Selasa, 26 Mei 2026
Breaking News
Wilayah di Kabupaten Bandung Ini Peroleh Pengecualian Kuota SPMB 2026 Hormati Jejak Sejarah, Jabar Terbaik dalam Anugerah Kearsipan 2026 Bukan di Udara, Ini Alasan Penguin Pilih Terbang di Dalam Lautan ‘MengEMASkan Indonesia’, PT Pegadaian Catatkan Kinerja Gemilang di Awal 2026 Bukan Keluarga Beruang, Inilah Fakta Unik Panda Merah yang Menggemaskan Hilang Kontak Ketika Jalankan Misi Kemanusiaan, Bupati Bandung Kecam Tindakan Tentara Israel Terhadap Jurnalis Asal Cicalengka Punggawa Persib Bandung Bersiap Hadapi Persijap Jepara di Laga Pamungkas, Target Raih Kemenangan Jelang Laga Persib Bandung Menjamu Persijap Jepara, Wagub Jawa Barat Imbau Ini! Kirab Milangkala Tatar Sunda Selesai, Gubernur Jawa Barat Kembali Serahkan Pusaka Mahkota Binokasih Bencana Hidrometeorologi Basah Masih Mengintai, BNPB Keluarkan Imbauan Ini! Wilayah di Kabupaten Bandung Ini Peroleh Pengecualian Kuota SPMB 2026 Hormati Jejak Sejarah, Jabar Terbaik dalam Anugerah Kearsipan 2026 Bukan di Udara, Ini Alasan Penguin Pilih Terbang di Dalam Lautan ‘MengEMASkan Indonesia’, PT Pegadaian Catatkan Kinerja Gemilang di Awal 2026 Bukan Keluarga Beruang, Inilah Fakta Unik Panda Merah yang Menggemaskan Hilang Kontak Ketika Jalankan Misi Kemanusiaan, Bupati Bandung Kecam Tindakan Tentara Israel Terhadap Jurnalis Asal Cicalengka Punggawa Persib Bandung Bersiap Hadapi Persijap Jepara di Laga Pamungkas, Target Raih Kemenangan Jelang Laga Persib Bandung Menjamu Persijap Jepara, Wagub Jawa Barat Imbau Ini! Kirab Milangkala Tatar Sunda Selesai, Gubernur Jawa Barat Kembali Serahkan Pusaka Mahkota Binokasih Bencana Hidrometeorologi Basah Masih Mengintai, BNPB Keluarkan Imbauan Ini!
Bandung Raya Daerah Pendidikan
Penulis: Cep 26 Mei 2026

Wilayah di Kabupaten Bandung Ini Peroleh Pengecualian Kuota SPMB 2026

Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung menjelaskan saat ini jumlah rombongan belajar eksisting di Kabupaten Bandung tercatat 11.413 rombel.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Asep Kusumah (kiri), terdapat 11.413 rombel eksisting dalam pelaksanaan SPMB 2026/2027 di Kabupaten Bandung. Foto: Cep/trustjabar

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Asep Kusumah (kiri), terdapat 11.413 rombel eksisting dalam pelaksanaan SPMB 2026/2027 di Kabupaten Bandung. Foto: Cep/trustjabar

trustjabar.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mengaku ada beberapa daerah yang mendapat rekomendasi pengecualian kuota Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026/2027. Daerah yang mendapat pengecualian tersebut setelah memperoleh rekomendasi dari kementerian.

Baca Juga : Pembayaran Honor P3KPW Guru dan Tenaga Kependidikan Bisa Gunakan BOSP

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Asep Kusumah membenarkan ada beberapa daerah di Kabupaten Bandung yang mendapat rekomendasi pengecualian kuota SPMB itu. Ia menyebut, daerah yang memperoleh rekomendasi itu karena jumlah lulusan tinggi namun kapasitas sekolah masih terbatas.

Meski demikian, saat ditanya mengenai daerah mana saja yang mendapat rekomendasi pengecualian kuota di Kabupaten Bandung, Asep tidak menjelaskan terperinci.

“Sejumlah sekolah mendapat pengecualian kuota setelah memperoleh rekomendasi dari kementerian. Hal itu karena di wilayah itu jumlah lulusannya tinggi, sementara kapasitas sekolah masih terbatas,” ucap Asep Kusumah, Selasa (26/5/2026).

Hal itu Asep sampaikan saat sosialisasi SPMB 2026/2027 di SMP Negeri 1 Soreang, Kabupaten Bandung. Sosialisasi tersebut merupakan lanjutan dari kick off SPMB yang sebelumnya dibuka oleh Bupati Bandung, Dadang Supriatna.

"Kalau ada lulusan 1.000 sementara daya tampung hanya 900, maka sisanya harus tetap dicarikan solusi. Tidak boleh ada anak yang tidak sekolah,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Asep juga memastikan pelaksanaan SPMB 2026/2027 menjamin seluruh anak di Kabupaten Bandung mendapatkan akses pendidikan. Saat ini, kata ia, pihaknya terus memperluas akses informasi kepada masyarakat agar proses penerimaan murid baru dapat dipahami secara merata.

Sosialisasi SPMB 2026/2027 di Kabupaten Bandung, lanjut Asep, ia lakukan melalui media informasi kecamatan, sekolah, dan media sosial. Bahkan, Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung juga membentuk posko terpadu layanan informasi dan pengaduan di pelataran Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung.

“Visinya memastikan seluruh anak harus bersekolah, baik pendidikan formal maupun non-formal. Kami ingin informasi bisa cepat diperoleh masyarakat sehingga tidak ada lagi keraguan atau kekhawatiran terkait tahapan-tahapan SPMB,” kata Asep.

Pelaksanaan SPMB 2026/2027, Jumlah Rombel Eksisting 11 Ribu Lebih

Dalam kesempatan itu, Asep Kusumah juga menjelaskan saat ini jumlah rombongan belajar eksisting di Kabupaten Bandung tercatat 11.413 rombel. Pada pelaksanaan SPMB 2026/2027 ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung membagi empat jalur penerimaan menjadi dua tahap.

Untuk tahap pertama pelaksanaan SPMB 2026/2027, lanjut Asep, diperuntukkan bagi jalur domisili dan afirmasi. Sedangkan tahap kedua untuk jalur prestasi.

Ia mengatakan, kebijakan tersebut dibuat untuk mengutamakan prinsip sekolah dekat dengan tempat tinggal serta memudahkan akses pendidikan masyarakat. Sedangkan untuk jalur prestasi tetap disiapkan untuk memberikan ruang bagi siswa yang memiliki capaian akademik maupun non-akademik.

Ia menegaskan pemerintah daerah tidak ingin ada anak yang kehilangan akses pendidikan akibat keterbatasan daya tampung sekolah.

Baca Juga : Jadi Sekolah Terbanyak Penyumbang SNBP 2026, SMA Pasundan 1 Bandung Torehkan Catatan Prestasi Membanggakan

Sebelumnya, Bupati Bandung Dadang Supriatna meminta seluruh jajaran Dinas Pendidikan dan kepala sekolah menjalankan proses SPMB sesuai aturan yang berlaku.

Dadang juga menegaskan praktik pungutan liar maupun titipan siswa tidak boleh terjadi di sekolah-sekolah di Kabupaten Bandung.

“Saya minta SPMB harus bebas pungli dan titip-titipan di seluruh sekolah di Kabupaten Bandung. Jangan ada yang macam-macam, lakukan sesuai aturan,” ujar Dadang saat membuka Kick Off SPMB 2026 di Gedung Moh Toha, Kompleks Pemkab Bandung, Selasa (19/5/2026).

Sosialisasi di SMP Negeri 1 Soreang dihadiri para camat dari wilayah Kutawaringin, Soreang, Pasirjambu, Ciwidey, Cangkuang, dan Rancabali. Hadir pula perwakilan DPRD Kabupaten Bandung serta kepala sekolah dari berbagai wilayah. (cep/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Wilayah di Kabupaten Bandung Ini Peroleh Pengecualian Kuota SPMB 2026

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.