Kamis, 22 Oktober 2026
Breaking News
Cegah Alih Fungsi LP2B, Anggota DPR RI Dadang Naser; Perlu Ada Kebijakan Pemerintah Daerah Pegadaian Luncurkan ATM Emas di Bandung, Cetak Emas Fisik Bisa Instan Pegadaian Masuk 10 Besar BUMN Dengan Layanan Terbaik, Kanwil Jabar Perkuat Pengawasan Perayaan Dies Natalis Ke-67 Politeknik AKA Bogor Dorong Sinergi Alumni dan SDM Unggul Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Dibuka, Jurnalis dan Masyarakat Bisa Ikut Harga Pakan Ayam Naik di Jawa Barat, DPRD Desak Perbaikan Rantai Pasok Jagung inDrive Gelar Edukasi Keselamatan Berkendara untuk Mahasiswa di Bandung Antisipasi Transisi Cuaca, Bupati Bandung Instruksikan Camat Siaga dan Perkuat Mitigasi Bencana Hangtuah Jajaki Kabupaten Bandung Jadi Home Base IBL, Bawa Dampak Positif Bagi Atlet Basket dan UMKM Pegadaian Raih 10 Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026 Cegah Alih Fungsi LP2B, Anggota DPR RI Dadang Naser; Perlu Ada Kebijakan Pemerintah Daerah Pegadaian Luncurkan ATM Emas di Bandung, Cetak Emas Fisik Bisa Instan Pegadaian Masuk 10 Besar BUMN Dengan Layanan Terbaik, Kanwil Jabar Perkuat Pengawasan Perayaan Dies Natalis Ke-67 Politeknik AKA Bogor Dorong Sinergi Alumni dan SDM Unggul Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Dibuka, Jurnalis dan Masyarakat Bisa Ikut Harga Pakan Ayam Naik di Jawa Barat, DPRD Desak Perbaikan Rantai Pasok Jagung inDrive Gelar Edukasi Keselamatan Berkendara untuk Mahasiswa di Bandung Antisipasi Transisi Cuaca, Bupati Bandung Instruksikan Camat Siaga dan Perkuat Mitigasi Bencana Hangtuah Jajaki Kabupaten Bandung Jadi Home Base IBL, Bawa Dampak Positif Bagi Atlet Basket dan UMKM Pegadaian Raih 10 Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026
TrustJabar
Nasional
Penulis: Cep16 Okt 2025

Gempa Bumi Tektonik M6,6 Guncang Kabupaten Sarmi, Sejumlah Bangunan Rusak

Gempa bumi tektonik berkekuatan M6,6 mengguncang Kabupaten Sarmi, Papua, dengan kedalaman 18 kilometer, Kamis (16/10/2025) pukul 12.48 WIB.

Benteng Koramil 1712-02/Pantai Timur di Kabupaten Sarmi, Papua, roboh setelah gempa bumi tektonik berkekuatan M6,6 mengguncang Kabupaten Sarmi. Sejumlah bangunan mengalami kerusakan akibat guncangan gempa tersebut. Foto: ist/dok BNPB

Benteng Koramil 1712-02/Pantai Timur di Kabupaten Sarmi, Papua, roboh setelah gempa bumi tektonik berkekuatan M6,6 mengguncang Kabupaten Sarmi. Sejumlah bangunan mengalami kerusakan akibat guncangan gempa tersebut. Foto: ist/dok BNPB

trustjabar.com – Gempa bumi tektonik berkekuatan M6,6 mengguncang Kabupaten Sarmi, Papua, dengan kedalaman 18 kilometer, Kamis (16/10/2025) pukul 12.48 WIB. Berdasarkan analisis BMKG, gempa bumi tersebut tidak berpotensi tsunami.

Baca Juga : Gempa M6,6 Guncang Nabire Papua Tengah, Tidak Berpotensi Tsunami

Kapusdatinkom BNPB Abdul Muhari menuturkan, pusat gempa bumi itu berada sekitar 32 kilometer Tenggara Sarmi, 92 kilometer Timur Mamberamo Tengah. Dan berada di 117 kilometer Timur Laut Kasonaweja, 195 kilometer Barat Laut Jayapura.

“Getaran gempa cukup kuat selama kurang lebih tiga detik di wilayah Sarmi dan sekitarnya. Masyarakat panik serta berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri,” ungkap Muhari dalam keterangan resminya.

Gempa bumi di Kabupaten Sarmi ini berdampak pada lima distrik yang sedang dalam proses pendataan. Yakni Distrik Sarmi Kota, Sarmi Selatan, Pantai Timur Bagian Barat, Tor Atas, dan Pantai Barat. Tim Reaksi Cepat (TRC) bersama aparat daerah tengah melakukan kaji cepat di lapangan.

Data awal, kata Muhari, mencatat 20 rumah rusak berat, 30 rumah rusak ringan, serta beberapa infrastruktur publik terdampak. Infrastruktur publik yang terdampak itu di antaranya 3 gereja, 2 jembatan, 2 pasar, dan 13 bangunan umum lainnya.

Baca Juga : BMKG Stasiun Bandung Ungkap tak Semua Segmen Sesar Lembang Aktif

“Hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa dalam kejadian gempa bumi di Kabupaten Sarmi ini. Namun petugas terus melakukan proses pendataan dan verifikasi di lokasi terdampak,” tuturnya.

Sebagai langkah tanggap darurat, BPBD Kabupaten Sarmi bersama instansi teknis, TNI–Polri, dan relawan, mengaktifkan posko siaga darurat 24 jam. Hal itu untuk mengantisipasi gempa susulan serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak terpenuhi. Tim gabungan juga melakukan asesmen terhadap kondisi infrastruktur vital, akses transportasi, dan jaringan komunikasi.

“Kami mengimbau masyarakat di Kabupaten Sarmi dan sekitarnya agar tetap tenang, waspada. Selain itu kami imbau warga juga tidak terpancing isu yang tidak benar terkait gempa bumi di Kabupaten Sarmi ini. Kami juga mengimbau warga tidak berada di dekat bangunan yang rusak atau retak, serta menjauhi area berisiko seperti tebing dan lereng curam,” katanya. (ecp/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Gempa Bumi Tektonik M6,6 Guncang Kabupaten Sarmi, Sejumlah Bangunan Rusak

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun pembaca dipakai khusus untuk komentar artikel.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.