Tips dan Rekomendasi Olahraga Saat Puasa Agar Tubuh tak Lemas
Meski saat kita sedang menjalankan ibadah puasa, namun alangkah lebih baiknya kita juga tetap melakukan olahraga agar tubuh tetap bugar.
Melakukan olahraga yoga saat menjalankan ibadah puasa menjadi salah satu alternatif untuk menjaga kondisi tubuh tetap bugar. Foto: ist/net
trustjabar.com - Banyak orang menjadikan saat puasa Ramadan sebagai alasan untuk “pensiun dini” dari gym atau sekadar olahraga ringan. Padahal, berhenti bergerak justru membuat tubuh terasa lebih loyo dan metabolisme melambat. Kuncinya bukan pada intensitas, melainkan pada strategi waktu dan jenis gerakan.
Baca Juga : Rahasia Jaga Imunitas Saat Puasa Agar Tubuh Tetap Bugar
Meski kita sedang menjalankan ibadah puasa, namun alangkah lebih baiknya kita juga tetap berolahraga agar tubuh tetap bugar. Namun, kapan waktu yang tepat untuk berolahraga saat kita sedang berpuasa?
Memilih waktu olahraga saat sedang menjalankan ibadah puasa, bukan soal selera. Melainkan soal manajemen energi dan hidrasi. Berikut ini waktu yang relatif tepat berolahraga saat berpuasa;
- Menjelang Waktu Berbuka Puasa
- Setelah Salat Tarawih
Waktu terbaik untuk olahraga intensitas tinggi karena tubuh sudah terhidrasi dan mendapat asupan nutrisi dari makan malam.
- Setelah Sahur
Cocok untuk olahraga sangat ringan. Namun, waspadai risiko dehidrasi karena Anda harus menahan haus sepanjang hari setelahnya.
Jenis Olahraga Saat Puasa
Jangan memaksakan diri melakukan Marathon saat sedang puasa. Pilih yang sesuai dengan kondisi energi Anda.Melansir dari berbagai sumber, untuk kategori olahraga ringan saat kita sedang puasa misalnya dengan melakukan jalan santai, yoga, atau peregangan. Rekomendasi durasi saat kita melakukan olahraga ini selama 30 menit.
Sedangkan jika Anda ingin berolahraga sedang, bisa dengan bersepeda santai, jogging pelan, atau senam aerobik dengan durasi 20-30 menit. Namun, jika Anda ingin berolahraga kategori beban, bisa melakukan push up atau squat dengan repetisi rendah. Durasi ideal untuk olahraga beban ini selama 15-20 menit.
Baca Juga : Keutamaan Bulan Ramadan, Menunaikan Puasa Lebih dari Sekadar Menahan Lapar
Agar olahraga tidak berujung pada pusing atau pingsan saat sedang menjalankan ibadah puasa, perhatikan dua hal ini :
- Hidrasi 2-4-2
Minum 2 gelas saat berbuka, 4 gelas sepanjang malam, dan 2 gelas saat sahur.
- Dengarkan Tubuh
Jika merasa pusing atau kunang-kunang, segera hentikan aktivitas. Jangan memaksakan ego.
Pakar kesehatan dan pemengaruh, dr. Tirta Mandira Hudhi mengatakan, olahraga saat puasa itu bertujuan sebagai maintenance dan bukan untuk cutting ekstrem.“Lakukan intensitas ringan hingga sedang saja. Kalau mau yang agak berat, lakukan setelah berbuka (puasa) saat glikogen sudah terisi kembali,” tulisnya dalam media sosial pribadinya.
Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) mengingatkan akan pentingnya asupan protein dan karbohidrat kompleks saat sahur. Hal ini untuk menjaga cadangan energi otot selama beraktivitas di siang hari.
Puasa bukan penghalang untuk tetap aktif dan tidak melakukan olahraga. Dengan durasi yang tepat sekitar 30 menit dan jenis olahraga yang low impact, Anda justru akan merasa lebih segar dan tidak gampang mengantuk saat siang hari. (cep/trustjabar/R1)
Komentar
0 komentar untuk Tips dan Rekomendasi Olahraga Saat Puasa Agar Tubuh tak Lemas
Masuk dulu untuk ikut diskusi
Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.