Sempat Terkatung-katung, Pemerintah Lanjutkan Proyek Pembangunan Jalan Tol Getaci pada 2026
Sempat terkatung-katung, pemerintah pusat akhirnya bakal melanjutkan proyek pembangunan Jalan Tol Getaci pada 2026.
Ilustrasi Jalan Tol Getaci. Sempat terkatung-katung, pemerintah bakal melanjutkan proyek pembangunan Jalan Tol Getaci pada 2026. Foto: net/instagram @pupr-bpjt
trustjabar.com – Sempat terkatung-katung, pemerintah pusat akhirnya bakal melanjutkan proyek pembangunan Jalan Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap (Getaci) pada 2026. Pada tahun yang sama, pemerintah juga akan membangun 18 jalan tol lainnya di Indonesia.
Baca Juga : Anggota DPRD Jawa Barat Dorong Akselerasi Pembangunan Flyover Bojongsoang
Selain rencana melanjutkan pembangunan Tol Getaci, pemerintah pusat juga bakal melanjutkan pembangunan proyek Bandung Intra Urban Toll Road (BIUTR). Ke-19 rencana pembangunan jalan tol itu kini masuk dalam agenda khusus.
Kepastian pembangunan Jalan Tol Getaci dan BIUTR itu dikemukakan Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PU, Arief Dienaputra. Ia mengungkapkan hal itu dalam rapat bersama Komisi V DPR RI pada Kamis, 11 September 2025.“Saat ini persiapan lelang 19 pembangunan proyek jalan tol itu sudah masuk agenda khusus. Kementerian PU sudah menyiapkan anggaran Rp 23,33 miliar hanya untuk tahap awal persiapan KPBU (kerjasama pemerintah dan badan usaha),” ungkapnya.
Arief juga menjelaskan mengenai alasan Presiden Prabowo melanjutkan rencana pembangunan proyek jalan tol tersebut, termasuk Jalan Tol Getaci. Presiden, kata Arief, menilai 19 jalan tol itu merupakan kebutuhan mendesak.
Dalam kesempatan itu, Arief juga menjelaskan, 19 proyek pembangunan jalan tol yang masuk tahap lelang pada 2026 terbagi ke dalam 3 jenis. Yakni proyek prakarsa pemerintah, proyek tol prakarsa badan usaha, dan proyek jalan tol penugasan.
Pembangunan Jalan Tol Getaci dan BIUTR Masuk Kategori Proyek Prakarsa Pemerintah
Arief juga memaparkan jalan tol mana saja yang termasuk ke dalam jenis rencana pembangunan infrastruktur tersebut.
Dari data yang dihimpun, Jalan Tol Getaci dan BIUTR masuk ke dalam jenis proyek prakarsa pemerintah. Selain itu, ada 6 rencana pembangunan jalan tol lainnya yang termasuk jenis ini. Yakni Jalan Tol Pejagan-Cilacap, Tuban-Babat, Lamongan-Gresik, Malang-Kepanjen, Gilimanuk-Mengwi, dan Jalan Tol Bandara Supadio-Pelabuhan Kijing.
Baca Juga : Rencana Pembangunan Flyover Bojongsoang Masih Wacana?
Sedangkan yang termasuk proyek prakarsa badan usaha, meliputi Jalan Tol Pluit Bandara, Cikunir-Karawaci Elevated, Semanan-Balaraja, Harbour Toll Road. Kemudian Jalan Tol Bitung-Serpong, Caringin-Cisarua, dan Jalan Tol Akses Patimban Extend.
Selanjutnya yang termasuk proyek jalan tol penugasan, yakni Jalan Tol Parapat-Kisaran, Dumai-Simpang Sigandal-Rantau Parapat, Pelabuhan Panjang-Lematang, Renggat-JC Pekanbaru. Terakhir yakni pembangunan Jalan Tol Jambi-Rengat masuk ke dalam jenis proyek jalan tol penugasan.
Untuk Tol Getaci, kata Arief, karena menjadi prioritas pembangunan maka untuk sementara pembangunannya hanya sampai Tasikmalaya. “Karena sudah masuk prioritas, maka lelang Jalan Tol Getaci hanya untuk segmen Gedebage-Tasikmalaya,” katanya. (ecp/trustjabar/R1)
Komentar
0 komentar untuk Sempat Terkatung-katung, Pemerintah Lanjutkan Proyek Pembangunan Jalan Tol Getaci pada 2026
Masuk dulu untuk ikut diskusi
Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.