Jelang Idulfitri 1447 H, Ketersediaan Pangan Nasional Relatif Aman
Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H, pemerintah Indonesia memperkuat jaminan ketersediaan pangan nasional dalam kondisi aman.
Berdasarkan data PIHPS Bank Indonesia per 15 Maret 2026, harga cabai rawit naik menjadi Rp 84.550 per kilogram. Meski demikian, pemerintah mengklaim menjelang Idulfitri 1447 H, ketersediaan pangan nasional relatif aman. Foto: istimewa/net
trustjabar.com - Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H, pemerintah Indonesia memperkuat jaminan ketersediaan pangan nasional dalam kondisi aman. Meski demikian, terdapat harga sejumlah komoditas strategis, merangkak naik.
Baca Juga : Jawa Barat Miliki Potensi Besar Jadi Pionir Ekonomi Syariah Nasional Bahkan Global
Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan, program stabilisasi harga pangan berjalan hingga menjelang Idulfitri melalui tiga pilar utama. Ketiga pilar tersebut yakni Gerakan Pangan Murah (GPM), Stabilisasi Pasokan dan Pangan (SPHP) beras, serta Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP). Pemerintah mengklaim, hingga pertengahan Maret 2026 ini, telah melaksanakan 789 GPM di 24 provinsi dan 153 kabupaten/kota.
“Mudah-mudahan ini (GPM) sebagai bagian pengendalian inflasi," kata Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa dalam keterangan resminya.
Menteri Pertanian sekaligus Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman menjelaskan, total ketersediaan beras nasional mencapai 27,99 juta ton. Jumlah tersebut, kata Amran, mencukupi untuk memenuhi kebutuhan selama 324 hari atau sekitar 10,8 bulan.Bapanas juga memproyeksikan ketersediaan beras sepanjang 2026, dapat mencapai 47,1 juta ton. Jumlah ini jauh melampaui kebutuhan konsumsi 31,1 juta ton per tahun.
Menjelang Idulfitri, Harga Naik Meski Stok Pangan Aman
Sementara itu, meski stok pangan relatif aman menjelang Idulfitri ini, namun terdapat sejumlah komoditas yang saat ini naik. Melansir data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia per 15 Maret 2026 menunjukkan mayoritas harga komoditas naik.
Baca Juga : Jual di Atas Harga Acuan Penjualan, Bapanas Cabut Izin Usaha Distributor Daging Ayam Ras
PIHPS BI mencatat, harga cabai rawit merah melonjak 7,09 persen menjadi Rp 84.550 per kilogram, sementara cabai merah besar naik 9,81 persen. Kemudian harga daging ayam ras naik 2,19 persen dan daging sapi kualitas I naik 1,49 persen.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, kenaikan harga telur ayam ras terjadi di 210 kabupaten/kota. Sementara harga beras yang menjadi pangan pokok, relatif stabil dengan kecenderungan turun 0,003 persen secara nasional menjelang Idulfitri ini.
Merespons kekhawatiran dampak eskalasi konflik AS-Israel dan Iran, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan pangan Indonesia tidak terpengaruh.
“Aman (stok pangan menjelang Idulfitri) walaupun ada perang di Timur Tengah. Pangan kita tidak terpengaruh karena kita tidak ada impor pangan dari Timur Tengah. Kita swasembada beras, swasembada jagung, ayam, ikan sudah," ujarnya. (cep/trustjabar/R1)
Komentar
0 komentar untuk Jelang Idulfitri 1447 H, Ketersediaan Pangan Nasional Relatif Aman
Masuk dulu untuk ikut diskusi
Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.