Minggu, 30 Agustus 2026
Breaking News
Wisuda STIE IBMT Surabaya, Cetak 300 Lulusan Kompeten dan Berjiwa Entrepreneur Pegadaian dan POGI Gelar Program Merdeka Stunting 2026 di Bandung Dua Serdik Sespimma Amankan Penumpang yang Diduga Serang Sopir Grab dengan Pisau di Lembang Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Rutin Gelar Program Mengetuk Pintu Langit inDrive Luncurkan SIAGA untuk Perkuat Respons Keselamatan di Bandung inDrive Luncurkan SIAGA untuk Perkuat Respons Keselamatan di Bandung BNN Ungkap 2,6 Ton Metamfetamin Cair di Kapal Berbendera Tanzania, Senilai Rp8,5 Triliun Siswa Sespimma Polri Angkatan 76 Semarakkan HUT ke-81 RI dengan Lomba 17 Agustus Presiden Prabowo Apresiasi Laba Pegadaian Tumbuh 84,4 Persen dan Bisnis Emas Capai 153 Ton Pegadaian Jabar Dorong Mahasiswa ITB Jatinangor Melek Finansial Lewat Program FLOW Wisuda STIE IBMT Surabaya, Cetak 300 Lulusan Kompeten dan Berjiwa Entrepreneur Pegadaian dan POGI Gelar Program Merdeka Stunting 2026 di Bandung Dua Serdik Sespimma Amankan Penumpang yang Diduga Serang Sopir Grab dengan Pisau di Lembang Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Rutin Gelar Program Mengetuk Pintu Langit inDrive Luncurkan SIAGA untuk Perkuat Respons Keselamatan di Bandung inDrive Luncurkan SIAGA untuk Perkuat Respons Keselamatan di Bandung BNN Ungkap 2,6 Ton Metamfetamin Cair di Kapal Berbendera Tanzania, Senilai Rp8,5 Triliun Siswa Sespimma Polri Angkatan 76 Semarakkan HUT ke-81 RI dengan Lomba 17 Agustus Presiden Prabowo Apresiasi Laba Pegadaian Tumbuh 84,4 Persen dan Bisnis Emas Capai 153 Ton Pegadaian Jabar Dorong Mahasiswa ITB Jatinangor Melek Finansial Lewat Program FLOW
TrustJabar
Bandung Raya Daerah Pojok Lingkungan Wisata dan Budaya
Penulis: Cep29 Apr 2026

Pengembangan Pariwisata di Jawa Barat Wajib Terapkan Prinsip Keberlanjutan

Pengembangan pariwisata berkelanjutan tidak hanya fokus mengejar angka kunjungan wisatawan, tetapi juga memberikan dampak positif jangka panjang bagi lingkungan di Jawa Barat.

Wagub Jawa Barat Erwan Setiawan menegaskan pengembangan pariwisata di Jawa Barat wajib menerapkan prinsip keberlanjutan harmoni dengan alam. Foto: istimewa/

Wagub Jawa Barat Erwan Setiawan menegaskan pengembangan pariwisata di Jawa Barat wajib menerapkan prinsip keberlanjutan harmoni dengan alam. Foto: istimewa/

trustjabar.com – Pengembangan sektor pariwisata di Jawa Barat harus menerapkan prinsip keberlanjutan atau sustainable tourism. Pengembangan pariwisata berkelanjutan tidak hanya fokus mengejar angka kunjungan wisatawan, tetapi juga memberikan dampak positif jangka panjang bagi lingkungan.

Baca Juga : Infrastruktur Jalan Masih Jadi Kendala Aksesibilitas Menuju Lokasi Wisata di Kabupaten Bandung

Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan di Gedung Sate mengatakan, kondisi alam justru harus dijaga karena merupakan daya tarik pariwisata. Apabila alam rusak, kata ia, maka potensi wisata akan hilang dan bencana pun terjadi.

Hal itu pun ia tegaskan saat Erwan menghadiri West Java Travel Heritage (WJTH) 2026 di Saung Angklung Udjo, Jalan Padasuka No. 118, Pasirlayung, Kota Bandung. Acara itu, lanjut Erwan, mengangkat tema besar mengenai harmoni budaya dan alam dalam membangkitkan pariwisata di Jawa Barat.

“Jangan sampai kita mengorbankan alam demi kunjungan wisata. Apabila alam rusak, tidak ada yang kita wariskan untuk anak cucu kedepan,” kata Erwan, Rabu (29/4/2026).

Untuk menciptakan pariwisata berkelanjutan di Jawa Barat ini, kata Erwan, bisa menerapkan beberapa hal. Misalnya menentukan batas maksimal pembangunan di lokasi wisata alam.

“Jangan sampai demi wisatawan, semua dibabat. Akhirnya berpotensi terjadi bencana,” ucap Erwan.

Ia juga menyerukan seluruh pemangku kepentingan pariwisata saling mengingatkan dan menjaga alam Jawa Barat. Kolaborasi antara budaya, alam, dan manusia harus terus berjalan beriringan.

Selain keindahan alam, Jawa Barat juga menyimpan potensi budaya, kuliner, dan sejarah yang bisa menjadi daya tarik pariwisata. Erwan mengajak berbagai pihak untuk tidak menyia-nyiakan potensi tersebut.

Wujudkan Pariwisata Berkelanjutan di Jawa Barat, Ketua DPP IPI Tegaskan Komitmen

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Insan Pariwisata Indonesia (IPI), I Gede Susila Wisnawa menyambut baik pariwisata berkelanjutan di Jawa Barat. Ia menegaskan, pihaknya siap berkolaborasi dengan berbagai pihak guna mendorong kemajuan sektor wisata.

Baca Juga : Keberpihakan Ekonomi Kreatif Kabupaten Bandung, Antara Ada dan Tiada!

“Kita saat ini ada di 11 provinsi. Pada acara ini, kita bisa saling bertukar informasi dan saling dukung sehingga ada benefit yang didapat,” ungkapnya.

Pimpinan dan Direktur Utama Saung Angklung Udjo (SAU), Taufik Hidayat Udjo menyambut baik. Pihaknya sebagai salah satu entitas budaya yang juga erat kaitannya dengan aspek atraksi dalam sektor wisata, turut menyambut baik kolaborasi antar pelaku pariwisata.

“Melalui kolaborasi hulu-hilir sektor wisata akan terbentuk ekosistem. Intinya mari kita bersinergi agar tercipta kolaborasi yang baik,” ujarnya menyambut baik konsep pariwisata berkelanjutan di Jawa Barat. (cep/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Pengembangan Pariwisata di Jawa Barat Wajib Terapkan Prinsip Keberlanjutan

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun pembaca dipakai khusus untuk komentar artikel.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.