Perundingan Nuklir Amerika Serikat dan Iran di Swiss, Harga Emas dan Minyak Mentah Dunia Terpengaruh
Dalam perundingan tersebut, Amerika menuntut Iran membongkar fasilitas nuklir utamanya dan menghentikan pengayaan uranium secara permanen.
Perundingan nuklir Amerika Serikat dan Iran di Swiss. Foto: net/
trustjabar.com – Perundingan nuklir tidak langsung antara Amerika Serikat dan Iran terus berlangsung di Jenewa, Swiss. Dengan adanya pertemuan tidak langsung itu, turut berpengaruh terhadap harga emas dan minyak mentah dunia pada Kamis (26/2/2026).
Baca Juga : Pelonggaran Sertifikasi Halal Produk AS dalam Kesepakatan ART Menuai Sorotan Berbagai Kalangan
Steve Witkoff yang merupakan utusan khusus Timur Tengah memimpin delegasi Amerika Serikat. Ia bersama Jared Kushner, bertemu secara tidak langsung dengan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi yang menjadi kepala tim Iran. Bertindak sebagai mediator perundingan itu yakni Menteri Luar Negeri Oman Badr al-Busaidi.
Melansir media internasional, perundingan nuklir tersebut berlangsung di kediaman Duta Besar Oman. Kepala Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Rafael Grossi turut hadir sebagai pengamat teknis.
Setelah berlangsung lebih dari tiga jam, kedua pihak mengambil jeda. Al-Busaidi menulis di media sosial bahwa kedua sisi telah saling bertukar ide-ide kreatif dan positif.
Kementerian Luar Negeri Oman menyebut kedua pihak menunjukkan keterbukaan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap gagasan-gagasan baru.
Baca Juga : Pembicaraan Damai Ukraina dan Rusia di Jenewa Mendadak Berakhir
Dalam perundingan tersebut, Amerika Serikat menuntut agar Iran membongkar fasilitas nuklir utamanya dan menghentikan pengayaan uranium secara permanen. Sementara Iran menawarkan penghentian sementara selama tiga hingga lima tahun.
Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan tenggat waktu 10 hingga 15 hari bagi Iran untuk mencapai kesepakatan. Batas waktu tersebut jatuh pada awal Maret.
Di tengah perundingan nuklir tersebut, Arab Saudi sedang meningkatkan produksi dan ekspor minyak. Hal itu sebagai antisipasi jika serangan militer AS terhadap Iran mengganggu pasokan kawasan. Pengiriman minyak mentah Saudi melonjak ke 7,3 juta barel per hari dalam 24 hari pertama Februari, tertinggi sejak April 2023. (cep/trustjbar/R1)
Komentar
0 komentar untuk Perundingan Nuklir Amerika Serikat dan Iran di Swiss, Harga Emas dan Minyak Mentah Dunia Terpengaruh
Masuk dulu untuk ikut diskusi
Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.