Kamis, 23 Juli 2026
Breaking News
Lahan Seluas 7,6 Hektare Disiapkan Pemerintah Kabupaten Bandung Untuk Pembangunan Sekolah Rakyat Kuasa Hukum Kasus YTR di Bandung Minta JPU Perjuangkan Restitusi Korban Partai Golkar Jawa Barat Terus Perkuat Konsolidasi Hingga Akar Rumput HUT Ke-125, Pegadaian Jabar Gelar Khitanan Massal untuk 225 Anak Prasejahtera Tanggapi Respons Komnas Perempuan Soal Kasus YTR di Bandung, Pengacara Korban Minta Hak Restitusi dan Perlindungan Dijamin Jadi Urat Nadi Mobilitas, Warga Nikmati Jalan Beton di Cangkuang-Nagrak-Jatisari Warga Harap CFD di Kabupaten Bandung tak Sekadar Seremonial Gadis Asal Rancaekek Diduga Disekap dan Dianiaya Selama 3 Tahun, Polisi Terus Buru Pelaku Pegadaian Jabar Gelar Donor Darah, Targetkan 125 Pendonor TPPASR Legok Nangka Diharapkan Jadi Solusi Jangka Panjang Pengelolaan Sampah Regional Lahan Seluas 7,6 Hektare Disiapkan Pemerintah Kabupaten Bandung Untuk Pembangunan Sekolah Rakyat Kuasa Hukum Kasus YTR di Bandung Minta JPU Perjuangkan Restitusi Korban Partai Golkar Jawa Barat Terus Perkuat Konsolidasi Hingga Akar Rumput HUT Ke-125, Pegadaian Jabar Gelar Khitanan Massal untuk 225 Anak Prasejahtera Tanggapi Respons Komnas Perempuan Soal Kasus YTR di Bandung, Pengacara Korban Minta Hak Restitusi dan Perlindungan Dijamin Jadi Urat Nadi Mobilitas, Warga Nikmati Jalan Beton di Cangkuang-Nagrak-Jatisari Warga Harap CFD di Kabupaten Bandung tak Sekadar Seremonial Gadis Asal Rancaekek Diduga Disekap dan Dianiaya Selama 3 Tahun, Polisi Terus Buru Pelaku Pegadaian Jabar Gelar Donor Darah, Targetkan 125 Pendonor TPPASR Legok Nangka Diharapkan Jadi Solusi Jangka Panjang Pengelolaan Sampah Regional
TrustJabar
Bandung Raya Bisnis dan Keuangan Otomotif
Penulis: Ghani20 Sep 2025

Jenama Industri Otomotif Nasional Kembali Ramaikan GIIAS Bandung 2025

Industri otomotif nasional kembali menunjukkan dinamika positif. Jawa Barat kembali menjadi kontributor kedua penjualan kendaraan nasional.

Sekretaris Umum GAIKINDO, Kukuh Kumara saat konferensi pers GIIAS 2025 di Bandung, Jawa Barat. Pada pameran otomotif ini, sejumlah jenama industri otomotif nasional kembali akan merramaikan GIIAS Bandung 2025. Foto: Ghani Rahmat/trustjabar

Sekretaris Umum GAIKINDO, Kukuh Kumara saat konferensi pers GIIAS 2025 di Bandung, Jawa Barat. Pada pameran otomotif ini, sejumlah jenama industri otomotif nasional kembali akan merramaikan GIIAS Bandung 2025. Foto: Ghani Rahmat/trustjabar

trustjabar.com – Industri otomotif nasional kembali menunjukkan dinamika positif. Data terbaru menunjukkan, Jawa Barat kembali menjadi kontributor kedua penjualan kendaraan nasional. Pada interval Januari-Mei 2025, Jawa Barat mencatatkan pangsa pasar 14,4 persen, hanya kalah dari DKI Jakarta.

Baca Juga : Penanganan Kemacetan Lalu Lintas di Kota Bandung Perlu Koordinasi Lintas Sektor

Sekretaris Umum GAIKINDO, Kukuh Kumara menegaskan, pencapaian ini menjadi bukti kuatnya peran Jawa Barat dalam menopang industri otomotif nasional. Terutama menjelang gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Bandung 2025. Pameran otomotif itu akan berlangsung 1–5 Oktober di Sudirman Grand Ballroom, Kota Bandung.

“Jawa Barat, khususnya Bandung, memiliki peran penting dalam pertumbuhan industri otomotif nasional. Meskipun industri tengah menghadapi tantangan, performa Jawa Barat tetap menunjukkan potensi kuat,” ujar Kukuh, Kamis (18/9/2025).

Memasuki tahun keempat penyelenggaraannya, GIIAS Bandung kian strategis. Tidak hanya menjadi ajang edukasi dan hiburan otomotif, pameran ini juga menjadi jembatan interaksi langsung antara pelaku industri otomotif dan konsumen. Sekaligus memperkuat kontribusi Jawa Barat dalam mendorong target industri nasional.

Tahun ini, 18 merek kendaraan bakal hadir dalam GIIAS 2025. Terdiri dari 15 merek kendaraan penumpang seperti Toyota, Honda, Suzuki, Mazda, Wuling, hingga pendatang baru BAIC, Jaecoo, Jeep, dan Seres. Untuk kendaraan komersial, hadir DFSK, sementara kategori roda dua menghadirkan Royal Enfield dan Scomadi.

Kehadiran merek-merek baru tersebut menjadi magnet tersendiri. Terlebih mereka membawa berbagai model kendaraan terbaru yang sebelumnya diluncurkan di the 32nd GIIAS 2025 BSD Tangerang.

“Partisipasi merek-merek baru ini menunjukkan besarnya kepercayaan pelaku industri terhadap pasar otomotif Jawa Barat. Kehadiran mereka akan memperluas pilihan kendaraan bagi konsumen dan memperkuat kontribusi industri otomotif nasional,” ujar Kukuh.

Jawa Barat Kunci Pertumbuhan Industri Otomotif Nasional

Menurut Kukuh, Jawa Barat memiliki berbagai elemen dalam menunjang pertumbuhan industri otomotif nasional. Beberapa elemen itu di antaranya memiliki basis konsumen yang besar, daya beli yang kuat, dan posisi sebagai pusat manufaktur otomotif. Maka tidak salah jika Jawa Barat kini menjadi kunci pertumbuhan industri kendaraan.

Baca Juga : Bupati Bandung Kembali Wacanakan Proyek Mercusuar, Ingin Bangun Jalan Tol Socipa

Kontribusi 14,4 persen terhadap penjualan nasional, lanjut Kukuh, membuktikan Jawa Barat ini tidak hanya menjadi pasar potensial. Melainkan juga motor penting dalam memperluas penetrasi merek-merek otomotif.

Sementara itu, GIIAS Bandung 2025 merupakan bagian dari rangkaian pameran otomotif nasional di lima kota strategis di antaranya :

  •         Tangerang (24 Juli–3 Agustus, ICE BSD City)
  •         Surabaya (27–31 Agustus, Grand City Convex)
  •         Semarang (24–28 September, Muladi Dome Undip)
  •         Bandung (1–5 Oktober, Sudirman Grand Ballroom)
  •         Makassar (5–9 November, Summarecon Mutiara Makassar)

"Dengan posisi strategis tersebut, kami mengharapkan GIIAS Bandung 2025 menjadi katalisator pertumbuhan pasar otomotif nasional. Sekaligus memperkuat citra Indonesia sebagai pemain penting di industri otomotif global," ucap Kukuh. (Ghani Rahmat/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Jenama Industri Otomotif Nasional Kembali Ramaikan GIIAS Bandung 2025

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun pembaca dipakai khusus untuk komentar artikel.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.