Warganya Ancam Demo Akibat Kenaikan Tarif PBB, Bupati Pati; Saya tak Akan Ubah Keputusan!
Warga Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mengancam bakal melakukan demonstrasi besar-besaran kepada sang bupati yang akan menaikkan PBB 250 persen.
Tangkapan layar cuplikan video pernyataan Bupati Pati, Sudewo, yang akan menaikkan tarif PBB-P2 sebesar 250 persen. Foto: ist/net
trustjabar.com – Warga Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mengancam bakal melakukan demonstrasi besar-besaran kepada sang bupati. Hal itu sejalan dengan putusan Bupati Pati Sudewo yang bakal menaikkan tarif PBB-P2 sebesar 250 persen. Bahkan, kini cuplikan keterangan sang bupati pun beredar luas di media sosial X.
Lantaran cuplikan videonya itu, kini warganet pun turut mengomentari unggahan yang dibagikan akun @yaniarsim itu. Bahkan, video itu telah ditonton sebanyak 26 ribu dan 335 postingan ulang warganet.
Baca Juga : Jelang HUT RI, Sekda Jabar Larangan Bendera Selain Merah Putih
“Jangan hanya 5000 orang, 50.000 orang aja suruh ngerahkan. Saya tidak akan gentar. Saya tidak akan merubah keputusan,” ungkap Bupati Pati, Sudewo seperti dalam cuplikan video tersebut.
Bahkan, video ini pun menjadi trending di kolom pencarian X pada Selasa (5/8/2025). Dalam video unggahan akun tersebut tertulis ‘bupati menantang, papati menyerang’. Pemilik akun itu juga turut menuliskan keterangan ‘Sudewo bupati di Pati. Naikkan pajak 250%. Menantang warganya yg ingin berdemo menentang kebijakannya. Gayung pun bersambut. Tunggu tgl 13 Agustus 2025. Pati Siap Demo’. Tanda dua api menutup caption unggahan tersebut.
Warganet pun turut berkomentar setelah melihat cuplikan video bupati tersebut. Seperti halnya pemilik akun @Gendoet3G yang berkomentar “pilkada ngemis suara, ketika jadi nantangin yg kasih suara,” tulisnya. Dari komentar warganet di akun tersebut, hampir semuanya mengecam keputusan sang bupati tersebut.
Bupati Pati Ungkap Alasan Kenaikan Tarif PBB-P2
Melansir laman resmi Humas Kabupaten Pati, bupati menjelaskan bahwa penyesuaian ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan daerah. Guna mendukung program pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik.
Baca Juga : Pemberian Abolisi dan Amnesti Ada Drama Politik Tingkat Tinggi?
Sebab, jika dibandingkan dengan Kabupaten Jepara, Kudus, dan Rembang, penerimaan PBB di Kabupaten Pati hanya sebesar Rp 29 miliar. Padahal wilayah Pati secara geografis dan potensi lebih besar.
Melansir dari beberapa sumber, Sudewo menuturkan jika pendapatan Kabupaten Pati lebih rendah ketimbang Kabupaten Jepara yang mencapai Rp 75 miliar. Kemudian pendapatan Kabupaten Rembang dan Kudus masing-masing Rp 50 miliar.
Bupati Pati ini juga mengatakan, jika penyesuaian tarif PBB-P2 ini nantinya dapat memenuhi kebutuhan anggaran pembangunan infrastruktur jalan. Kemudian pembenahan RSUD RAA Soewondo, sektor pertanian, dan perikanan yang membutuhkan anggaran besar.
Komentar
0 komentar untuk Warganya Ancam Demo Akibat Kenaikan Tarif PBB, Bupati Pati; Saya tak Akan Ubah Keputusan!
Masuk dulu untuk ikut diskusi
Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.