Minggu, 06 September 2026
Breaking News
STIE IBMT Surabaya Pertahankan Penghargaan Entrepreneurial Marketing Campus for Impact 2026 dari MCorp & MarkPlus Institute Polemik Tarif Masuk Rumah Pengabdi Setan di Pangalengan, DPRD Kabupaten Bandung Dorong Bupati Terbitkan Surat Edaran Wisuda STIE IBMT Surabaya, Cetak 300 Lulusan Kompeten dan Berjiwa Entrepreneur Pegadaian dan POGI Gelar Program Merdeka Stunting 2026 di Bandung Dua Serdik Sespimma Amankan Penumpang yang Diduga Serang Sopir Grab dengan Pisau di Lembang Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Rutin Gelar Program Mengetuk Pintu Langit inDrive Luncurkan SIAGA untuk Perkuat Respons Keselamatan di Bandung inDrive Luncurkan SIAGA untuk Perkuat Respons Keselamatan di Bandung BNN Ungkap 2,6 Ton Metamfetamin Cair di Kapal Berbendera Tanzania, Senilai Rp8,5 Triliun Siswa Sespimma Polri Angkatan 76 Semarakkan HUT ke-81 RI dengan Lomba 17 Agustus STIE IBMT Surabaya Pertahankan Penghargaan Entrepreneurial Marketing Campus for Impact 2026 dari MCorp & MarkPlus Institute Polemik Tarif Masuk Rumah Pengabdi Setan di Pangalengan, DPRD Kabupaten Bandung Dorong Bupati Terbitkan Surat Edaran Wisuda STIE IBMT Surabaya, Cetak 300 Lulusan Kompeten dan Berjiwa Entrepreneur Pegadaian dan POGI Gelar Program Merdeka Stunting 2026 di Bandung Dua Serdik Sespimma Amankan Penumpang yang Diduga Serang Sopir Grab dengan Pisau di Lembang Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Rutin Gelar Program Mengetuk Pintu Langit inDrive Luncurkan SIAGA untuk Perkuat Respons Keselamatan di Bandung inDrive Luncurkan SIAGA untuk Perkuat Respons Keselamatan di Bandung BNN Ungkap 2,6 Ton Metamfetamin Cair di Kapal Berbendera Tanzania, Senilai Rp8,5 Triliun Siswa Sespimma Polri Angkatan 76 Semarakkan HUT ke-81 RI dengan Lomba 17 Agustus
TrustJabar
Daerah Bandung Raya Hukum dan Kriminal
Penulis: Cep25 Nov 2025

Ibu Tiri Diduga Aniaya Balita Berusia 4 Tahun Hingga Tewas di Bandung

Balita laki-laki berusia 4 tahun di Kota Bandung, Jawa Barat, meninggal diduga mengalami penganiayaan oleh ibu tirinya.

Seorang balita berusia 4 tahun di KOta Bandung, Jawa Barat, meninggal seusai mengalami dugaan penganiayaan oleh ibu tirinya. Foto: ilustrasi/

Seorang balita berusia 4 tahun di KOta Bandung, Jawa Barat, meninggal seusai mengalami dugaan penganiayaan oleh ibu tirinya. Foto: ilustrasi/

trustjabar.com – Kasus dugaan penganiayaan terhadap balita kembali terjadi di Kota Bandung, Jawa Barat. Kali ini, balita laki-laki bernama Raditya Allbyan Fauzan yang masih berusia 4 tahun, menjadi korban dalam kasus tersebut. Polisi telah menetapkan ibu tiri korban berinisial SA sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan yang mengakibatkan korban tewas tersebut.

Kepada wartawan, Kasatreskrim Polrestabes Bandung Kompol Anton mengatakan, penganiayaan kepada balita berujung korban meninggal itu terjadi di rumah kontrakan pelaku. Tempat kejadian perkara itu berlokasi di Kelurahan Cipadung, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung.

“Sudah (menjadi) tersangka (SA) dan sudah kami tahan,” ungkap Anton, Selasa (25/11/2025).

Baca Juga : Perempuan Asal Sukabumi Jadi Korban TPPO, Polda Jabar Tetapkan Dua Tersangka

Dalam kasus penganiayaan balita ini, Pian yang merupakan suami tersangka melaporkan kejadian ini kepada polisi. Menindaklanjuti laporan tersebut, polisi langsung melakukan autopsi kepada jasad korban.

Dari hasil pemeriksaan, lanjut Anton, pihaknya menemukan banyak luka di sekujur tubuh korban itu. Kuat dugaan luka tersebut akibat tindakan penganiayaan, baik luka baru maupun lama.

Sebelumnya, viral di media sosial seorang balita meninggal dengan tubuh penuh luka lebam hingga luka bakar.  Sebelum meninggal, korban sempat dibawa ke RSUD Ujungberung, Kota Bandung. Namun nahas, akibat luka yang korban derita, balita itu pun menghembuskan nafas terakhirnya.

Dalam kasus penganiayaan kepada balita di Bandung ini, polisi telah memeriksa beberapa orang saksi. (ecp/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Ibu Tiri Diduga Aniaya Balita Berusia 4 Tahun Hingga Tewas di Bandung

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun pembaca dipakai khusus untuk komentar artikel.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.