Sabtu, 24 Oktober 2026
Breaking News
Konsolidasi PAN se-Jabar: Bima Arya Tekankan 3 Instruksi Ketum, Singgung Teka-teki Wabup Ciamis Bukan Sekadar Tempat Menginap, Kisah Hotel Grand Sunshine Soreang Berdayakan Warga Lokal hingga Bawa Hoki di Jalak Harupat Cegah Alih Fungsi LP2B, Anggota DPR RI Dadang Naser; Perlu Ada Kebijakan Pemerintah Daerah Pegadaian Luncurkan ATM Emas di Bandung, Cetak Emas Fisik Bisa Instan Pegadaian Masuk 10 Besar BUMN Dengan Layanan Terbaik, Kanwil Jabar Perkuat Pengawasan Perayaan Dies Natalis Ke-67 Politeknik AKA Bogor Dorong Sinergi Alumni dan SDM Unggul Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Dibuka, Jurnalis dan Masyarakat Bisa Ikut Harga Pakan Ayam Naik di Jawa Barat, DPRD Desak Perbaikan Rantai Pasok Jagung inDrive Gelar Edukasi Keselamatan Berkendara untuk Mahasiswa di Bandung Antisipasi Transisi Cuaca, Bupati Bandung Instruksikan Camat Siaga dan Perkuat Mitigasi Bencana Konsolidasi PAN se-Jabar: Bima Arya Tekankan 3 Instruksi Ketum, Singgung Teka-teki Wabup Ciamis Bukan Sekadar Tempat Menginap, Kisah Hotel Grand Sunshine Soreang Berdayakan Warga Lokal hingga Bawa Hoki di Jalak Harupat Cegah Alih Fungsi LP2B, Anggota DPR RI Dadang Naser; Perlu Ada Kebijakan Pemerintah Daerah Pegadaian Luncurkan ATM Emas di Bandung, Cetak Emas Fisik Bisa Instan Pegadaian Masuk 10 Besar BUMN Dengan Layanan Terbaik, Kanwil Jabar Perkuat Pengawasan Perayaan Dies Natalis Ke-67 Politeknik AKA Bogor Dorong Sinergi Alumni dan SDM Unggul Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Dibuka, Jurnalis dan Masyarakat Bisa Ikut Harga Pakan Ayam Naik di Jawa Barat, DPRD Desak Perbaikan Rantai Pasok Jagung inDrive Gelar Edukasi Keselamatan Berkendara untuk Mahasiswa di Bandung Antisipasi Transisi Cuaca, Bupati Bandung Instruksikan Camat Siaga dan Perkuat Mitigasi Bencana
TrustJabar
Bandung Raya Daerah Ekonomi
Penulis: Cep16 Agt 2025

DPRD Jawa Barat Ingin KMP Jadi Kekuatan Ekonomi Desa Hingga Bulog Mini

DPRD Jawa Barat menginginkan keberadaan Koperasi Merah Putih (KMP) bisa menjadi kekuatan ekonomi untuk desa.

Anggota Komisi II DPRD Jawa Barat, Saeful Bachri ingin KMP menjadi kekuatan ekonomi desa. Foto: R Deny/trustjabar.com

Anggota Komisi II DPRD Jawa Barat, Saeful Bachri ingin KMP menjadi kekuatan ekonomi desa. Foto: R Deny/trustjabar.com

trustjabar.com - DPRD Jawa Barat menginginkan keberadaan Koperasi Merah Putih (KMP) bisa menjadi kekuatan ekonomi untuk desa. DPRD berharap, kehadiran koperasi tersebut bahkan bisa bertransformasi sebagai Badan Urusan Logistik (Bulog) mini yang berada di desa.

Baca Juga : Saeful Bachri; Fraksi Demokrat DPRD Jawa Barat Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Anggota Komisi II DPRD Jawa Barat, Saeful Bachri mengatakan, program Presiden RI Prabowo Subianto ini bisa menjadi penguatan ekonomi di desa.

Sebagai informasi, pemerintah mengucurkan dana senilai Rp 3 miliar untuk satu unit KMP desa maupun kelurahan. Dengan begitu, perekonomian tidak lagi terpusat di kota besar, melainkan di desa. Dana itu pun bersumber menggunakan skema pinjaman dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

"Ini (KMP) peluang bagi ekonomi desa. Ekonomi di desa harus tumbuh pesat dengan Koperasi Merah Putih ini," kata Saeful di DPRD Jawa Barat, Kota Bandung, Sabtu (16/8/2025).

Saeful meyakini, KMP bisa menjadi kekuatan ekonomi untuk desa, karena program ini akan melayani mayoritas kebutuhan pokok masyarakat. Mulai dari penjualan sembako termasuk gas, lalu pelayanan kesehatan seperti apotek. Kemudian, KMP akan melayani masyarakat untuk mengakses pupuk bersubsidi dari pemerintah.

"Ini perputarannya akan bagus. Ini harus jadi penyemangat para kepala desa maupun lurah, untuk menjadikan koperasi ini sebagai kekuatan ekonomi," ujarnya.

KMP Bisa Jadi Bulog Mini di Desa

Lebih lanjut, Saeful menambahkan, keberadaan KMP ini bisa menjadi soko guru ekonomi Indonesia, layaknya peranan Koperasi Unit Desa (KUD) jaman dulu. Mengingat, KMP bisa memiliki potensi untuk bertransformasi sebagai Bulog mini, karena memiliki fungsi untuk mengatasi masalah di pertanian.

"Masalah di pertanian yang menahun kan setelah panen. Petani memasarkan ke mana. Karena bingung pemasaran, akhirnya petani menjual hasil panennya ke tengkulak," ucapnya.

Baca Juga : DPRD Jawa Barat Dorong Penyelesaian Damai Terkait Kasus Doxing Terhadap Direktur DEEP

Ia menilai, potensi KMP menjadi Bulog mini di desa begitu besar, karena mereka bisa menyerap hasil panen dari masyarakat setempat. Kemudian, KMP memasarkan hasil panen ke daerah terdekat dan ke pasar tradisional maupun modern.

Sehingga, petani terbantu dengan KMP, begitu pun sebaliknya. Dengan demikian, terwujud perputaran ekonomi di tingkat masyarakat desa. Sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi di desa.

Apabila, para pengurus atau pengelola KMP ini merealisasikan hal itu, masyarakat desa atau kelurahan setempat tidak lagi mencari pekerjaan ke kota besar. Mengingat, mereka sudah terbantu dengan KMP yang bisa memaksimalkan potensi sebagai kekuatan ekonomi baru.

"Tidak banyak masyarakat desa yang berbondong-bondong ke kota untuk cari pekerjaan. Mereka akan bertahan di desanya dengan mengandalkan potensi dari program Koperasi Merah Putih," katanya. (cep/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk DPRD Jawa Barat Ingin KMP Jadi Kekuatan Ekonomi Desa Hingga Bulog Mini

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun pembaca dipakai khusus untuk komentar artikel.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.