Cerita di Balik Dunia Pendidikan, SLB Negeri Cinta Asih Soreang Sempat Kesulitan Cari Tempat Belajar Sementara
Bangunan sekolah direnovasi, SLB Negeri Cinta Asih Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, sempat kesulitan mencari tempat belajar sementara.
Seorang siswa SLB Negeri Cinta Asih Soreang (berdiri di tengah) di Kabupaten Bandung, Jawa Barat dan Ketua DPD Golkar Kabupaten Bandung, Sugianto saat melantunkan doa salat dhuha bersama siswa lainnya di Aula DPD Golkar Kabupaten Bandung, Kamis (11/12/2025). Foto: cep/trustjabar
trustjabar.com – Meski dengan keterbatasan yang dimilikinya, seorang siswa di SLB Negeri Cinta Asih Soreang, Kabupaten Bandung, lancar membacakan doa salat dhuha. Bersama Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung, Sugianto, siswa itu mengajak teman-temannya membacakan bersama doa dengan penuh khusyuk. Kegiatan itu berlangsung di Aula DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (11/12/2025).
Baca Juga : Pemkot Cimahi Waspadai Tiga Permasalahan Pendidikan
Suasana di Aula DPD Golkar Kabupaten Bandung pun sontak menggema dengan lantunan doa 200 lebih siswa dan siswi SLB Cinta Asih. Mereka terdiri dari peserta didik mulai dari tingkat TK hingga SMA. Para peserta didik ini, sejak September 2025 lalu memanfaatkan aula gedung menjadi ruang belajar. Mereka terpaksa pindah belajar lantaran sekolah yang biasa mereka tempati, sedang ada perbaikan bangunan.Saat bangunan SLB itu mengalami renovasi, kepala sekolah hingga staf pengajar berusaha mencari lokasi belajar sementara. Tak terhitung berapa langkah para pendidik yang tak henti berusaha mencari tempat bernaung agar anak didiknya tetap bisa belajar.
Kepala SLB Negeri Cinta Asih, Tuti Sumiati membenarkan kendala yang mereka hadapi kala itu. Namun, ia bersama para pengajar lainnya tak patah arang dan terus mencari tempat sementara untuk kegiatan belajar mengajar anak didiknya.
Hari berganti hari, minggu ke minggu pun berlalu. Namun, belum ada kabar baik yang mereka dapatkan. Sebab, sebelum mendapatkan tempat belajar sementara, para siswa SLB itu belum bisa pindah dari gedung lamanya.
Sekian lama mencari, namun para pendidik SLB Cinta Asih tak kunjung memperoleh tempat belajar yang akan mereka sewa. Sebenarnya, harapan para pendidik ini tak harus tempat mewah dengan pendingin ruangan. Yang mereka butuhkan, hanya tempat yang cukup memadai agar kegiatan belajar para murid disabilitas ini tetap berjalan normal.
Bahkan, mereka pun mengaku turut berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung terkait persoalan yang mereka hadapi itu. Meski Tuti mengakui, lembaga yang ia pimpin itu berada di bawah kewenangan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.
Secercah Harapan Bagi Siswa SLB Cinta Asih
Di tengah kebingungan, seorang guru SLB berinisiatif bercerita kepada suaminya. Hingga akhirnya, suami guru itu memberanikan diri mendatangi Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung, Sugianto.
Saat itu juga, mantan Ketua DPRD Kabupaten Bandung 2019-2024 itu menyambut para siswa SLB Cinta Asih dengan tangan terbuka. Keesokan harinya, para siswa SLB Cinta Asih itu bisa menempati Aula DPD Golkar Kabupaten Bandung, tanpa harus mengeluarkan uang sewa.
Baca Juga : Guru dan Murid Sekolah Rakyat Mengundurkan Diri, Mensos RI; Pemerintah Tidak Maksa, Sudah Ada Penggantinya!
Mendengar kabar baik itu, Tuti akhirnya bisa tersenyum bahagia sekaligus merasa lega. Yang ia pikirkan saat itu, hanya terus berusaha agar para siswa didiknya di SLB Cinta Asih tetap bisa belajar.
“Awalnya kami memang bingung ya. Harus ke mana lagi mendapatkan tempat sementara belajar anak-anak (siswa SLB Cinta Asih). Karena kami harus melakukan renovasi yang jadwalnya tiga bulan. Alhamdulillah, berkat ada salah satu guru kami yang suaminya kenal dengan Bapak Ketua DPD Golkar (Sugianto). Kami pun membuat proposal permohonan dan beliau (Sugianto) dengan antusias sekali menerima kami dengan lapang dada,” ungkap Tuti.
“Alhamdulillah barakallah, kita bisa belajar di sini dengan nyaman dan bisa melaksanakan segala kegiatan-kegiatan di sini,” kata Tuti tak henti mengucapkan syukur.
Rencananya, dalam waktu dekat ini para siswa SLB Cinta Asih ini akan segera meninggalkan Aula DPD Golkar Kabupaten Bandung. Bukan lantaran apa-apa, namun renovasi bangunan SLB itu segera rampung. Hingga akhirnya mereka pun bisa kembali menempati sekolahnya dengan sejumlah kenangan berharga selama menempati Aula DPD Golkar Kabupaten Bandung.
Atas Dasar Kemanusiaan dan Bukan Kepentingan Politis
Sementara itu, Sugianto membantah jika kepedulian Partai Golkar Kabupaten Bandung menampung para siswa SLB Cinta Asih ini lantaran kepentingan politis. Ia menegaskan, kepedulian yang ia berikan itu murni atas dasar kemanusiaan dan sikap toleransi bantu-membantu serta kepedulian terhadap berlangsungnya pendidikan.“Tidak ada alasan apa pun bagi kami untuk menolak mereka (siswa SLB Cinta Asih) memanfaatkan gedung kami untuk kegiatan belajar. Ini murni dari kepedulian kami dan tidak ada secuil pun kami memanfaatkan untuk kepentingan politis. Ini atas dasar kemanusiaan, kita harus hadir di tengah masyarakat,” ucap Sugianto.
Baca Juga : HUT ke-80 RI, Dedi Mulyadi Soroti Masih Adanya Anak Putus Sekolah
Meskipun kewenangan SLB ini ada berada di bawah kewenangan Pemprov Jawa Barat, namun ia sangat menghindari saling lempar tanggung jawab. Pihaknya pun mengaku bahagia bahwa fasilitasnya itu bisa bermanfaat bagi masyarakat banyak.
“Jangan sampai ada istilah ini kewenangannya si ini, itu kewenangannya si itu. Tidak boleh ada ada sikap birokratif dalam melayani masyarakat. Ketika memang kita bisa lakukan dengan fasilitas yang kami miliki, tentunya kami lakukan. Apalagi menyangkut pendidikan yang merupakan hak mendasar bagi manusia berbagai kalangan,” tuturnya.
Setelah nantinya para siswa SLB Cinta Asih ini kembali belajar di gedung sekolahnya, ia berpesan agar terus mengobarkan semangat belajar. “Selaras dengan tuntunan agama serta amanat undang-undang, pendidikan tidak boleh terhenti atas alasan apapun. Agar Indonesia lebih maju dan bisa menyongsong hari esok yang lebih baik,” ucapnya. (cep/trustjabar.com/R1)
Komentar
0 komentar untuk Cerita di Balik Dunia Pendidikan, SLB Negeri Cinta Asih Soreang Sempat Kesulitan Cari Tempat Belajar Sementara
Masuk dulu untuk ikut diskusi
Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.