Bandung Zoo Masih Tutup Setelah Kisruh Dualisme Manajemen
Bandung Zoo tutup setelah sehari sebelumnya terjadi insiden pengambilalihan paksa manajemen. Pendudukan manajemen oleh Taman Safari Indonesia (TSI) dari Yayasan Marga Satwa (YMT) menimbulkan keramaian karena penutupan pintu gerbang.
Bandung Zoo Masih Tutup Setelah Kisruh Dualisme Manajemen. (Istimewa)
trustjabar.com — Bandung Zoo masih tutup setelah sehari sebelumnya terjadi insiden pengambilalihan paksa manajemen. Pendudukan manajemen oleh Taman Safari Indonesia (TSI) dari Yayasan Marga Satwa (YMT) menimbulkan keramaian karena penutupan pintu gerbang.
Penutupan ini membuat karyawan tidak bisa masuk merawat satwa. Hingga kini, negosiasi antara kedua belah pihak masih berjalan alot dan jalan buntu. Meski demikian, para pekerja sejak pagi tadi bisa masuk dan merawat satwa. Para pekerja yang tergabung Serikat Pekerja Mandiri Derenten (SPMD) bekerja terutama di bagian konservasi, keeper, nutrisi pakan, dan bagian karantina.
"Sejak pagi para pekerja sudah masuk untuk menjaga satwa-satwa. Untuk bagian malam ada juga ada yang berjaga dan perawatan satwa yang baru lahir. Terutama bayi-bayi karnivor, aves dan orang utan Tama," papar juru bicara SPMD dan humas Bandung Zoo, Sulhan Safi'i, Kamis (7/08/2025).
Baca Juga: FAKTA UNIK! Keunikan Gurita tak Hanya Mampu Berkamuflase, Inilah Ragam Kemampuan Lainnya!
Sulhan menyebutkan, hari ini ada kunjungan dari BKSDA Jawa Barat. Mereka memeriksa kesehatan satwa selama dualisme pengelolaan belum ada titik temu. Bahkan BKSDA Jabar mewanti-wanti agar satwa jangan sampai telantar.
"Bagaimana pun (kisruh) manajemen Bandung Zoo harus merawat satwa dengan baik." ungkap Sulhan.
Sulhan menegaskan, Bandung Zoo berada di lahan seluas 14 hektare dengan jumlah satwa 666 ekor dari 120 jenis. Bagaimana pun situasi manajemen, SPMD akan tetap merawat dan menjaga kelangsungan satwa.
"Bagaimana pun caranya, kita tetap akan merawat dan menjaga satwa-satwa ini. Dan YMT pimpinan Bisma Bratakusumah dengan akta notaris 41 Oktober 2024 berkomitmen untuk membiayai pakan, kesehatan dan operasional Bandung Zoo selama masih tutup," paparnya.
Bandung Zoo Aset Pemkot
Sementara Ketua Pengurus Yayasan Margasatwa Tamansari yang juga dari TSI, Jhon Sumampauw penutupan sementara untuk mengamanan Aset pemkot Bandung. Menurutnya, pengamanan tersebut berdasarkan Berita Acara (BA) Penitipan Barang Bukti dari Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.
"Kami mendapat perintah Kejati untuk menjaga aset Bandung Zoo," katanya.
Meski masih dalam konflik, lanjut John, keselamatan satwa adalah prioritas utama. Saat menutup Kebun Binatang Bandung Rabukemarin, dirinya menunjuk dan membawa tim keeper untuk menjaga operasional harian.
"Kami tetap melakukan perawatan satwa tetap berjalan, seperti pemberian pakan," katanya.
Komentar
0 komentar untuk Bandung Zoo Masih Tutup Setelah Kisruh Dualisme Manajemen
Masuk dulu untuk ikut diskusi
Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.