Selasa, 08 September 2026
Breaking News
STIE IBMT Surabaya Pertahankan Penghargaan Entrepreneurial Marketing Campus for Impact 2026 dari MCorp & MarkPlus Institute Polemik Tarif Masuk Rumah Pengabdi Setan di Pangalengan, DPRD Kabupaten Bandung Dorong Bupati Terbitkan Surat Edaran Wisuda STIE IBMT Surabaya, Cetak 300 Lulusan Kompeten dan Berjiwa Entrepreneur Pegadaian dan POGI Gelar Program Merdeka Stunting 2026 di Bandung Dua Serdik Sespimma Amankan Penumpang yang Diduga Serang Sopir Grab dengan Pisau di Lembang Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Rutin Gelar Program Mengetuk Pintu Langit inDrive Luncurkan SIAGA untuk Perkuat Respons Keselamatan di Bandung inDrive Luncurkan SIAGA untuk Perkuat Respons Keselamatan di Bandung BNN Ungkap 2,6 Ton Metamfetamin Cair di Kapal Berbendera Tanzania, Senilai Rp8,5 Triliun Siswa Sespimma Polri Angkatan 76 Semarakkan HUT ke-81 RI dengan Lomba 17 Agustus STIE IBMT Surabaya Pertahankan Penghargaan Entrepreneurial Marketing Campus for Impact 2026 dari MCorp & MarkPlus Institute Polemik Tarif Masuk Rumah Pengabdi Setan di Pangalengan, DPRD Kabupaten Bandung Dorong Bupati Terbitkan Surat Edaran Wisuda STIE IBMT Surabaya, Cetak 300 Lulusan Kompeten dan Berjiwa Entrepreneur Pegadaian dan POGI Gelar Program Merdeka Stunting 2026 di Bandung Dua Serdik Sespimma Amankan Penumpang yang Diduga Serang Sopir Grab dengan Pisau di Lembang Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Rutin Gelar Program Mengetuk Pintu Langit inDrive Luncurkan SIAGA untuk Perkuat Respons Keselamatan di Bandung inDrive Luncurkan SIAGA untuk Perkuat Respons Keselamatan di Bandung BNN Ungkap 2,6 Ton Metamfetamin Cair di Kapal Berbendera Tanzania, Senilai Rp8,5 Triliun Siswa Sespimma Polri Angkatan 76 Semarakkan HUT ke-81 RI dengan Lomba 17 Agustus
TrustJabar
Ekonomi Internasional
Penulis: Cep13 Okt 2025

Perang Tarif, Tiongkok Perketat Aturan Ekspor Logam Tanah Jarang, Donald Trump Meradang!

Lantaran Tiongkok memperketat aturan ekspor logam tanah jarang, memaksa Amerika Serikat menerapkan tarif dagang 130 persen.

Presiden AS, Donald Trump. Lantaran Tiongkok memperketat aturan ekspor logam tanah jarang atau rare earth elements (REE), memaksa Amerika Serikat menerapkan tarif dagang 130 persen. Foto; net/

Presiden AS, Donald Trump. Lantaran Tiongkok memperketat aturan ekspor logam tanah jarang atau rare earth elements (REE), memaksa Amerika Serikat menerapkan tarif dagang 130 persen. Foto; net/

trustjabar.com – Lantaran Tiongkok memperketat aturan ekspor logam tanah jarang atau rare earth elements (REE), memaksa Amerika Serikat menerapkan tarif dagang 130 persen. Tarif baru tersebut mulai berlaku pada 1 November 2025 untuk seluruh barang produk Tiongkok yang masuk ke AS.

Mengutip pernyataan Presiden AS, Donald Trump di akun Truth Social miliknya menuturkan, Amerika akan menerapkan tambahan tarif 100 persen kepada Tiongkok. Ini terjadi seusai tambahan tarif awal sebesar 30 persen.  Trump menyampaikan pernyataan mengenai tarif dagang kepada Tiongkok ini pada Jumat (10/10/2025).

“Amerika Serikat akan menerapkan tambahan tarif 100 persen kepada Cina, melampaui dan di atas semua tarif yang selama ini mereka bayar,” tulis Donald Trump dikutip pada Senin (13/10/2025).

Baca Juga : Kedaulatan Fiskal Jadi Harga Mati Optimalisasi Pembangunan di Bandung Barat

Sebagai informasi, logam tanah jarang ini menjadi salah satu sorotan utama kesepakatan dagang antara AS dan Tiongkok. Material REE ini menjadi bagian penting banyak industri teknologi dan elektronik di Amerika. Dalam hal ini, Tiongkok menjadi pemasok dominan di pasar logam tanah jarang. Sedangkan posisi Amerika Serikat, menjadi pasar terbesar di komoditas tersebut.

Tentunya kebijakan tarif ini tidak lahir seketika. Sejak awal, Donald Trump berupaya menekan agar Tiongkok terus mengekspor logam tanah jarang ini ke Amerika. Hal itu terlihat dari sejumlah tekanan poin pembahasan seperti larangan penjualan teknologi Amerika Serikat ke Tiongkok. Kemudian, Amerika Serikat juga menerapkan biaya barang hasil pemindahan kapal-kapal milik orang Tiongkok. (ecp/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Perang Tarif, Tiongkok Perketat Aturan Ekspor Logam Tanah Jarang, Donald Trump Meradang!

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun pembaca dipakai khusus untuk komentar artikel.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.