Rabu, 22 April 2026
Breaking News
DPRD Kabupaten Bandung Gelar Rapat Paripurna Hari Jadi ke-385, Tekankan Sinergi dan Pelestarian Budaya Bupati; Arah Transformasi Pembangunan Kabupaten Bandung Fokus Penguatan Desa Kabupaten Bandung Langganan Bencana Hidrometeorologi Gubernur dan Pengamat Soroti Tata Ruang Anggota DPRD Jawa Barat Soroti Masalah Banjir Kabupaten Bandung Implementasikan Falsafah Sunda Leuweung Hejo Rahayat Ngejo, Mantan Bupati Bandung Bagikan Ratusan Bibit Pohon Produktif Pentahelix dan Realitas Kabupaten Bandung, Saat Masalah tak Kunjung Selesai Mengungkap Fakta Unik Ikan Pari, Predator Laut dengan Kemampuan Deteksi Listrik Mangsa Bencana Hidrometeorologi Cuaca Ekstrem Sergap Kabupaten Bandung, Bupati Ubah Rencana Peringatan Hari Jadi Bencana Hidrometeorologi Cuaca Ekstrem di Indonesia, BNPB Imbau Warga Lakukan Evakuasi Video Proses Penemuan dan Evakuasi Jasad Agus Sutisna Korban Terbawa Arus Sungai Cibanjaran DPRD Kabupaten Bandung Gelar Rapat Paripurna Hari Jadi ke-385, Tekankan Sinergi dan Pelestarian Budaya Bupati; Arah Transformasi Pembangunan Kabupaten Bandung Fokus Penguatan Desa Kabupaten Bandung Langganan Bencana Hidrometeorologi Gubernur dan Pengamat Soroti Tata Ruang Anggota DPRD Jawa Barat Soroti Masalah Banjir Kabupaten Bandung Implementasikan Falsafah Sunda Leuweung Hejo Rahayat Ngejo, Mantan Bupati Bandung Bagikan Ratusan Bibit Pohon Produktif Pentahelix dan Realitas Kabupaten Bandung, Saat Masalah tak Kunjung Selesai Mengungkap Fakta Unik Ikan Pari, Predator Laut dengan Kemampuan Deteksi Listrik Mangsa Bencana Hidrometeorologi Cuaca Ekstrem Sergap Kabupaten Bandung, Bupati Ubah Rencana Peringatan Hari Jadi Bencana Hidrometeorologi Cuaca Ekstrem di Indonesia, BNPB Imbau Warga Lakukan Evakuasi Video Proses Penemuan dan Evakuasi Jasad Agus Sutisna Korban Terbawa Arus Sungai Cibanjaran
Nasional Pojok Lingkungan
Penulis: Cep 29 Nov 2025

Fokuskan Percepatan Penanganan Darurat Bencana di Pulau Sumatera

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menginstruksikan jajarannya fokus terhadap percepatan penanganan darurat bencana di Pulau Sumatera.

Pengungsi sedang beristirahat di lokasi pengungsian yang terletak di SDN 02 Cupak Tangah, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Jumat (28/11/2025). Foto: BNPB

Pengungsi sedang beristirahat di lokasi pengungsian yang terletak di SDN 02 Cupak Tangah, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Jumat (28/11/2025). Foto: BNPB

trustjabar.com - Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menginstruksikan jajarannya fokus terhadap percepatan penanganan darurat bencana di Pulau Sumatera. Tiga wilayah terdampak yang menjadi atensi Pemerintah Pusat saat ini yaitu Provinsi Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Provinsi Aceh.

Baca Juga : BNPB Terus Distribusikan Bantuan Logistik Warga Terdampak Bencana Sumatera dan Aceh

Dari Tapanuli Utara, pada Sabtu (29/11/2025) Suharyanto memimpin rapat koordinasi bersama seluruh tim BNPB di tiga provinsi terdampak. Ia menegaskan, upaya percepatan penanganan darurat bencana harus semaksimal mungkin. Hal itu seiring dengan cuaca di wilayah terdampak saat ini mulai membaik.

Dalam rapat koordinasi tersebut, Suharyanto menginstruksikan, memprioritaskan tiga hal. Antara lain operasi pencarian dan penyelamatan korban hilang, pemulihan akses komunikasi, dan pendistribusian logistik kepada warga terdampak. Dalam kesempatan itu, Suharyanto juga menjelaskan mengenai percepatan penanganan darurat bencana di Sumatera Utara.

Ia memaparkan, operasi pencarian dan pertolongan area Sumatera Utara berfokus di wilayah Sibolga dan Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan. Di Sibolga, lanjut ia, tiga orang dalam pencarian. Sementara di Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan beberapa orang masih hilang.

Suharyanto menegaskan, pihaknya mengupayakan operasi pencarian dan pertolongan (SAR) selama 24 jam. Operasi ini akan dipimpin Basarnas dengan bantuan TNI, Polri, dan relawan. Berjalan paralel bersama operasi SAR, pendistribusian logistik juga akan terus berlangsung khususnya ke wilayah yang terisolir, seperti di Tapanuli Tengah.

Helikopter MI-17 dan dua helikopter lainnya, kata Suharyanto, bersiaga mendistribusikan bantuan logistik peralatan dan makanan di tempat-tempat terpencil. Untuk akses menuju Sibolga dari Tarutung masih tertutup akibat beberapa titik jalanan masih tertimbun material longsor. Percepatan pendistribusian bantuan logistik ke Sibolga akan menempuh jalur laut atau Pelabuhan Jago-jago dengan pengerahan kapal dari TNI Angkatan Laut.

Upaya Percepatan Penanganan Darurat Bencana di Aceh

Suharyanto juga menjelaskan mengenai percepatan penanganan kebencanaan di Aceh. Ia menjelaskan, pemerintah pusat dan daerah tidak tinggal diam atas masifnya dampak bencana banjir dan longsor yang melanda Provinsi Aceh. Sejak Kamis (27/11/2025), tim BNPB telah tiba di Bumi Serambi Mekah untuk mengkoordinasikan upaya penanganan darurat bencana di Aceh itu.

Berdasarkan laporan tim BNPB Aceh, akses darat di lima kabupaten terdampak bencana sudah bisa tertembus kendaraan. Lima kabupaten itu yakni Aceh Tenggara, Gayo Lues, Aceh Besar, Aceh Barat, dan Pidie Jaya. BNPB pun langsung mendistribusikan logistik kepada warga terdampak bencana. Bantuan sembako hingga pakaian telah terdistribusi kepada masyarakat terdampak.

Baca Juga : Korban Bencana Hidrometeorologi di Sumatera dan Aceh, Ratusan Orang Meninggal

Suharyanto juga menjelaskan, wilayah Aceh Tengah, Aceh Tamiang, Langsa, dan Aceh Timur, saat ini akses masuk masih belum bisa tertembus. Untuk percepatan penanganan darurat bencana di wilayah yang terisolir itu, BNPB mengerahkan satu pesawat caravan dan enam helikopter. Pesawat itu untuk mendistribusikan bantuan logistik kepada warga terdampak bencana. Selain helikopter, kata Suharyanto, BNPB juga menyiagakan kapal cepat untuk pengangkutan logistik khususnya di wilayah Lhokseumawe.

“Upaya percepatan penanganan darurat bencana di Pulau Sumatera ini, pemerintah mengupayakan pemulihan komunikasi yang terganggu akibat banjir dan longsor. Kami mengalokasikan 28 unit starlink dan 33 genset. Paralel kami lakukan pembukaan empat dapur umum di bawah koordinasi Kemensos dan penanganan kelangkaan BBM dengan Pertamina,” tuturnya. (cep/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Fokuskan Percepatan Penanganan Darurat Bencana di Pulau Sumatera

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.