Selasa, 21 April 2026
Breaking News
DPRD Kabupaten Bandung Gelar Rapat Paripurna Hari Jadi ke-385, Tekankan Sinergi dan Pelestarian Budaya Bupati; Arah Transformasi Pembangunan Kabupaten Bandung Fokus Penguatan Desa Kabupaten Bandung Langganan Bencana Hidrometeorologi Gubernur dan Pengamat Soroti Tata Ruang Anggota DPRD Jawa Barat Soroti Masalah Banjir Kabupaten Bandung Implementasikan Falsafah Sunda Leuweung Hejo Rahayat Ngejo, Mantan Bupati Bandung Bagikan Ratusan Bibit Pohon Produktif Pentahelix dan Realitas Kabupaten Bandung, Saat Masalah tak Kunjung Selesai Mengungkap Fakta Unik Ikan Pari, Predator Laut dengan Kemampuan Deteksi Listrik Mangsa Bencana Hidrometeorologi Cuaca Ekstrem Sergap Kabupaten Bandung, Bupati Ubah Rencana Peringatan Hari Jadi Bencana Hidrometeorologi Cuaca Ekstrem di Indonesia, BNPB Imbau Warga Lakukan Evakuasi Video Proses Penemuan dan Evakuasi Jasad Agus Sutisna Korban Terbawa Arus Sungai Cibanjaran DPRD Kabupaten Bandung Gelar Rapat Paripurna Hari Jadi ke-385, Tekankan Sinergi dan Pelestarian Budaya Bupati; Arah Transformasi Pembangunan Kabupaten Bandung Fokus Penguatan Desa Kabupaten Bandung Langganan Bencana Hidrometeorologi Gubernur dan Pengamat Soroti Tata Ruang Anggota DPRD Jawa Barat Soroti Masalah Banjir Kabupaten Bandung Implementasikan Falsafah Sunda Leuweung Hejo Rahayat Ngejo, Mantan Bupati Bandung Bagikan Ratusan Bibit Pohon Produktif Pentahelix dan Realitas Kabupaten Bandung, Saat Masalah tak Kunjung Selesai Mengungkap Fakta Unik Ikan Pari, Predator Laut dengan Kemampuan Deteksi Listrik Mangsa Bencana Hidrometeorologi Cuaca Ekstrem Sergap Kabupaten Bandung, Bupati Ubah Rencana Peringatan Hari Jadi Bencana Hidrometeorologi Cuaca Ekstrem di Indonesia, BNPB Imbau Warga Lakukan Evakuasi Video Proses Penemuan dan Evakuasi Jasad Agus Sutisna Korban Terbawa Arus Sungai Cibanjaran
Daerah Bandung Raya
Penulis: Adi 15 Agt 2025

Hingga 18 Agustus 2025, KCIC Operasikan 62 Perjalanan Kereta Cepat Whoosh Setiap Hari Relasi Padalarang-Halim (PP)

KCIC bakal mengoperasikan 62 perjalanan kereta cepat Whoosh hingga 18 Agustus 2025 relasi Padalarang-Halim.

Hingga 18 Agustus 2025, KCIC akan mengoperasikan 62 perjalanan kereta cepat Whoosh setiap hari relasi Padalarang-Halim (PP). Foto: ist/

Hingga 18 Agustus 2025, KCIC akan mengoperasikan 62 perjalanan kereta cepat Whoosh setiap hari relasi Padalarang-Halim (PP). Foto: ist/

trustjabar.com – KCIC bakal mengoperasikan 62 perjalanan kereta cepat Whoosh hingga 18 Agustus 2025 relasi Padalarang-Halim. Hal itu untuk mengakomodir membludaknya penumpang Whoosh yang memanfaatkan libur panjang HUT RI. KCIC memperkirakan peningkatan arus penumpang terjadi mulai terjadi pada Jumat (15/8/2025) sore.

Baca Juga : PT KAI Daop 2 Bandung Berkomitmen Hadirkan Keamanan Penumpang Setara di Bandara

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa mengatakan, pihaknya memproyeksikan peningkatan jumlah penumpang mencapai hingga 23 ribu orang per hari. Lonjakan penumpang kereta cepat Whoosh itu ia prediksi terjadi selama periode libur panjang ini. Jumlah ini meningkat dari biasanya di sekitar 20 ribu penumpang di akhir pekan biasanya.

“Untuk mengakomodir tingginya minat masyarakat, kami mengoperasikan 62 perjalanan kereta cepat per hari. Headway atau interval keberangkatan setiap 30 menit sekali,” ujar Eva dalam keterangannya, Jumat (15/8/2025).

Rute favorit masyarakat adalah relasi Halim–Padalarang dan kemudian melanjutkan perjalanan menggunakan KA Feeder menuju Stasiun Bandung. Penumpang kereta cepat yang memiliki tiket Whoosh dengan relasi dari atau menuju Halim, berhak mendapatkan fasilitas KA Feeder secara gratis. Hal itu untuk memudahkan perjalanan hingga pusat Kota Bandung.

Aturan dan Larangan Bagi Penumpang Kereta Cepat Whoosh

Pihaknya mengingatkan, bagi penumpang kereta cepat Whoosh untuk memperhatikan aturan barang bawaan. Yaitu maksimal tiga barang dengan dimensi masing-masing tidak lebih dari 20 kilogram. Barang bawaan dapat berupa dua koper atau dus dan satu ransel atau tas tangan.

“Pengecualian kami berikan untuk barang-barang seperti alat olahraga, alat transportasi pribadi lipat. Kemudian alat musik jinjing, kursi roda, tongkat, dan kereta bayi. Dengan syarat harus terbungkus rapi,” ucapnya.

Baca Juga : Dirikan Bangunan di Lahan Milik KCIC, 26 Bangunan Liar di Gempolsari Kota Bandung Dibongkar

“Kami melarang penumpang kereta cepat membawa hewan, narkotika, senjata, dan barang mudah terbakar,” ia menambahkan.

Pihaknya juga mengimbau kepada penumpang kereta cepat Whoosh untuk hadir setidaknya 30 menit sebelum jadwal keberangkatan. Hal itu karena KCIC akan menutup gate menuju peron beberapa menit sebelum jadwal keberangkatan. Upaya itu demi menjaga kelancaran dan keselamatan perjalanan.

“Dengan seluruh persiapan yang telah kami lakukan, KCIC siap melayani penumpang kereta cepat Whoosh di masa libur panjang ini. Kami tetap utamakan keselamatan dan ketepatan waktu perjalanan Whoosh. Sehingga masyarakat dapat menikmati perjalanan yang lancar dan nyaman,” tuturnya. (Adi H/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Hingga 18 Agustus 2025, KCIC Operasikan 62 Perjalanan Kereta Cepat Whoosh Setiap Hari Relasi Padalarang-Halim (PP)

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.