Selasa, 08 September 2026
Breaking News
STIE IBMT Surabaya Pertahankan Penghargaan Entrepreneurial Marketing Campus for Impact 2026 dari MCorp & MarkPlus Institute Polemik Tarif Masuk Rumah Pengabdi Setan di Pangalengan, DPRD Kabupaten Bandung Dorong Bupati Terbitkan Surat Edaran Wisuda STIE IBMT Surabaya, Cetak 300 Lulusan Kompeten dan Berjiwa Entrepreneur Pegadaian dan POGI Gelar Program Merdeka Stunting 2026 di Bandung Dua Serdik Sespimma Amankan Penumpang yang Diduga Serang Sopir Grab dengan Pisau di Lembang Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Rutin Gelar Program Mengetuk Pintu Langit inDrive Luncurkan SIAGA untuk Perkuat Respons Keselamatan di Bandung inDrive Luncurkan SIAGA untuk Perkuat Respons Keselamatan di Bandung BNN Ungkap 2,6 Ton Metamfetamin Cair di Kapal Berbendera Tanzania, Senilai Rp8,5 Triliun Siswa Sespimma Polri Angkatan 76 Semarakkan HUT ke-81 RI dengan Lomba 17 Agustus STIE IBMT Surabaya Pertahankan Penghargaan Entrepreneurial Marketing Campus for Impact 2026 dari MCorp & MarkPlus Institute Polemik Tarif Masuk Rumah Pengabdi Setan di Pangalengan, DPRD Kabupaten Bandung Dorong Bupati Terbitkan Surat Edaran Wisuda STIE IBMT Surabaya, Cetak 300 Lulusan Kompeten dan Berjiwa Entrepreneur Pegadaian dan POGI Gelar Program Merdeka Stunting 2026 di Bandung Dua Serdik Sespimma Amankan Penumpang yang Diduga Serang Sopir Grab dengan Pisau di Lembang Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Rutin Gelar Program Mengetuk Pintu Langit inDrive Luncurkan SIAGA untuk Perkuat Respons Keselamatan di Bandung inDrive Luncurkan SIAGA untuk Perkuat Respons Keselamatan di Bandung BNN Ungkap 2,6 Ton Metamfetamin Cair di Kapal Berbendera Tanzania, Senilai Rp8,5 Triliun Siswa Sespimma Polri Angkatan 76 Semarakkan HUT ke-81 RI dengan Lomba 17 Agustus
TrustJabar
Daerah Bandung Raya
Penulis: Adi23 Sep 2025

Bupati Jeje Perintahkan Investigasi Dapur MBG Penyebab Siswa Keracunan!

Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail memerintahkan dinas terkait untuk melakukan investigasi dapur MBG penyebab ratusan siswa keracunan.

Bupati Bandung Barat Jeje Ritchi Ismail mengunjungi para korban keracunan MBG di Cipongkor, Selasa (23/9/2025). Dia pastikan sedang investigasi dapur MBG penyebab keracunan tersebut. (Foto/Humas KBB)

Bupati Bandung Barat Jeje Ritchi Ismail mengunjungi para korban keracunan MBG di Cipongkor, Selasa (23/9/2025). Dia pastikan sedang investigasi dapur MBG penyebab keracunan tersebut. (Foto/Humas KBB)

trustjabar.com - Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail memerintahkan dinas terkait untuk melakukan investigasi dapur MBG penyebab ratusan siswa keracunan. Dia mengaku prihatin peristiwa keracunan ratusan siswa di Kecamatan Cipongkor, Bandung Barat, Jawa Barat usai mengonsumsi MBG. Baca juga: Kasus Keracunan Menu MBG di Bandung Barat Menyeruak, Benarkah Akibat Lemahnya Pengawasan?

"Saya ikut prihatin dan telah menginstruksikan dinas terkait untuk melakukan penanganan kepada korban," kata Jeje kepada wartawan, Selasa (23/9/2025).

Dirinya memastikan agar investigasi dapur MBG penyebab keracunan siswa segera dilaksanakan. Meski saat ini prioritas utama melakukan pertolongan dan pemulihan para korban.

"Kami juga akan melakukan investigasi menyeluruh terhadap dapur MBG di Cipongkor," sambungnya.

Menurutnya, investigasi dapur MBG tersebut antara lain pemeriksaan meliputi aspek perizinan, sertifikasi, hingga standar pengolahan makanan. Dari kesaksian siswa dan guru,  keracunan ini akibat sebagaian makanan berbau dan basi.

“Proses investigasi sedang berjalan, dan hari ini Pemkab Bandung Barat mempercepat penetapan status Kejadian Luar Biasa (KLB) agar langkah penanganan medis dan pencegahan bisa lebih cepat,” tuturnya.

Lebih lanjut dikatakannya, seluruh tenaga medis dari berbagai fasilitas kesehatan terus berjaga selama 24 jam. Jeje mengapresiasi kepada tenaga kesehatan, guru, aparat kecamatan, dan masyarakat yang sigap membantu penanganan keracunan ini.

“Kejadian ini menjadi perhatian bersama untuk memperketat pengawasan program MBG,” pungkasnya.

Korban Keracunan Berangsur Membaik, Investigasi Dapur MBG Jalan Terus

Sementara itu Plt Kepala Dinas Pendidikan KBB, Dadang A. Sapardan menyebutkan sedang melakukan investigasi   bersama dinas terkait. Namun saat ini, kondisi seluruh siswa berangsur membaik. Keracunan ini tidak hanya tingkat SD, SMP dan SMA, tetapi ada pula siswa PAUD.

Meski demikian jumlah korban terbanyak berasal dari SMK Pembangunan Bandung Barat Cipongkor karena jumlah siswanya memang lebih banyak.

"Sekarang sudah mulai berkurang, jika di awal mencapai 300 lebih saat ini sebagian mulai pulih," kata dia.

Dinas Kesehatan Bandung Barat terus mendata jumlah korban keracunan makanan program MBG di Desa Sirnagalih, Kecamatan Cipongkor, KBB.  Sampai Selasa (23/9/2025) siang tercatat sudah ada 364 orang yang terdata mengeluhkan gejala keracunan makanan menu MBG dari beberapa sekolah.

Baca Juga: Data Pasien Keracunan Menu MBG Bandung Barat, Ratusan Pelajar Harus Jalani Perawatan Medis Perstiwa ini terjadi di SMK Pembangunan Bandung Barat, siswa PAUD, SMP Islam Terpadu, MTs Darul Fiqri, dan SD Negeri Sirnagalih. Pihak Pemerintah Kabupaten Bandung Barat akan melakukan investigasi dapur MBG yang menyebabkan siswa tersebut keracunan.  (Adi H/trustjabar/R3)

Komentar

0 komentar untuk Bupati Jeje Perintahkan Investigasi Dapur MBG Penyebab Siswa Keracunan!

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun pembaca dipakai khusus untuk komentar artikel.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.