Konsolidasi PAN se-Jabar: Bima Arya Tekankan 3 Instruksi Ketum, Singgung Teka-teki Wabup Ciamis
Bima Arya juga menjelaskan mengenai agenda politik lokal yang mendesak, yakni kekosongan kursi Wakil Bupati Ciamis pasca-meninggalnya kader PAN yang menduduki jabatan tersebut.

Ketua DPP PAN Bima Arya saat diwawancara di sela rapat konsolidasi PAN Jawa Barat di Grand Sunshine Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (23/10/2026). Foto: cep/trustjabar.com
trustjabar.com - Partai Amanat Nasional (PAN) menggelar rapat koordinasi dan konsolidasi tingkat Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) hingga Dewan Pimpinan Daerah (DPD) se-Jawa Barat di Soreang, Kabupaten Bandung, pada Jumat (23/10/2026). Momen konsolidasi ini dimanfaatkan untuk memperkuat mesin partai sekaligus merespons sejumlah isu strategis di daerah.
Baca Juga : Partai Golkar Jawa Barat Terus Perkuat Konsolidasi Hingga Akar Rumput
Ketua DPP PAN, Bima Arya Sugianto, menegaskan bahwa partainya saat ini berada dalam posisi yang sangat strategis dalam pemerintahan, dengan menempati banyak pos krusial baik di jajaran kabinet, eksekutif, maupun legislatif. Merespons posisi strategis tersebut, Bima Arya menyampaikan tiga instruksi utama dari Ketua Umum (Ketum) PAN Zulkifli Hasan kepada seluruh kader di Jawa Barat.
"Ketum (Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan) perintahkan agar pertama, mengawal program-program pemerintah, terutama yang sekarang menjadi tanggung jawab dari Partai Amanat Nasional. Program prioritas dikawal dan diberikan masukan apabila ada hal-hal yang perlu dievaluasi," ungkap Bima Arya.
Instruksi kedua, lanjut Bima, mewajibkan seluruh kader agar fokus turun ke akar rumput. Para kader diinstruksikan untuk menyapa masyarakat, menjalin komunikasi, serta mendengarkan langsung apa yang menjadi kebutuhan warga. Hasil dari aspirasi ini nantinya akan dijadikan bahan masukan untuk merumuskan kebijakan di pemerintahan.
Sedangkan untuk arahan ketiga, Bima Arya menekankan pentingnya kepekaan sosial kader di tengah berbagai tantangan yang sedang dihadapi publik.
"Ketum perintahkan para kader ini juga peka, sensitif gitu terhadap situasi-situasi ujian yang dihadapi oleh masyarakat. Ada bencana, ada persoalan ekonomi, lapangan pekerjaan, dan lain-lain," tambahnya.
Target Pengisian Kursi Wakil Bupati Ciamis
Di luar tiga instruksi utama tersebut, Bima Arya juga menjelaskan mengenai agenda politik lokal yang mendesak, yakni kekosongan kursi Wakil Bupati Ciamis pasca-meninggalnya kader PAN yang menduduki jabatan tersebut.
Baca Juga : Rancage Genap 11 Tahun, Pusat Aspirasi dan Pemberdayaan Masyarakat Jawa Barat
Bima Arya menyadari bahwa kekosongan jabatan ini berdampak pada tidak maksimalnya jalannya roda pemerintahan daerah di Kabupaten Ciamis. Mengingat posisi tersebut merupakan hak prerogatif koalisi pengusung, PAN mengambil langkah cepat.
"Kami terus berkoordinasi ya dengan pimpinan partai di Jawa Barat, Pak Bupati, dan juga semua elemen teman-teman partai di Ciamis untuk mempercepat proses itu. Ya itu harus diisi," tutur mantan Wali Kota Bogor tersebut.
Ketika disinggung mengenai sosok kandidat yang akan diajukan, Bima Arya mengonfirmasi bahwa internal PAN telah menyiapkan figur pengganti. Pilihan kandidat bahkan disebutnya sudah mengerucut secara final. "Sudah mengerucut ke satu orang," katanya.
Meski demikian, ia masih enggan membocorkan identitas kandidat tersebut dan menyebut bahwa nama itu akan diumumkan pada waktu yang tepat.
Terkait tenggat waktu pengisian kursi orang nomor dua di Kabupaten Ciamis itu, Bima Arya menargetkan agar prosesnya bisa rampung sesegera mungkin. "Kalau bisa di akhir tahun ini (2026), bagus sekali," ungkapnya. (cep/trustjabar.com/R1













Komentar
0 komentar untuk Konsolidasi PAN se-Jabar: Bima Arya Tekankan 3 Instruksi Ketum, Singgung Teka-teki Wabup Ciamis
Masuk dulu untuk ikut diskusi
Akun pembaca dipakai khusus untuk komentar artikel.