PJU di Kawasan Perbatasan Bandung Barat dan Cimahi Minim Jadi Rawan Tindak Kriminal
Fasilitas PJU di wilayah perbatasan Bandung Barat dengan Cimahi, Jawa Barat, minim. Hal ini pun seolah menjadi keluhan menahun warga.
Kondisi kawasan perbatasan di Jalan Terusan Gegerkalong Hilir, Kampung Lembur Tengah, Desa Sariwangi, Kecamatan Parongpong, Bandung Barat, Jawa Barat, yang jalannya rusak dan minim PJU. Foto: Adi H/trustjabar
trustjabar.com – Fasilitas penerangan jalan umum (PJU) di wilayah perbatasan Bandung Barat dengan Cimahi, Jawa Barat, minim. Kondisi ini pun menjadi keluhan menahun warga kepada pemerintah daerah. Pasalnya, hingga saat ini kondisi di perbatasan tersebut belum ada perubahan sama sekali.
Baca Juga : Rencana Pembangunan Flyover Bojongsoang Masih Wacana!
Selain mengeluhkan fasilitas PJU yang minim, warga di Jalan Terusan Gegerkalong Hilir Bandung Barat juga mengeluhkan jalan rusak. Akibat minim penerangan dan kondisi jalan rusak itu, tidak jarang menjadi lokasi rawan kriminal dan kecelakaan lalu lintas.
Seorang warga Desa Sariwangi Kecamatan Parongpong, Bandung Barat, Hanif (21) membenarkan kondisi jalan rusak dan minimnya PJU di kawasan itu. Ia juga mendesak pemerintah daerah agar lebih memperhatikan kondisi infrastruktur di wilayah perbatasan tersebut.
“Kalau malam hari, di sini (Desa Sariwangi) gelap banget. Penerangan (PJU) minim. Hanya mengandalkan dari rumah warga dan dari cahaya kendaraan yang lewat,” kata Hanif, Senin (18/8/2025).
Hanif yang juga membuka bengkel motor di kawasan tersebut kerap cemas setiap kali malam menjelang karena kondisi jalan yang gelap. Tak hanya itu, setiap hujan deras turun bengkelnya pun kerap kebanjiran akibat drainase yang tak mampu menahan debit air.
“Waktu hujan besar sempat air meluap ke dalam bengkel, warung sebelah juga terkena imbasnya. Kami mengharapkan pemerintah daerah segera merespon keluhan masyarakat. Ya jangan saling 'lempar handuk' hanya lantaran ini wilayah perbatasan,” keluhnya.
Selain Minim PJU, Kondisi Jalan Penghubung Cimahi dengan Bandung Barat Itu Juga Sempit dan Rusak
Warga lainnya, Santoso (36) mengaku khawatir dengan keselamatan saat berkendara di jalan tersebut. Ruas jalan yang sempit dengan dua jalur dari Sariwangi dan Bandung, membuat jalur tersebut seolah menjadi jalur rawan kecelakaan.
Baca Juga : Kembalikan Fungsi Lahan, Pemprov Jabar Bakal Bongkar Bangunan Liar
“Wilayah ini adalah jalan yang menghubungkan Bandung Barat ke Kota Bandung dan Cimahi. Tapi seperti terlupakan, karena jalan rusak dan minim PJU," ucapnya.
Warga di kawasan ini menyimpan harapan yang terus mereka perjuangkan. Seperti perbaikan jalan dan lampu penerangan. Sebab selama ini akibat rusaknya infrastruktur jalan, sering kali terjadi kecelakaan mobil terperosok atau pengendara motor jatuh. (Adi H/trustjabar/R1)
Komentar
0 komentar untuk PJU di Kawasan Perbatasan Bandung Barat dan Cimahi Minim Jadi Rawan Tindak Kriminal
Masuk dulu untuk ikut diskusi
Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.