Rabu, 22 April 2026
Breaking News
DPRD Kabupaten Bandung Gelar Rapat Paripurna Hari Jadi ke-385, Tekankan Sinergi dan Pelestarian Budaya Bupati; Arah Transformasi Pembangunan Kabupaten Bandung Fokus Penguatan Desa Kabupaten Bandung Langganan Bencana Hidrometeorologi Gubernur dan Pengamat Soroti Tata Ruang Anggota DPRD Jawa Barat Soroti Masalah Banjir Kabupaten Bandung Implementasikan Falsafah Sunda Leuweung Hejo Rahayat Ngejo, Mantan Bupati Bandung Bagikan Ratusan Bibit Pohon Produktif Pentahelix dan Realitas Kabupaten Bandung, Saat Masalah tak Kunjung Selesai Mengungkap Fakta Unik Ikan Pari, Predator Laut dengan Kemampuan Deteksi Listrik Mangsa Bencana Hidrometeorologi Cuaca Ekstrem Sergap Kabupaten Bandung, Bupati Ubah Rencana Peringatan Hari Jadi Bencana Hidrometeorologi Cuaca Ekstrem di Indonesia, BNPB Imbau Warga Lakukan Evakuasi Video Proses Penemuan dan Evakuasi Jasad Agus Sutisna Korban Terbawa Arus Sungai Cibanjaran DPRD Kabupaten Bandung Gelar Rapat Paripurna Hari Jadi ke-385, Tekankan Sinergi dan Pelestarian Budaya Bupati; Arah Transformasi Pembangunan Kabupaten Bandung Fokus Penguatan Desa Kabupaten Bandung Langganan Bencana Hidrometeorologi Gubernur dan Pengamat Soroti Tata Ruang Anggota DPRD Jawa Barat Soroti Masalah Banjir Kabupaten Bandung Implementasikan Falsafah Sunda Leuweung Hejo Rahayat Ngejo, Mantan Bupati Bandung Bagikan Ratusan Bibit Pohon Produktif Pentahelix dan Realitas Kabupaten Bandung, Saat Masalah tak Kunjung Selesai Mengungkap Fakta Unik Ikan Pari, Predator Laut dengan Kemampuan Deteksi Listrik Mangsa Bencana Hidrometeorologi Cuaca Ekstrem Sergap Kabupaten Bandung, Bupati Ubah Rencana Peringatan Hari Jadi Bencana Hidrometeorologi Cuaca Ekstrem di Indonesia, BNPB Imbau Warga Lakukan Evakuasi Video Proses Penemuan dan Evakuasi Jasad Agus Sutisna Korban Terbawa Arus Sungai Cibanjaran
Daerah Bandung Raya Kesehatan
Penulis: Adi 12 Agt 2025

Pustu Sudah tak Layak, Pemkot Cimahi Kebut Pembangunan Puskesmas Cibeureum

Puskesmas pembantu (Pustu) di Kelurahan Cibeureum, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi  sudah tidak layak dengan penduduk 62 ribu jiwa.

Proses pembangunan Puskesmas Cibeureum yang akan jadi pilot project dari aspek fasilitas dan pelayanan bagi puskesmas lainnya di Kota Cimahi, Selasa (12/8/2025). (foto: Istimewa)

Proses pembangunan Puskesmas Cibeureum yang akan jadi pilot project dari aspek fasilitas dan pelayanan bagi puskesmas lainnya di Kota Cimahi, Selasa (12/8/2025). (foto: Istimewa)

trustjabar.com - Keberadaan puskesmas pembantu (Pustu) di Kelurahan Cibeureum, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi  sudah tidak layak.   Apalagi Kelurahan Cibeureum memiliki jumlah penduduk terbesar di Kota Cimahi yakni 62 ribu jiwa.  Untuk itulah,  peningkatan pusat kesehatan harus yang lebih menunjang.

"Fasilitas puskesmas di Cibeureum ini akan berganti dari Pustu menjadi Puskesmas. Pustu tak lagi memenuhi standar. Maka di atas lahan 585 meter persegi ini akan kita bangun gedung dua lantai seluas total 800 meter persegi," kata Wali Kota Cimahi Ngatiyana usai meletakan batu pertama, Selasa (12/8/2025) di Jalan Tirta Indah Nomor 88 A, Kelurahan Cibeureum, Kecamatan Cimahi Selatan.

Menurut Ngatiyana, pembangunan Puskesmas Cibeureum ini menjadi bagian dari sasaran strategis Pemkot Cimahi 2025–2030 untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Baca Juga: Akibat Gagal Konstruksi dan Sudah Lapuk, Rumah di Cimahi Ambruk

Dia menyebutkan puskesmas ini sebagai prototipe yang lebih representatif untuk pelayanan kesehatan di wilayah padat penduduk. Dengan bangunan yang representatif, fasilitas lengkap, dan layanan terintegrasi, sehingga setiap warga mendapat akses cepat, aman, dan berkualitas.

Puskesmas Cibeureum akan mengusung konsep Integrasi Layanan Primer (ILP) yang mengutamakan promotif dan preventif, disertai layanan kuratif, rehabilitatif, dan paliatif. Seluruh ruang pelayanan kesehatan berada di lantai pertama untuk memudahkan akses pasien. Sedangkan lantai kedua berfungsi sebagai pusat manajemen (klaster manajemen- klaster 1).

“Puskesmas Cibeureum akan menjadi percontohan bagi puskesmas lain di Cimahi dalam hal desain, tata ruang, dan pola layanan. Setelah ini, kita harapkan puskesmas di wilayah lain juga bisa mengadopsi standar yang sama,” ucapnya.

Pembangunan Sesuai Permenkes

Kepala Dinas Kesehatan Kota Cimahi Mulyati menjelaskan, pembangunan Puskesmas Cibeureum sesuai dengan Permenkes Nomor 19 tahun 2024.  Puskesmas menjadi pelayanan yang promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif, dan paliatif.

Baca Juga: Renovasi Gedung DPRD Kota Cimahi Telan Anggaran Rp 1,5 Miliar

Menurut Mulyati, pembangunan puskesmas merupakan pusat kesahatan dengan Integrasi Layanan Primer dan ada lima klaster.  klaster 1; berkaitan dengan manajemen, klaster 2 berkaitan pelayanan kesehatan ibu dan anak dan  klaster 3 yakni  pelayanan kesehatan lansia dan usia produktif. 

Kemudian klaster 4 berkaitan  pemberantasan penyakit dan kesehatan lingkungan.,  dan klaster 5  terdiri dari IGD, pelayanan gigi, dan laboratorium.

"Target pembangunan akan rampung pada akhir tahun ini. Harapannya, awal tahun 2026 Puskesmas Cibeureum sudah mulai beroperasi dan melayani masyarakat,” pungkas Mulyati.  (Adi H/trustjabar.com/ R3).

Komentar

0 komentar untuk Pustu Sudah tak Layak, Pemkot Cimahi Kebut Pembangunan Puskesmas Cibeureum

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.