Jumat, 23 Oktober 2026
Breaking News
Cegah Alih Fungsi LP2B, Anggota DPR RI Dadang Naser; Perlu Ada Kebijakan Pemerintah Daerah Pegadaian Luncurkan ATM Emas di Bandung, Cetak Emas Fisik Bisa Instan Pegadaian Masuk 10 Besar BUMN Dengan Layanan Terbaik, Kanwil Jabar Perkuat Pengawasan Perayaan Dies Natalis Ke-67 Politeknik AKA Bogor Dorong Sinergi Alumni dan SDM Unggul Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Dibuka, Jurnalis dan Masyarakat Bisa Ikut Harga Pakan Ayam Naik di Jawa Barat, DPRD Desak Perbaikan Rantai Pasok Jagung inDrive Gelar Edukasi Keselamatan Berkendara untuk Mahasiswa di Bandung Antisipasi Transisi Cuaca, Bupati Bandung Instruksikan Camat Siaga dan Perkuat Mitigasi Bencana Hangtuah Jajaki Kabupaten Bandung Jadi Home Base IBL, Bawa Dampak Positif Bagi Atlet Basket dan UMKM Pegadaian Raih 10 Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026 Cegah Alih Fungsi LP2B, Anggota DPR RI Dadang Naser; Perlu Ada Kebijakan Pemerintah Daerah Pegadaian Luncurkan ATM Emas di Bandung, Cetak Emas Fisik Bisa Instan Pegadaian Masuk 10 Besar BUMN Dengan Layanan Terbaik, Kanwil Jabar Perkuat Pengawasan Perayaan Dies Natalis Ke-67 Politeknik AKA Bogor Dorong Sinergi Alumni dan SDM Unggul Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Dibuka, Jurnalis dan Masyarakat Bisa Ikut Harga Pakan Ayam Naik di Jawa Barat, DPRD Desak Perbaikan Rantai Pasok Jagung inDrive Gelar Edukasi Keselamatan Berkendara untuk Mahasiswa di Bandung Antisipasi Transisi Cuaca, Bupati Bandung Instruksikan Camat Siaga dan Perkuat Mitigasi Bencana Hangtuah Jajaki Kabupaten Bandung Jadi Home Base IBL, Bawa Dampak Positif Bagi Atlet Basket dan UMKM Pegadaian Raih 10 Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026
TrustJabar
Ekonomi Nasional
Penulis: Cep22 Nov 2025

Bulog Prediksi Serapan CBP 2026 Melonjak, Siapkan 100 Gudang Beras Baru di Wilayah 3T

Badan Urusan Logistik menargetkan mampu menyerap hingga 4 juta ton beras pada 2026 menyusul proyeksi stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP).

Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) menargetkan mampu menyerap hingga 4 juta ton beras pada 2026 menyusul proyeksi stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Foto: istimewa/

Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) menargetkan mampu menyerap hingga 4 juta ton beras pada 2026 menyusul proyeksi stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Foto: istimewa/

trustjabar.com – Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) menargetkan mampu menyerap hingga 4 juta ton beras pada 2026 menyusul proyeksi stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Selain target maksimal, Bulog juga menargetkan target minimal penyerapan sebesar 3 juta ton beras. Bulog memprediksi CBP akan mencapai rekor tertinggi dalam 57 tahun terakhir.

Baca Juga : Jelang Nataru, Pemkot Bandung Pastikan Suplai dan Harga Kebutuhan Pokok Masyarakat Aman

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, pemerintah mengalokasikan anggaran Rp 5 triliun untuk membangun 100 gudang baru. Pemerintah memprioritaskan pembangunan gudang tersebut di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Kepala Badan Pangan Nasional Amran Sulaiman mengatakan, pada Desember 2025-Januari 2026 pihaknya memperkirakan CBP mencapai 3 juta ton beras. Ia menegaskan, angka tersebut merupakan tertinggi dalam sejarah logistik pangan nasional. Stok tersebut, lanjut Amran, akan bertambah lagi dengan penyerapan 3 juta ton saat panen raya pada Februari-April 2026. Sehingga total mencapai 6 juta ton.

“Minimal (target penyerapan beras) kita 3 juta ton. Namun, kalau memungkinkan kita harapkan bisa mencapai 4 juta ton dan petani harus merasa aman,” kata Amran di Jakarta, Jumat (21/11/2025).

Untuk menampung jumlah serapan tersebut, Amran menekankan kesiapan gudang beras yang menjadi tantangan utama. Hal itu karena kapasitas yang ada saat ini belum memadai. Saat ini, kata Amran, kapasitas gudang operasional milik Bulog hanya sekitar 3,2 juta ton. Sehingga, lanjut ia, perusahaan harus menyewa gudang swasta dengan kapasitas 1,2 juta ton untuk menampung CBP yang kini mencapai 3,8 juta ton beras.

Prediksi CBP Beras Meningkat, Bulog Bangun 100 Gudang Operasional Baru

Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menjelaskan, alasan pembangunan 100 gudang baru di wilayah 3T itu lantaran beberapa hal. Kata Ahmad, di wilayah 3T itu selama ini rentang mengalami gangguan pasokan pangan, terutama saat musim pasang atau angin barat.

Baca Juga : Stabilkan Harga Kebutuhan Pokok, Anggota DPRD Jawa Barat Gelar Gerakan Pangan Murah

Terkait target pembangunan gudang baru, ia menargetkan bisa rampung pada Maret 2026. Sehingga dapat langsung menampung hasil panen raya.

Untuk menjaga kualitas CBP beras tersebut, kata Ahmad, Bulog juga menyiapkan teknologi penyimpangan alternatif. Yaitu menggunakan metode hermic cocoon yakni penyimpangan beras dengan plastik sungkup kedap udara. Estimasi kapasitas 100 gudang baru mencapai 1 juta ton dengan variasi kapasitas antara 1.000 hingga 7.000 ton setiap gudang.

“Upaya percepatan ini kami lakukan seiring pencapaian Indonesia dengan proyeksi mencapai swasembada beras pada akhir 2025 tanpa impor. Proyeksi produksi beras meningkat 4,1 juta ton dan stok CBP yang menjadi tertinggi dalam lima tahun terakhir,” ungkap Ahmad. (ecp/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Bulog Prediksi Serapan CBP 2026 Melonjak, Siapkan 100 Gudang Beras Baru di Wilayah 3T

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun pembaca dipakai khusus untuk komentar artikel.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.