Sabtu, 24 Oktober 2026
Breaking News
Konsolidasi PAN se-Jabar: Bima Arya Tekankan 3 Instruksi Ketum, Singgung Teka-teki Wabup Ciamis Bukan Sekadar Tempat Menginap, Kisah Hotel Grand Sunshine Soreang Berdayakan Warga Lokal hingga Bawa Hoki di Jalak Harupat Cegah Alih Fungsi LP2B, Anggota DPR RI Dadang Naser; Perlu Ada Kebijakan Pemerintah Daerah Pegadaian Luncurkan ATM Emas di Bandung, Cetak Emas Fisik Bisa Instan Pegadaian Masuk 10 Besar BUMN Dengan Layanan Terbaik, Kanwil Jabar Perkuat Pengawasan Perayaan Dies Natalis Ke-67 Politeknik AKA Bogor Dorong Sinergi Alumni dan SDM Unggul Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Dibuka, Jurnalis dan Masyarakat Bisa Ikut Harga Pakan Ayam Naik di Jawa Barat, DPRD Desak Perbaikan Rantai Pasok Jagung inDrive Gelar Edukasi Keselamatan Berkendara untuk Mahasiswa di Bandung Antisipasi Transisi Cuaca, Bupati Bandung Instruksikan Camat Siaga dan Perkuat Mitigasi Bencana Konsolidasi PAN se-Jabar: Bima Arya Tekankan 3 Instruksi Ketum, Singgung Teka-teki Wabup Ciamis Bukan Sekadar Tempat Menginap, Kisah Hotel Grand Sunshine Soreang Berdayakan Warga Lokal hingga Bawa Hoki di Jalak Harupat Cegah Alih Fungsi LP2B, Anggota DPR RI Dadang Naser; Perlu Ada Kebijakan Pemerintah Daerah Pegadaian Luncurkan ATM Emas di Bandung, Cetak Emas Fisik Bisa Instan Pegadaian Masuk 10 Besar BUMN Dengan Layanan Terbaik, Kanwil Jabar Perkuat Pengawasan Perayaan Dies Natalis Ke-67 Politeknik AKA Bogor Dorong Sinergi Alumni dan SDM Unggul Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Dibuka, Jurnalis dan Masyarakat Bisa Ikut Harga Pakan Ayam Naik di Jawa Barat, DPRD Desak Perbaikan Rantai Pasok Jagung inDrive Gelar Edukasi Keselamatan Berkendara untuk Mahasiswa di Bandung Antisipasi Transisi Cuaca, Bupati Bandung Instruksikan Camat Siaga dan Perkuat Mitigasi Bencana
TrustJabar
Daerah Bandung Raya
Penulis: Cep02 Jan 2026

Tahun Ini, DPRD Kabupaten Bandung Targetkan Pembahasan dan Pengesahan 11 Raperda

DPRD Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada tahun ini telah menargetkan perumusan dan pengesahan 11 rancangan peraturan daerah (raperda).

Tahun ini, DPRD Kabupaten Bandung, Jawa Barat, menargetkan pembahasan dan pengesahan 11 Raperda. Foto: istimewa/

Tahun ini, DPRD Kabupaten Bandung, Jawa Barat, menargetkan pembahasan dan pengesahan 11 Raperda. Foto: istimewa/

trustjabar.com – DPRD Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada tahun ini telah menargetkan perumusan dan pengesahan 11 rancangan peraturan daerah (raperda). Berbeda pada tahun sebelumnya, tahun ini DPRD mengusulkan 6 perda inisiatif.

Baca Juga : DPRD Kabupaten Bandung Lahirkan Perda Penanggulangan Penyalahgunaan Narkotika

Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Renie Rahayu Fauzi menjelaskan, 11 raperda tersebut terdiri dari 9 usulan raperda baru dan 2 perubahan perda. Penetapan pembahasan 11 raperda tersebut tertuang dalam Surat Nomor 188.342/Kep.DPRD-13/2025 tertanggal 12 Desember 2025.

“Ada 11 raperda yang telah menjadi agenda kami untuk pembahasan di tahun 2026 ini. Enam (raperda) di antaranya merupakan raperda inisiatif DPRD,” ujar Renie, Jumat (2/1/2026).

Ia menjelaskan, pengusul raperda dari jajaran eksekutif yakni DALDUK PPA (2 usulan), dinas kesehatan (1 usulan). Kemudian DLH (1 usulan), dan Bagian Organisasi Setda Kabupaten Bandung (1 usulan).

Dari 11 raperda dari jajaran eksekutif Pemkab Bandung di antaranya mengenai tentang pemberdayaan perlindungan perempuan dan anak. Kemudian, raperda kesehatan, pengarusutamaan gender, rencana perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

“Khusus untuk usulan pembahasan raperda yang diusulkan Bagian Organisasi Setda Kabupaten Bandung, untuk mengubah Perda Nomor 12 Tahun 2016. Regulasi itu mengenai pembentukan dan susunan perangkat daerah. Rencananya, pembahasan perubahan perda ini akan kami laksanakan pada triwulan IV masa sidang I tahun ini,” ungkapnya.

Selain perubahan Perda 12/2016 atas usulan Bagian Organisasi Setda Kabupaten Bandung, kata Renie, DPRD juga mengusulkan perubahan perda. Yakni perubahan Perda Nomor 30/2012 tentang pembangunan kepemudaan. Usulan raperda ini menjadi salah satu dari 6 raperda inisiatif DPRD Kabupaten Bandung.

Agendakan Pembahasan 11 Raperda, DPRD Kabupaten Bandung Jelaskan Ini!

Renie menjelaskan, meski saat ini anggaran pemerintah terjadi efisiensi, DPRD Kabupaten Bandung tetap mendorong Pemkab Bandung tetap menjaga optimalisasi layanan publik.

“Memasuki tahun 2026, DPRD telah menetapkan beberapa target yang disesuaikan dengan fiskal daerah. Kami tetap mendorong pemerintah daerah untuk tetap fokus pada akuntabilitas dan manfaat yang optimal bagi masyarakat. Yang menjadi prioritas utama, yakni subsidi dan bantuan sosial masyarakat. Seperti BPJS Kesehatan, ketenagakerjaan, modal usaha dan pelatihan ketenagakerjaan,” katanya.

Baca Juga : Tunjangan Perumahan DPRD Kabupaten Bandung Sedot Anggaran Rp 23,2 Miliar per Tahun

Prioritas lainnya, lanjut Renie, di antaranya beasiswa bagi siswa miskin, rumah tidak layak huni (rutilahu), ketahanan pangan dan penciptaan lapangan kerja. Targetnya untuk memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat, mendorong kemandirian keluarga dan pemerataan kesejahteraan secara transparan dan tepat sasaran.

“Tentunya selain melakukan pembahasan raperda, DPRD Kabupaten Bandung juga tetap melakukan pengawasan program pembangunan Pemkab Bandung,” tuturnya. (cep/trustjabar.com/R1)

Komentar

0 komentar untuk Tahun Ini, DPRD Kabupaten Bandung Targetkan Pembahasan dan Pengesahan 11 Raperda

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun pembaca dipakai khusus untuk komentar artikel.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.