Ibu Tiri Diduga Aniaya Balita Berusia 4 Tahun Hingga Tewas di Bandung
Balita laki-laki berusia 4 tahun di Kota Bandung, Jawa Barat, meninggal diduga mengalami penganiayaan oleh ibu tirinya.
Seorang balita berusia 4 tahun di KOta Bandung, Jawa Barat, meninggal seusai mengalami dugaan penganiayaan oleh ibu tirinya. Foto: ilustrasi/
trustjabar.com – Kasus dugaan penganiayaan terhadap balita kembali terjadi di Kota Bandung, Jawa Barat. Kali ini, balita laki-laki bernama Raditya Allbyan Fauzan yang masih berusia 4 tahun, menjadi korban dalam kasus tersebut. Polisi telah menetapkan ibu tiri korban berinisial SA sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan yang mengakibatkan korban tewas tersebut.
Kepada wartawan, Kasatreskrim Polrestabes Bandung Kompol Anton mengatakan, penganiayaan kepada balita berujung korban meninggal itu terjadi di rumah kontrakan pelaku. Tempat kejadian perkara itu berlokasi di Kelurahan Cipadung, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung.
“Sudah (menjadi) tersangka (SA) dan sudah kami tahan,” ungkap Anton, Selasa (25/11/2025).
Baca Juga : Perempuan Asal Sukabumi Jadi Korban TPPO, Polda Jabar Tetapkan Dua Tersangka
Dalam kasus penganiayaan balita ini, Pian yang merupakan suami tersangka melaporkan kejadian ini kepada polisi. Menindaklanjuti laporan tersebut, polisi langsung melakukan autopsi kepada jasad korban.
Dari hasil pemeriksaan, lanjut Anton, pihaknya menemukan banyak luka di sekujur tubuh korban itu. Kuat dugaan luka tersebut akibat tindakan penganiayaan, baik luka baru maupun lama.
Sebelumnya, viral di media sosial seorang balita meninggal dengan tubuh penuh luka lebam hingga luka bakar. Sebelum meninggal, korban sempat dibawa ke RSUD Ujungberung, Kota Bandung. Namun nahas, akibat luka yang korban derita, balita itu pun menghembuskan nafas terakhirnya.
Dalam kasus penganiayaan kepada balita di Bandung ini, polisi telah memeriksa beberapa orang saksi. (ecp/trustjabar/R1)
Komentar
0 komentar untuk Ibu Tiri Diduga Aniaya Balita Berusia 4 Tahun Hingga Tewas di Bandung
Masuk dulu untuk ikut diskusi
Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.