Senin, 07 September 2026
Breaking News
STIE IBMT Surabaya Pertahankan Penghargaan Entrepreneurial Marketing Campus for Impact 2026 dari MCorp & MarkPlus Institute Polemik Tarif Masuk Rumah Pengabdi Setan di Pangalengan, DPRD Kabupaten Bandung Dorong Bupati Terbitkan Surat Edaran Wisuda STIE IBMT Surabaya, Cetak 300 Lulusan Kompeten dan Berjiwa Entrepreneur Pegadaian dan POGI Gelar Program Merdeka Stunting 2026 di Bandung Dua Serdik Sespimma Amankan Penumpang yang Diduga Serang Sopir Grab dengan Pisau di Lembang Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Rutin Gelar Program Mengetuk Pintu Langit inDrive Luncurkan SIAGA untuk Perkuat Respons Keselamatan di Bandung inDrive Luncurkan SIAGA untuk Perkuat Respons Keselamatan di Bandung BNN Ungkap 2,6 Ton Metamfetamin Cair di Kapal Berbendera Tanzania, Senilai Rp8,5 Triliun Siswa Sespimma Polri Angkatan 76 Semarakkan HUT ke-81 RI dengan Lomba 17 Agustus STIE IBMT Surabaya Pertahankan Penghargaan Entrepreneurial Marketing Campus for Impact 2026 dari MCorp & MarkPlus Institute Polemik Tarif Masuk Rumah Pengabdi Setan di Pangalengan, DPRD Kabupaten Bandung Dorong Bupati Terbitkan Surat Edaran Wisuda STIE IBMT Surabaya, Cetak 300 Lulusan Kompeten dan Berjiwa Entrepreneur Pegadaian dan POGI Gelar Program Merdeka Stunting 2026 di Bandung Dua Serdik Sespimma Amankan Penumpang yang Diduga Serang Sopir Grab dengan Pisau di Lembang Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Rutin Gelar Program Mengetuk Pintu Langit inDrive Luncurkan SIAGA untuk Perkuat Respons Keselamatan di Bandung inDrive Luncurkan SIAGA untuk Perkuat Respons Keselamatan di Bandung BNN Ungkap 2,6 Ton Metamfetamin Cair di Kapal Berbendera Tanzania, Senilai Rp8,5 Triliun Siswa Sespimma Polri Angkatan 76 Semarakkan HUT ke-81 RI dengan Lomba 17 Agustus
TrustJabar
Ekonomi Daerah Bandung Raya
Penulis: Vil04 Okt 2025

Angka Pengangguran Terbuka Kota Bandung Masih Tinggi

DPRD Kota Bandung, Jawa Barat, harapkan agar Pemkot Bandung bisa menekan angka pengangguran terbuka yang saat ini mencapai 7,4 persen.

Untuk mengurangi angka pengangguran terbuka, Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi mengharapkan agar Disnaker mampu menjadi fasilitator mempertemukan perusahaan dengan calon tenaga kerja. Foto: avila/trustjabar

Untuk mengurangi angka pengangguran terbuka, Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi mengharapkan agar Disnaker mampu menjadi fasilitator mempertemukan perusahaan dengan calon tenaga kerja. Foto: avila/trustjabar

trustjabar.com – Angka pengangguran terbuka di Kota Bandung, Jawa Barat, saat ini mencapai 7,4 persen. Kondisi ekonomi yang belum stabil, menjadi salah satu faktor masih tingginya angka pencari kerja tersebut.

Baca Juga : Ikuti PPNK, DPRD Kota Bandung Sampaikan Naskah Angkatan

Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi mengapresiasi upaya dinas tenaga kerja yang menggelar bursa kerja. Ia menilai, dengan adanya bursa kerja ini menjadi upaya efektif memperluas akses masyarakat terhadap kesempatan kerja. Dengan demikian, angka pengangguran terbuka di Kota Bandung pun akan tertangani.

“Kehadiran pemerintah melalui dinas tenaga kerja, memiliki peran penting sebagai jembatan antara dunia industri dan para pencari kerja. Sebetulnya banyak sekali perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja terampil, tetapi di sisi lain juga banyak masyarakat yang membutuhkan pekerjaan. Masalahnya, keduanya sering tidak saling bertemu. Di sinilah pentingnya peran pemerintah memfasilitasi agar kebutuhan perusahaan dan masyarakat bisa saling terpenuhi,” ujar Asep, Sabtu (4/10).

Ia berharap, kegiatan serupa pun perlu juga ada hingga menyentuh ke kecamatan untuk mengurangi angka pengangguran terbuka di Kota Bandung.

Kurangi Angka Pengangguran Terbuka di Kota Bandung, Pemberdayaan UMKM Bisa Serap Tenaga Kerja

Asep juga mendorong agar program pemerintah harus bisa menyentuh langsung terhadap kebutuhan masyarakat. Menurutnya, sebanyak apa pun lowongan kerja yang tersedia, tidak akan berdampak maksimal jika tidak diimbangi peningkatan SDM terampil dan siap kerja.

“Di era persaingan global, perusahaan tentu membutuhkan tenaga profesional yang mampu berkontribusi nyata,” ungkapnya.

Baca Juga : Tunjangan Perumahan DPRD Kabupaten Bandung Sedot Anggaran Rp 23,2 Miliar per Tahun

Selain itu, ia menekankan, setiap kebijakan pemerintah harus memberikan solusi konkret agar masyarakat memperoleh pekerjaan atau peluang berwirausaha. Kemudian menyediakan akses pasar yang lebih luas bagi pelaku UMKM. Dengan memberikan akses luas kepada UMKM tersebut, maka mampu menyerap tenaga kerja dan mengurangi angka pengangguran terbuka di Kota Bandung.

“Masyarakat sudah berkontribusi melalui pajak dan PBB. Maka pemerintah harus memastikan setiap program pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Membuat produk kini mudah, tapi memasarkan tidaklah mudah. Di sinilah pentingnya dukungan pemerintah,” katanya. (Vil/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Angka Pengangguran Terbuka Kota Bandung Masih Tinggi

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun pembaca dipakai khusus untuk komentar artikel.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.