Jumat, 23 Oktober 2026
Breaking News
Cegah Alih Fungsi LP2B, Anggota DPR RI Dadang Naser; Perlu Ada Kebijakan Pemerintah Daerah Pegadaian Luncurkan ATM Emas di Bandung, Cetak Emas Fisik Bisa Instan Pegadaian Masuk 10 Besar BUMN Dengan Layanan Terbaik, Kanwil Jabar Perkuat Pengawasan Perayaan Dies Natalis Ke-67 Politeknik AKA Bogor Dorong Sinergi Alumni dan SDM Unggul Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Dibuka, Jurnalis dan Masyarakat Bisa Ikut Harga Pakan Ayam Naik di Jawa Barat, DPRD Desak Perbaikan Rantai Pasok Jagung inDrive Gelar Edukasi Keselamatan Berkendara untuk Mahasiswa di Bandung Antisipasi Transisi Cuaca, Bupati Bandung Instruksikan Camat Siaga dan Perkuat Mitigasi Bencana Hangtuah Jajaki Kabupaten Bandung Jadi Home Base IBL, Bawa Dampak Positif Bagi Atlet Basket dan UMKM Pegadaian Raih 10 Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026 Cegah Alih Fungsi LP2B, Anggota DPR RI Dadang Naser; Perlu Ada Kebijakan Pemerintah Daerah Pegadaian Luncurkan ATM Emas di Bandung, Cetak Emas Fisik Bisa Instan Pegadaian Masuk 10 Besar BUMN Dengan Layanan Terbaik, Kanwil Jabar Perkuat Pengawasan Perayaan Dies Natalis Ke-67 Politeknik AKA Bogor Dorong Sinergi Alumni dan SDM Unggul Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Dibuka, Jurnalis dan Masyarakat Bisa Ikut Harga Pakan Ayam Naik di Jawa Barat, DPRD Desak Perbaikan Rantai Pasok Jagung inDrive Gelar Edukasi Keselamatan Berkendara untuk Mahasiswa di Bandung Antisipasi Transisi Cuaca, Bupati Bandung Instruksikan Camat Siaga dan Perkuat Mitigasi Bencana Hangtuah Jajaki Kabupaten Bandung Jadi Home Base IBL, Bawa Dampak Positif Bagi Atlet Basket dan UMKM Pegadaian Raih 10 Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026
TrustJabar
Ekonomi Internasional
Penulis: Cep13 Okt 2025

Perang Tarif, Tiongkok Perketat Aturan Ekspor Logam Tanah Jarang, Donald Trump Meradang!

Lantaran Tiongkok memperketat aturan ekspor logam tanah jarang, memaksa Amerika Serikat menerapkan tarif dagang 130 persen.

Presiden AS, Donald Trump. Lantaran Tiongkok memperketat aturan ekspor logam tanah jarang atau rare earth elements (REE), memaksa Amerika Serikat menerapkan tarif dagang 130 persen. Foto; net/

Presiden AS, Donald Trump. Lantaran Tiongkok memperketat aturan ekspor logam tanah jarang atau rare earth elements (REE), memaksa Amerika Serikat menerapkan tarif dagang 130 persen. Foto; net/

trustjabar.com – Lantaran Tiongkok memperketat aturan ekspor logam tanah jarang atau rare earth elements (REE), memaksa Amerika Serikat menerapkan tarif dagang 130 persen. Tarif baru tersebut mulai berlaku pada 1 November 2025 untuk seluruh barang produk Tiongkok yang masuk ke AS.

Mengutip pernyataan Presiden AS, Donald Trump di akun Truth Social miliknya menuturkan, Amerika akan menerapkan tambahan tarif 100 persen kepada Tiongkok. Ini terjadi seusai tambahan tarif awal sebesar 30 persen.  Trump menyampaikan pernyataan mengenai tarif dagang kepada Tiongkok ini pada Jumat (10/10/2025).

“Amerika Serikat akan menerapkan tambahan tarif 100 persen kepada Cina, melampaui dan di atas semua tarif yang selama ini mereka bayar,” tulis Donald Trump dikutip pada Senin (13/10/2025).

Baca Juga : Kedaulatan Fiskal Jadi Harga Mati Optimalisasi Pembangunan di Bandung Barat

Sebagai informasi, logam tanah jarang ini menjadi salah satu sorotan utama kesepakatan dagang antara AS dan Tiongkok. Material REE ini menjadi bagian penting banyak industri teknologi dan elektronik di Amerika. Dalam hal ini, Tiongkok menjadi pemasok dominan di pasar logam tanah jarang. Sedangkan posisi Amerika Serikat, menjadi pasar terbesar di komoditas tersebut.

Tentunya kebijakan tarif ini tidak lahir seketika. Sejak awal, Donald Trump berupaya menekan agar Tiongkok terus mengekspor logam tanah jarang ini ke Amerika. Hal itu terlihat dari sejumlah tekanan poin pembahasan seperti larangan penjualan teknologi Amerika Serikat ke Tiongkok. Kemudian, Amerika Serikat juga menerapkan biaya barang hasil pemindahan kapal-kapal milik orang Tiongkok. (ecp/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Perang Tarif, Tiongkok Perketat Aturan Ekspor Logam Tanah Jarang, Donald Trump Meradang!

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun pembaca dipakai khusus untuk komentar artikel.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.