Sabtu, 06 Juni 2026
Breaking News
Pegadaian Timor Leste Tumbuh Pesat, Kanwil Jabar Siap Perkuat Dukungan Operasional Pemprov Jawa Barat Antisipasi Ancaman Kemarau Panjang Dampak El Nino Ekstrem Pemkab Bandung Menjamin Pelaksanaan SPMB 2026 Terhindar Praktik Pungli Wajib Tahu, Berikut Ini Tahapan Pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026 di Kabupaten Bandung Tesla Kembali Rebut Posisi Puncak Kendaraan Listrik Global, Pangsa Pasar BYD Menukik Lebih dari Sekadar Pemanis Wajah, Mengungkap Fakta Unik dan Keajaiban Sensorik di Balik Kumis Kucing Pemkab Bandung Sudah Punya Perda Pesantren Namun Masih Gamang, Bupati Beberkan Alasannya Vintage Market Vol 5 Sajikan Barang Langka Bernilai Tinggi Pegadaian Jabar Salurkan 355 Paket Daging Kurban untuk Warga Bupati Bandung Anggap Penanganan Sedimentasi Dukung Efektivitas Pengendalian Banjir Sungai Citarum Pegadaian Timor Leste Tumbuh Pesat, Kanwil Jabar Siap Perkuat Dukungan Operasional Pemprov Jawa Barat Antisipasi Ancaman Kemarau Panjang Dampak El Nino Ekstrem Pemkab Bandung Menjamin Pelaksanaan SPMB 2026 Terhindar Praktik Pungli Wajib Tahu, Berikut Ini Tahapan Pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026 di Kabupaten Bandung Tesla Kembali Rebut Posisi Puncak Kendaraan Listrik Global, Pangsa Pasar BYD Menukik Lebih dari Sekadar Pemanis Wajah, Mengungkap Fakta Unik dan Keajaiban Sensorik di Balik Kumis Kucing Pemkab Bandung Sudah Punya Perda Pesantren Namun Masih Gamang, Bupati Beberkan Alasannya Vintage Market Vol 5 Sajikan Barang Langka Bernilai Tinggi Pegadaian Jabar Salurkan 355 Paket Daging Kurban untuk Warga Bupati Bandung Anggap Penanganan Sedimentasi Dukung Efektivitas Pengendalian Banjir Sungai Citarum
TrustJabar
Daerah Bandung Raya
Penulis: Abbas28 Agt 2025

Meski Ribuan Pekerja Pariwisata Kena PHK, Gubernur Jawa Barat Tolak Cabut Kebijakan Larangan Study Tour

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dengan tegas menyatakan tidak akan mencabut kebijakan larangan kegiatan study tour sekolah.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dengan tegas tidak akan mencabut kebijakan larangan study tour. Foto: Abbas/trustjabar

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dengan tegas tidak akan mencabut kebijakan larangan study tour. Foto: Abbas/trustjabar

trustjabar.com – Kebijakan larangan study tour yang merupakan kebijakan Gubernur Jawa Barat, mendapat protes dari kalangan pekerja pelaku pariwisata. Meski demikian, gubernur menegaskan tidak akan mencabut kebijakan tersebut. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dengan tegas menyatakan tidak akan mencabut larangan kegiatan study tour sekolah.

Baca Juga : Gegara Kebijakan Gubernur Jawa Barat Larang Study Tour, Ribuan Orang Nganggur!

Sebelumnya, imbas larangan study tour ini banyak pelaku usaha pariwisata melakukan PHK terhadap ribuan karyawannya. Salah satunya penyebabnya yakni sepinya permintaan pesanan belajar di luar ruangan dari sekolah. “Kalau saya sih tetap pada sikap yang saya miliki bahwa study tour itu nggak boleh,” kata Dedi Mulyadi, Kamis (28/8/2025). Menurut Dedi Mulyadi, pihaknya mengeluarkan kebijakan larangan study tour ini bukan tanpa alasan. Ia beralasan, kebijakan ini agar orang tua siswa tidak terbebani dengan banyaknya kegiatan anak sekolah dengan dalih study tour.

Ia menegaskan, seandainya perjalanan wisata ini terjadi penurunan jumlah pariwisata, pihaknya tetap tidak memperkenankan hanya mengandalkan siswa sekolah sebagai objek utama pariwisata. Tetapi, kata Dedi, harus ada pembenahan manajemen kepariwisataannya.

“Jangan menjadikan anak sekolah sebagai objek kepariwisataan. Tetapi kita benahi manajemen kepariwisataannya,” ujarnya.

Baca Juga : Kebijakan Larangan Study Tour, DPRD Jawa Barat Siap Tindak Lanjuti Keluhan Pekerja Pelaku Pariwisata

Lalu, kata Dedi Mulyadi, dari sisi infrastrukturnya juga harus ada perbaikan. Termasuk beberapa hal yang mencoreng ekosistem pariwisata, misalnya soal pungutan liar (pungli). “Enggak boleh ada parkir liar mahal. Kemudian juga enggak boleh lagi orang berkunjung ke warung kemudian harga jualannya sengaja jadi mahal, ” tuturnya.

Sebelumnya, Ketua SP3JB, Herdis Subarja mengungkapkan larangan study tour oleh Gubernur Jawa Barat berdampak ke pelaku pariwisata.

“Lantaran kebijakan larangan study tour ini berpengaruh pada sektor pariwisata lainnya, usaha penginapan, dan UMKM. Ekonomi usaha dan bisnis UMKM kepariwisataan di Jawa Barat, semakin terpuruk akibat kebijakan tersebut,” katanya. (Abbas/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Meski Ribuan Pekerja Pariwisata Kena PHK, Gubernur Jawa Barat Tolak Cabut Kebijakan Larangan Study Tour

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun pembaca dipakai khusus untuk komentar artikel.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.