Jumat, 17 April 2026
Breaking News
Video Proses Penemuan dan Evakuasi Jasad Agus Sutisna Korban Terbawa Arus Sungai Cibanjaran Video Aksi Heroik Warga Berupaya Menolong Korban Terbawa Hanyut Arus Aliran Sungai Cibanjaran Kabupaten Bandung Hanyut Terbawa Aliran Sungai Cibanjaran, Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Agus Sutisna Terbawa Arus Aliran Sungai Cibanjaran Kabupaten Bandung, 1 Meninggal dan 1 Orang Masih Pencarian Tim SAR Gabungan Dirut PT BDS Jadi Tersangka Dugaan Korupsi, Ada Persoalan Serius dalam Tata Kelola dan Pengawasan BUMD Kabupaten Bandung Dirut PT BDS Jadi Tersangka dalam Dugaan Korupsi, Praktisi Hukum Dorong Kejari Kabupaten Bandung Usut Tuntas Kasus Kejari Kabupaten Bandung Tetapkan Direktur Utama PT BDS Jadi Tersangka Wakil Ketua DPRD; Kabupaten Bandung Masuk Kategori Darurat Sampah! Sebanyak 13 Kecamatan di Kabupaten Bandung Terdampak Bencana Hidrometeorologi Cuaca Ekstrem Belasan Ribu Warga Terdampak Banjir Luapan Sungai Citarum di Dayeuhkolot Kabupaten Bandung Video Proses Penemuan dan Evakuasi Jasad Agus Sutisna Korban Terbawa Arus Sungai Cibanjaran Video Aksi Heroik Warga Berupaya Menolong Korban Terbawa Hanyut Arus Aliran Sungai Cibanjaran Kabupaten Bandung Hanyut Terbawa Aliran Sungai Cibanjaran, Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Agus Sutisna Terbawa Arus Aliran Sungai Cibanjaran Kabupaten Bandung, 1 Meninggal dan 1 Orang Masih Pencarian Tim SAR Gabungan Dirut PT BDS Jadi Tersangka Dugaan Korupsi, Ada Persoalan Serius dalam Tata Kelola dan Pengawasan BUMD Kabupaten Bandung Dirut PT BDS Jadi Tersangka dalam Dugaan Korupsi, Praktisi Hukum Dorong Kejari Kabupaten Bandung Usut Tuntas Kasus Kejari Kabupaten Bandung Tetapkan Direktur Utama PT BDS Jadi Tersangka Wakil Ketua DPRD; Kabupaten Bandung Masuk Kategori Darurat Sampah! Sebanyak 13 Kecamatan di Kabupaten Bandung Terdampak Bencana Hidrometeorologi Cuaca Ekstrem Belasan Ribu Warga Terdampak Banjir Luapan Sungai Citarum di Dayeuhkolot Kabupaten Bandung
Nasional
Penulis: Cep 30 Agt 2025

Apa Pemicu Aksi Demonstrasi Kian Meluas di Sejumlah Daerah di Indonesia?

Beginilah awal rentetan aksi demonstrasi yang berawal di Gedung DPR RI hingga terjadi di sejumlah daerah di Indonesia.

Aksi demonstrasi berakhir ricuh di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Jumat (29/8/2025). Foto: R Denny/trustjabar

Aksi demonstrasi berakhir ricuh di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Jumat (29/8/2025). Foto: R Denny/trustjabar

trustjabar.com – Rentetan aksi demonstrasi yang berawal di Gedung DPR RI pada Kamis (28/8/2025), terjadi di sejumlah daerah di Indonesia pada Jumat (29/8/2025). Tuntutan aksi demo di Jakarta pada hari pertama atau Kamis mengusung isu perburuhan dengan tema HOSTUM.

Baca Juga : Propam Polri Amankan Tujuh Anggota Brimob Tragedi Pejompongan

Pada hari yang sama, setelah aksi demonstrasi buruh selesai, giliran mahasiswa yang melakukan aksinya. Mereka menyoroti soal isu pendidikan, biaya hidup yang tinggi, dan kritik terhadap kebijakan pemerintahan saat ini.

Skala aksi terus meluas. Hingga pada akhirnya, terjadi tragedi Pejompongan yang menewaskan pengemudi ojek online Affan Kurniawan yang dilindas kendaraan taktis milik Brimob. Pada Jumat (29/8/2025), aksi demonstrasi lanjutan pun kembali terjadi di ibu kota daerah.

Tidak hanya di Jakarta, aksi lanjutan juga terjadi di Bandung dan Semarang. Pada aksi lanjutan ini, massa aksi demonstrasi dari berbagai elemen termasuk mahasiswa menuntut keadilan atas kasus Affan Kurniawan.

Di Jakarta, pengemudi ojol melakukan aksinya ke Mako Brimob Kwitang. Sempat terjadi ketegangan antara pendemo dengan aparat. Massa aksi melempari dengan batu dan petasan. Kemudian aparat membalasnya dengan gas air mata.

Aksi Demonstrasi di Luar Jakarta, Sejumlah Fasilitas Publik Rusak

Di Bandung, massa aksi demonstrasi menggeruduk Gedung Sate dan DPRD Jawa Barat. Sejumlah fasilitas publik rusak selama aksi ini. Bahkan ada aset milik MPR RI yang berada tepat di depan Gedung DPRD Jawa Barat, terbakar. 

Selain itu, satu unit mobil yang berada di depan Gedung DPRD Jawa Barat pun turut terbakar di tengah kerumunan massa. Pada Jumat malam, petugas pemadam kebakaran pun berupaya memadamkan kobaran api. Dari informasi yang beredar, selain rumah yang merupakan aset MPR RI, kebakaran juga terjadi di belakang mess MPR RI.

Baca Juga : Sadis! Rantis Brimob Tabrak dan Lindas Pengendara Ojol, Korban Dinyatakan Meninggal

Di Surabaya, aksi demonstrasi juga terjadi di sekitar Grahadi dan Taman Bungkul. Satu unit sepeda motor terbakar dan pos polisi dirusak. Kemudian di Solo, massa aksi menggeruduk Mako Brimob Pelopor. Sejumlah fasilitas rusak. Perwakilan pengemudi ojol menuntut agar pelaku dalam tragedi Pejompongan Jakarta, mendapat hukuman seberat-beratnya. Kemudian di Makassar, massa aksi mendatangi kantor DPRD. Sejumlah fasilitas pun tak luput dari amukan massa.

Dari catatan redaksi, sebenarnya aksi demonstrasi ini terjadi sejak 25 Agustus 2025 dan kemudian meluas. Pemicunya yakni isu gaji dan tunjangan DPR yang berlebihan di tengah kondisi ekonomi yang serba sulit. Aksi pun meluas atas tindakan represif aparat dalam tragedi Pejompongan yang menewaskan Affan. Hal tersebut menimbulkan gelombang protes di beberapa daerah di Indonesia. (cep/trustjabar.com)

Komentar

0 komentar untuk Apa Pemicu Aksi Demonstrasi Kian Meluas di Sejumlah Daerah di Indonesia?

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.