Rabu, 22 April 2026
Breaking News
DPRD Kabupaten Bandung Gelar Rapat Paripurna Hari Jadi ke-385, Tekankan Sinergi dan Pelestarian Budaya Bupati; Arah Transformasi Pembangunan Kabupaten Bandung Fokus Penguatan Desa Kabupaten Bandung Langganan Bencana Hidrometeorologi Gubernur dan Pengamat Soroti Tata Ruang Anggota DPRD Jawa Barat Soroti Masalah Banjir Kabupaten Bandung Implementasikan Falsafah Sunda Leuweung Hejo Rahayat Ngejo, Mantan Bupati Bandung Bagikan Ratusan Bibit Pohon Produktif Pentahelix dan Realitas Kabupaten Bandung, Saat Masalah tak Kunjung Selesai Mengungkap Fakta Unik Ikan Pari, Predator Laut dengan Kemampuan Deteksi Listrik Mangsa Bencana Hidrometeorologi Cuaca Ekstrem Sergap Kabupaten Bandung, Bupati Ubah Rencana Peringatan Hari Jadi Bencana Hidrometeorologi Cuaca Ekstrem di Indonesia, BNPB Imbau Warga Lakukan Evakuasi Video Proses Penemuan dan Evakuasi Jasad Agus Sutisna Korban Terbawa Arus Sungai Cibanjaran DPRD Kabupaten Bandung Gelar Rapat Paripurna Hari Jadi ke-385, Tekankan Sinergi dan Pelestarian Budaya Bupati; Arah Transformasi Pembangunan Kabupaten Bandung Fokus Penguatan Desa Kabupaten Bandung Langganan Bencana Hidrometeorologi Gubernur dan Pengamat Soroti Tata Ruang Anggota DPRD Jawa Barat Soroti Masalah Banjir Kabupaten Bandung Implementasikan Falsafah Sunda Leuweung Hejo Rahayat Ngejo, Mantan Bupati Bandung Bagikan Ratusan Bibit Pohon Produktif Pentahelix dan Realitas Kabupaten Bandung, Saat Masalah tak Kunjung Selesai Mengungkap Fakta Unik Ikan Pari, Predator Laut dengan Kemampuan Deteksi Listrik Mangsa Bencana Hidrometeorologi Cuaca Ekstrem Sergap Kabupaten Bandung, Bupati Ubah Rencana Peringatan Hari Jadi Bencana Hidrometeorologi Cuaca Ekstrem di Indonesia, BNPB Imbau Warga Lakukan Evakuasi Video Proses Penemuan dan Evakuasi Jasad Agus Sutisna Korban Terbawa Arus Sungai Cibanjaran
Daerah Olahraga
Penulis: Adi 06 Okt 2025

Beradu Taktik, Sebanyak 202 Pecatur di Jawa Barat Ikuti Turnamen Catur Merah Putih

Menggali potensi generasi muda, sebanyak 202 pecatur dari berbagai daerah di Jawa Barat, mengikuti Turnamen Catur Merah Putih.

Sebanyak 202 pecatur di Jawa Barat mengikuti Turnamen Catur Merah Putih di Depok. Foto: ist/

Sebanyak 202 pecatur di Jawa Barat mengikuti Turnamen Catur Merah Putih di Depok. Foto: ist/

trustjabar.com - Sebanyak 202 pecatur dari berbagai daerah di Jawa Barat, mengikuti turnamen Catur Merah Putih memperebutkan Piala Prof. Dr. Achmad Tjachja Nugraha. Turnamen yang berlangsung di Depok ini, menjadi momentum penting memperkuat semangat kebersamaan dan menggali potensi generasi muda melalui olahraga berpikir.

Baca Juga : Turnamen MLSC Bandung Pecahkan Rekor Jadi Barometer Sepak Bola Putri

Prof. Dr. Achmad Tjachja Nugraha mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud nyata partisipasi anak bangsa dalam membangun sportifitas dan semangat kebersamaan.

“Partisipasi kita sebagai anak bangsa di Depok ini adalah untuk menginisiasi kebersamaan melalui turnamen catur. Banyak potensi anak bangsa yang belum kita bangunkan, salah satunya di bidang catur junior,” ucap Achmad, Minggu (5/10/2025).

Ke depan, pihaknya berencana mengembangkan turnamen khusus kategori junior menggantikan dominasi senior. Hal itu agar lebih banyak talenta muda bisa tampil dan berkembang.

“Kita akan dorong turnamen khusus untuk kategori junior. Harapannya, olahraga seperti catur ini bisa menggugah semangat, kecerdasan, dan keilmuan anak bangsa,” tuturnya.

Menurutnya, olahraga seperti catur tidak hanya membangun daya saing, tetapi juga bisa menjadi sarana memperkuat karakter dan disiplin masyarakat. Ia berharap ajang ini bisa menjadi turnamen catur tahunan yang lebih besar dan konsisten.

“Kalau melihat antusiasme peserta, saya optimistis turnamen seperti ini bisa menjadi agenda tahunan. Catur adalah olahraga yang bisa menggali potensi masyarakat, terutama yang berkaitan dengan kecerdasan dan ketenangan berpikir,” kata Achmad.

Semula Khusus Jabodetabek, Turnamen Catur Meluas ke Berbagai Daerah

Ketua Panitia Hartono menjelaskan, gagasan awal turnamen ini hanya untuk mengembangkan olahraga catur di wilayah Jabodetabek. Namun, antusiasme peserta yang datang dari berbagai kota di Jawa Barat menjadikannya sebagai ajang silaturahmi antar pecatur lintas daerah.

Baca Juga : PSSI Apresiasi MilkLife Soccer Challenge 2025, Jadi Cikal Bakal Lahirnya Pesepakbola Putri Profesional

“Tujuan utamanya mengembangkan catur di Jabodetabek. Tapi ternyata pesertanya datang dari berbagai daerah di Jawa Barat. Jadi ini sekalian jadi wadah silaturahmi antar pecatur,” kata Hartono.

Peserta turnamen kali ini datang dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, pelajar, hingga pecatur senior. Panitia juga menyiapkan rencana untuk menggelar Turnamen Catur Junior tingkat Jawa Barat dan Pesantren, agar pembinaan atlet muda bisa lebih merata.

"Turnamen Catur Merah Putih ini menjadi bukti nyata bahwa olahraga tidak hanya soal kompetisi, tetapi juga wadah mempererat persaudaraan dan menumbuhkan semangat intelektual bangsa," ungkapnya. (Adi/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Beradu Taktik, Sebanyak 202 Pecatur di Jawa Barat Ikuti Turnamen Catur Merah Putih

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.