercayaan publik, Badan Bank Tanah mengharapkan pengelolaan aset negara semakin akuntabel dan transparan. Foto: R.Deny/trustjabar

trustjabar.com - Badan Bank Tanah memandang agar pengelolaan aset negara terutama tanah, harus semakin akuntabilitas dan transparan. Hal tersebut melalui adanya penyerahan Pedoman Akuntansi kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Kepala Badan Bank Tanah, Parman Nataatmadja menuturkan, pihaknya tak ingin penyerahan Pedoman Akuntansi ke BPK RI ini sekadar seremonial. Melainkan memiliki tujuan untuk mendukung tata kelola kelembagaan agar lebih profesional. Hal itu pun, kata Parman, seusai memenuhi standar pelaporan keuangan yang berlaku. Ia menegaskan, komitmen Badan Bank Tanah agar seluruh proses audit pengelolaan keuangan bisa berjalan secara akurat dan transparan.

"Penyerahan Pedoman Akuntansi ini bukan simbolis saja. Ini bagi kami untuk membangun kepercayaan publik maupun kepastian akuntabilitas pengelolaan aset Negara. Terutama tanah negara yang Badan Bank Tanah kelola," kata Parman di Aula MM Unpad, Jalan Dipatiukur, Kota Bandung, Rabu (30/7/2025).

Lebih lanjut, Parman menyebut, Pedoman Akuntansi ini bisa menjadi referensi penting untuk Badan Bank Tanah saat melakukan praktik akuntansi dengan tertib. Serta sinkron dengan prinsip good governance atau tata kelola yang baik dan benar. Mengingat, penyusunan Pedoman Akuntansi ini melibatkan beberapa akademisi dari Unpad, yang tentunya memiliki kompetensi dan kapabilitas. Sebab, integritas tata kelola keuangan harus lahir dari fondasi keilmuan yang kuat.

Baca Juga : Gerakan Pangan Murah Bapanas Ludes di Serbu Warga Baleendah, Kabupaten Bandung

"Keterlibatan para akademisi ini tentunya bisa menguatkan akurasi teknis pedoman ini. Bahkan, mereka bisa memberikan perspektif objektif yang mendalam, sehingga substansinya semakin kaya," ujarnya.

Anggota III BPK RI, Akhsanul Khaq menuturkan, pihaknya berkeinginan kinerja manajemen Badan Bank Tanah semakin baik dengan adanya Pedoman Akuntansi. Apabila hal itu sudah terwujud, ia yakin pengelolaan tanah di Indonesia menjadi lebih baik karena proses pemeriksaan aset dan lainnya, semakin sederhana dan ringkas.

"Masalah tanah ini tentunya banyak, seperti catatannya bagian, aset tetap atau bukan. Jadi kami simpel dalam pemeriksaan karena sudah kondisi maupun kriteria. Kami selalu menyertakan rekomendasi saat memeriksa, jadi ini bisa sebagi rujukan agar perbaikkannya bisa segera mungkin," kata Akhsanul.

Jadi Bagian Penting Badan Bank Tanah

Sementara itu, Kepala Pusat Studi Akuntansi Unpad, Poppy Sofia Koeswayo berujar, Pedoman Akuntansi ini menjadi penting bagi Badan Bank Tanah. Sebab, lembaga ini membutuhkan acuan yang komprehensif terhadap pengelolaan dan transaksi yang terjadi.

Mengingat, ada tanah yang mempunyai karakteristik khusus, sehingga membutuhkan perlakuan akuntansi. "Pedoman Akuntansi ini bisa mengurangi risiko kesalahan maupun kekeliruan mengenai pengakuan, pengukuran, serta pelaporan aset," ujar Poppy. (Cep/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Bangun Kepercayaan Publik, Badan Bank Tanah Ingin Pengelolaan Aset Negara Makin Akuntabilitas dan Transparan

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.