Rabu, 22 April 2026
Breaking News
DPRD Kabupaten Bandung Gelar Rapat Paripurna Hari Jadi ke-385, Tekankan Sinergi dan Pelestarian Budaya Bupati; Arah Transformasi Pembangunan Kabupaten Bandung Fokus Penguatan Desa Kabupaten Bandung Langganan Bencana Hidrometeorologi Gubernur dan Pengamat Soroti Tata Ruang Anggota DPRD Jawa Barat Soroti Masalah Banjir Kabupaten Bandung Implementasikan Falsafah Sunda Leuweung Hejo Rahayat Ngejo, Mantan Bupati Bandung Bagikan Ratusan Bibit Pohon Produktif Pentahelix dan Realitas Kabupaten Bandung, Saat Masalah tak Kunjung Selesai Mengungkap Fakta Unik Ikan Pari, Predator Laut dengan Kemampuan Deteksi Listrik Mangsa Bencana Hidrometeorologi Cuaca Ekstrem Sergap Kabupaten Bandung, Bupati Ubah Rencana Peringatan Hari Jadi Bencana Hidrometeorologi Cuaca Ekstrem di Indonesia, BNPB Imbau Warga Lakukan Evakuasi Video Proses Penemuan dan Evakuasi Jasad Agus Sutisna Korban Terbawa Arus Sungai Cibanjaran DPRD Kabupaten Bandung Gelar Rapat Paripurna Hari Jadi ke-385, Tekankan Sinergi dan Pelestarian Budaya Bupati; Arah Transformasi Pembangunan Kabupaten Bandung Fokus Penguatan Desa Kabupaten Bandung Langganan Bencana Hidrometeorologi Gubernur dan Pengamat Soroti Tata Ruang Anggota DPRD Jawa Barat Soroti Masalah Banjir Kabupaten Bandung Implementasikan Falsafah Sunda Leuweung Hejo Rahayat Ngejo, Mantan Bupati Bandung Bagikan Ratusan Bibit Pohon Produktif Pentahelix dan Realitas Kabupaten Bandung, Saat Masalah tak Kunjung Selesai Mengungkap Fakta Unik Ikan Pari, Predator Laut dengan Kemampuan Deteksi Listrik Mangsa Bencana Hidrometeorologi Cuaca Ekstrem Sergap Kabupaten Bandung, Bupati Ubah Rencana Peringatan Hari Jadi Bencana Hidrometeorologi Cuaca Ekstrem di Indonesia, BNPB Imbau Warga Lakukan Evakuasi Video Proses Penemuan dan Evakuasi Jasad Agus Sutisna Korban Terbawa Arus Sungai Cibanjaran
Nasional
Penulis: Cep 30 Jul 2025

Banjir Lahar Dingin Lewotobi Laki-laki Tutup Akses Jalan Trans Flores

Dua desa di Kecamatan Ilebura, Flores Timur, NTT, terdampak banjir lahar dingin erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.

Mobil milik warga melintasi jalan yang tertutup material vulkanik dari Gunung Lewotobi Laki-laki yang terbawa banjir lahar dingin di Kabupaten Flores Timur, NTT. Foto: ist/dok.BNPB

Mobil milik warga melintasi jalan yang tertutup material vulkanik dari Gunung Lewotobi Laki-laki yang terbawa banjir lahar dingin di Kabupaten Flores Timur, NTT. Foto: ist/dok.BNPB

trustjabar.com – Dua desa di Kecamatan Ilebura, Flores Timur, NTT, terdampak banjir lahar dingin erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki. Banjir itu dipicu akibat intensitas hujan yang cukup tinggi di kawasan puncak Gunung Lewotobi Laki-laki.

Banjir membawa material vulkanik seperti pasir, kerikil, dan batuan yang sebelumnya tertimbun akibat aktivitas erupsi. Dari keterangan resmi BNPB, dua desa terdampak banjir lahar dingin di Flores Timur itu yakni Desa Nurabelen dan Desa Dulipali.

Kepala Pusdatinkom Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menjelaskan, banjir lahar dingin di Desa Nurabelen mengalir di 4 jalur. Keempat jalur itu berada di luar pemukiman warga, di sekitar pemukiman, jalur TPI, dan jalur Waikula RT 9 Dusun B. Keempat jalur tersebut, kata Muhari, merupakan jalur normalisasi sungai.

“Hujan deras yang terjadi sejak Senin (28 Juli 2025) itu membawa material vulkanik,” ujar Muhari dalam keterangan resminya, Selasa (29/7/2025).

Muhari melanjutkan, daerah terdampak banjir lahar dingin di Desa Dulipali mengalir ke pemukiman warga dan menutupi jalan negara Trans Flores. Jalan ini menghubungkan Flores Timur dengan wilayah Sikka. Desa Dulipali, lanjut ia, merupakan wilayah yang masuk ke dalam area Kawasan Rawan Bencana (KRB) erupsi Gunung Api Lewotobi Laki-laki.

“Meskipun mengalir ke pemukiman warga, tidak ada korban jiwa di Desa Dulipali Flores Timur. Hal ini lantaran warga sudah mengungsi sejak erupsi terjadi pada Senin 7 Juli 2025,” katanya. Meski tidak ada korban jiwa, namun arus lalu lintas Trans Flores terhambat akibat adanya endapan lumpur yang terbawa banjir tersebut.

BPBD Kabupaten Flores Timur Turunkan Tim ke Lokasi Terdampak Banjir Lahar Dingin

Pasca kejadian, kata Muhari, BPBD Kabupaten Flores Timur segera menurunkan tim ke lokasi kejadian. Hal itu untuk melakukan peninjauan dampak banjir lahar dingin. Selain itu, tim juga melakukan pembersihan material lahar menggunakan alat berat.

“BPBD Flores Timur berkoordinasi dengan TNI, Polri, dan pemerintahan desa serta relawan mempercepat proses pembersihan material banjir lahar dingin,” ujarnya.

Hingga saat ini, lanjut ia, tingkat aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki tetap berada pada level IV atau berstatus Awas. Erupsi terakhir tercatat pada Senin, 7 Juli 2025 dengan tinggi kolom mencapai 18 ribu meter di atas puncak. Erupsi itu dilaporkan merupakan tertinggi sejak 2023.

“Masyarakat dan wisatawan kami imbau tidak beraktivitas dalam radius 6 kilometer dan sektoral barat daya-timur laut 7 kilometer dari puncak kawah,” ungkapnya. (Cep/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Banjir Lahar Dingin Lewotobi Laki-laki Tutup Akses Jalan Trans Flores

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.