Selasa, 21 April 2026
Breaking News
DPRD Kabupaten Bandung Gelar Rapat Paripurna Hari Jadi ke-385, Tekankan Sinergi dan Pelestarian Budaya Bupati; Arah Transformasi Pembangunan Kabupaten Bandung Fokus Penguatan Desa Kabupaten Bandung Langganan Bencana Hidrometeorologi Gubernur dan Pengamat Soroti Tata Ruang Anggota DPRD Jawa Barat Soroti Masalah Banjir Kabupaten Bandung Implementasikan Falsafah Sunda Leuweung Hejo Rahayat Ngejo, Mantan Bupati Bandung Bagikan Ratusan Bibit Pohon Produktif Pentahelix dan Realitas Kabupaten Bandung, Saat Masalah tak Kunjung Selesai Mengungkap Fakta Unik Ikan Pari, Predator Laut dengan Kemampuan Deteksi Listrik Mangsa Bencana Hidrometeorologi Cuaca Ekstrem Sergap Kabupaten Bandung, Bupati Ubah Rencana Peringatan Hari Jadi Bencana Hidrometeorologi Cuaca Ekstrem di Indonesia, BNPB Imbau Warga Lakukan Evakuasi Video Proses Penemuan dan Evakuasi Jasad Agus Sutisna Korban Terbawa Arus Sungai Cibanjaran DPRD Kabupaten Bandung Gelar Rapat Paripurna Hari Jadi ke-385, Tekankan Sinergi dan Pelestarian Budaya Bupati; Arah Transformasi Pembangunan Kabupaten Bandung Fokus Penguatan Desa Kabupaten Bandung Langganan Bencana Hidrometeorologi Gubernur dan Pengamat Soroti Tata Ruang Anggota DPRD Jawa Barat Soroti Masalah Banjir Kabupaten Bandung Implementasikan Falsafah Sunda Leuweung Hejo Rahayat Ngejo, Mantan Bupati Bandung Bagikan Ratusan Bibit Pohon Produktif Pentahelix dan Realitas Kabupaten Bandung, Saat Masalah tak Kunjung Selesai Mengungkap Fakta Unik Ikan Pari, Predator Laut dengan Kemampuan Deteksi Listrik Mangsa Bencana Hidrometeorologi Cuaca Ekstrem Sergap Kabupaten Bandung, Bupati Ubah Rencana Peringatan Hari Jadi Bencana Hidrometeorologi Cuaca Ekstrem di Indonesia, BNPB Imbau Warga Lakukan Evakuasi Video Proses Penemuan dan Evakuasi Jasad Agus Sutisna Korban Terbawa Arus Sungai Cibanjaran
Ekonomi Daerah Bandung Raya
Penulis: Cep 16 Agt 2025

DPRD Jawa Barat Ingin KMP Jadi Kekuatan Ekonomi Desa Hingga Bulog Mini

DPRD Jawa Barat menginginkan keberadaan Koperasi Merah Putih (KMP) bisa menjadi kekuatan ekonomi untuk desa.

Anggota Komisi II DPRD Jawa Barat, Saeful Bachri ingin KMP menjadi kekuatan ekonomi desa. Foto: R Deny/trustjabar.com

Anggota Komisi II DPRD Jawa Barat, Saeful Bachri ingin KMP menjadi kekuatan ekonomi desa. Foto: R Deny/trustjabar.com

trustjabar.com - DPRD Jawa Barat menginginkan keberadaan Koperasi Merah Putih (KMP) bisa menjadi kekuatan ekonomi untuk desa. DPRD berharap, kehadiran koperasi tersebut bahkan bisa bertransformasi sebagai Badan Urusan Logistik (Bulog) mini yang berada di desa.

Baca Juga : Saeful Bachri; Fraksi Demokrat DPRD Jawa Barat Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Anggota Komisi II DPRD Jawa Barat, Saeful Bachri mengatakan, program Presiden RI Prabowo Subianto ini bisa menjadi penguatan ekonomi di desa.

Sebagai informasi, pemerintah mengucurkan dana senilai Rp 3 miliar untuk satu unit KMP desa maupun kelurahan. Dengan begitu, perekonomian tidak lagi terpusat di kota besar, melainkan di desa. Dana itu pun bersumber menggunakan skema pinjaman dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

"Ini (KMP) peluang bagi ekonomi desa. Ekonomi di desa harus tumbuh pesat dengan Koperasi Merah Putih ini," kata Saeful di DPRD Jawa Barat, Kota Bandung, Sabtu (16/8/2025).

Saeful meyakini, KMP bisa menjadi kekuatan ekonomi untuk desa, karena program ini akan melayani mayoritas kebutuhan pokok masyarakat. Mulai dari penjualan sembako termasuk gas, lalu pelayanan kesehatan seperti apotek. Kemudian, KMP akan melayani masyarakat untuk mengakses pupuk bersubsidi dari pemerintah.

"Ini perputarannya akan bagus. Ini harus jadi penyemangat para kepala desa maupun lurah, untuk menjadikan koperasi ini sebagai kekuatan ekonomi," ujarnya.

KMP Bisa Jadi Bulog Mini di Desa

Lebih lanjut, Saeful menambahkan, keberadaan KMP ini bisa menjadi soko guru ekonomi Indonesia, layaknya peranan Koperasi Unit Desa (KUD) jaman dulu. Mengingat, KMP bisa memiliki potensi untuk bertransformasi sebagai Bulog mini, karena memiliki fungsi untuk mengatasi masalah di pertanian.

"Masalah di pertanian yang menahun kan setelah panen. Petani memasarkan ke mana. Karena bingung pemasaran, akhirnya petani menjual hasil panennya ke tengkulak," ucapnya.

Baca Juga : DPRD Jawa Barat Dorong Penyelesaian Damai Terkait Kasus Doxing Terhadap Direktur DEEP

Ia menilai, potensi KMP menjadi Bulog mini di desa begitu besar, karena mereka bisa menyerap hasil panen dari masyarakat setempat. Kemudian, KMP memasarkan hasil panen ke daerah terdekat dan ke pasar tradisional maupun modern.

Sehingga, petani terbantu dengan KMP, begitu pun sebaliknya. Dengan demikian, terwujud perputaran ekonomi di tingkat masyarakat desa. Sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi di desa.

Apabila, para pengurus atau pengelola KMP ini merealisasikan hal itu, masyarakat desa atau kelurahan setempat tidak lagi mencari pekerjaan ke kota besar. Mengingat, mereka sudah terbantu dengan KMP yang bisa memaksimalkan potensi sebagai kekuatan ekonomi baru.

"Tidak banyak masyarakat desa yang berbondong-bondong ke kota untuk cari pekerjaan. Mereka akan bertahan di desanya dengan mengandalkan potensi dari program Koperasi Merah Putih," katanya. (cep/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk DPRD Jawa Barat Ingin KMP Jadi Kekuatan Ekonomi Desa Hingga Bulog Mini

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.