Sabtu, 06 Juni 2026
Breaking News
Pegadaian Timor Leste Tumbuh Pesat, Kanwil Jabar Siap Perkuat Dukungan Operasional Pemprov Jawa Barat Antisipasi Ancaman Kemarau Panjang Dampak El Nino Ekstrem Pemkab Bandung Menjamin Pelaksanaan SPMB 2026 Terhindar Praktik Pungli Wajib Tahu, Berikut Ini Tahapan Pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026 di Kabupaten Bandung Tesla Kembali Rebut Posisi Puncak Kendaraan Listrik Global, Pangsa Pasar BYD Menukik Lebih dari Sekadar Pemanis Wajah, Mengungkap Fakta Unik dan Keajaiban Sensorik di Balik Kumis Kucing Pemkab Bandung Sudah Punya Perda Pesantren Namun Masih Gamang, Bupati Beberkan Alasannya Vintage Market Vol 5 Sajikan Barang Langka Bernilai Tinggi Pegadaian Jabar Salurkan 355 Paket Daging Kurban untuk Warga Bupati Bandung Anggap Penanganan Sedimentasi Dukung Efektivitas Pengendalian Banjir Sungai Citarum Pegadaian Timor Leste Tumbuh Pesat, Kanwil Jabar Siap Perkuat Dukungan Operasional Pemprov Jawa Barat Antisipasi Ancaman Kemarau Panjang Dampak El Nino Ekstrem Pemkab Bandung Menjamin Pelaksanaan SPMB 2026 Terhindar Praktik Pungli Wajib Tahu, Berikut Ini Tahapan Pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026 di Kabupaten Bandung Tesla Kembali Rebut Posisi Puncak Kendaraan Listrik Global, Pangsa Pasar BYD Menukik Lebih dari Sekadar Pemanis Wajah, Mengungkap Fakta Unik dan Keajaiban Sensorik di Balik Kumis Kucing Pemkab Bandung Sudah Punya Perda Pesantren Namun Masih Gamang, Bupati Beberkan Alasannya Vintage Market Vol 5 Sajikan Barang Langka Bernilai Tinggi Pegadaian Jabar Salurkan 355 Paket Daging Kurban untuk Warga Bupati Bandung Anggap Penanganan Sedimentasi Dukung Efektivitas Pengendalian Banjir Sungai Citarum
TrustJabar
Daerah Bandung Raya
Penulis: Adi25 Agt 2025

Benang Layang-layang Tersangkut di Jaringan OCS Kereta Cepat Whoosh, Perjalanan Sempat Terhenti!

Perjalanan Kereta Cepat Whoosh G1060 relasi Tegalluar Summarecon – Halim sempat terhenti akibat gangguan benang layang-layang.

Perjalanan Kereta Cepat Whoosh relasi Bandung Summarecon-Halim, sempat terhenti akibat adanya benang layang-layang yang tersangkut pada jaringan OCS. Foto: ilustrasi/

Perjalanan Kereta Cepat Whoosh relasi Bandung Summarecon-Halim, sempat terhenti akibat adanya benang layang-layang yang tersangkut pada jaringan OCS. Foto: ilustrasi/

trustjabar.com - Perjalanan Kereta Cepat Whoosh G1060 relasi Tegalluar Summarecon – Halim sempat terhenti akibat gangguan layang-layang. Kejadian itu terjadi pada Minggu (24/8/2025).

Baca Juga : Dirikan Bangunan di Lahan Milik KCIC, 26 Bangunan Liar di Gempolsari Kota Bandung Dibongkar

Kereta cepat Whoosh terhenti sejenak di jalur KM 111+200, tepat di depan salah satu terowongan antara Stasiun Tegalluar Summarecon dan Padalarang. Kondisi itu terjadi akibat adanya benang layang-layang yang tersangkut pada jaringan Listrik Aliran Atas (Overhead Catenary System/OCS) kereta cepat Whoosh.

“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada para penumpang atas ketidaknyamanan ini. Namun langkah penghentian sementara harus kami lakukan sesuai standar operasional prosedur keselamatan. Tentunya demi menjamin perjalanan tetap aman,” ujar GM Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa dalam keterangannya, Senin (25/8/2025).

Kejadian bermula sekitar pukul 19.34 WIB ketika masinis KA G1053 melaporkan adanya benang layang-layang yang tersangkut di OCS kereta cepat Whoosh.

Train Control (TC) segera menindaklanjuti laporan tersebut dengan memberikan instruksi pembatasan kecepatan dan penurunan pantograph. Serta memberikan instruksi peningkatan pengawasan kereta yang melintas di area tersebut.

Sekitar pukul 20.21 WIB, KA G1060 dihentikan di KM 111+330 untuk menurunkan petugas Power Supply. Petugas pun langsung mencabut manual benang layang-layang yang tersangkut di OCS kereta cepat Whoosh itu. Pada pukul 20.26 WIB aliran listrik kembali normal dan pada pukul 20.29 WIB kereta dapat kembali melaju.

Larang Terbangkan Layang-layang di Jalur Kereta Cepat Whoosh

KCIC mengimbau masyarakat khususnya anak-anak tidak bermain atau menerbangkan layang-layang di sekitar jalur kereta cepat. Sebab, aktivitas ini sangat berisiko karena dapat menyebabkan gangguan teknis, penghentian perjalanan, hingga potensi kecelakaan.

Baca Juga : Perjalanan Kereta Api Parahyangan Bandung – Gambir Batal Berangkat!

Meski demikian, KCIC terus memperkuat sinergi dengan Babinkamtibmas dan Babinsa di lokasi yang rawan gangguan layang-layang. Patroli gabungan dilakukan di wilayah Kecamatan Padalarang, Cimahi Tengah, Bandung Kulon, Bojongloa Kidul dan Bandung Kidul.

Pihaknya juga melakukan pemantauan langsung, edukasi, imbauan, serta larangan kepada masyarakat tidak bermain layang-layang di jalur kereta cepat Whoosh. Hal itu agar kesadaran kolektif terhadap keselamatan perjalanan Whoosh semakin meningkat.

“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada para penumpang atas ketidaknyamanan yang timbul dari kejadian ini. Kami imbau masyarakat tidak menerbangkan layang-layang di sekitar jalur kereta cepat Whoosh. Karena aktivitas tersebut berpotensi mengganggu operasional dan membahayakan keselamatan perjalanan Whoosh," ujarnya. (Adi/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Benang Layang-layang Tersangkut di Jaringan OCS Kereta Cepat Whoosh, Perjalanan Sempat Terhenti!

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun pembaca dipakai khusus untuk komentar artikel.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.