Minggu, 06 September 2026
Breaking News
STIE IBMT Surabaya Pertahankan Penghargaan Entrepreneurial Marketing Campus for Impact 2026 dari MCorp & MarkPlus Institute Polemik Tarif Masuk Rumah Pengabdi Setan di Pangalengan, DPRD Kabupaten Bandung Dorong Bupati Terbitkan Surat Edaran Wisuda STIE IBMT Surabaya, Cetak 300 Lulusan Kompeten dan Berjiwa Entrepreneur Pegadaian dan POGI Gelar Program Merdeka Stunting 2026 di Bandung Dua Serdik Sespimma Amankan Penumpang yang Diduga Serang Sopir Grab dengan Pisau di Lembang Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Rutin Gelar Program Mengetuk Pintu Langit inDrive Luncurkan SIAGA untuk Perkuat Respons Keselamatan di Bandung inDrive Luncurkan SIAGA untuk Perkuat Respons Keselamatan di Bandung BNN Ungkap 2,6 Ton Metamfetamin Cair di Kapal Berbendera Tanzania, Senilai Rp8,5 Triliun Siswa Sespimma Polri Angkatan 76 Semarakkan HUT ke-81 RI dengan Lomba 17 Agustus STIE IBMT Surabaya Pertahankan Penghargaan Entrepreneurial Marketing Campus for Impact 2026 dari MCorp & MarkPlus Institute Polemik Tarif Masuk Rumah Pengabdi Setan di Pangalengan, DPRD Kabupaten Bandung Dorong Bupati Terbitkan Surat Edaran Wisuda STIE IBMT Surabaya, Cetak 300 Lulusan Kompeten dan Berjiwa Entrepreneur Pegadaian dan POGI Gelar Program Merdeka Stunting 2026 di Bandung Dua Serdik Sespimma Amankan Penumpang yang Diduga Serang Sopir Grab dengan Pisau di Lembang Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Rutin Gelar Program Mengetuk Pintu Langit inDrive Luncurkan SIAGA untuk Perkuat Respons Keselamatan di Bandung inDrive Luncurkan SIAGA untuk Perkuat Respons Keselamatan di Bandung BNN Ungkap 2,6 Ton Metamfetamin Cair di Kapal Berbendera Tanzania, Senilai Rp8,5 Triliun Siswa Sespimma Polri Angkatan 76 Semarakkan HUT ke-81 RI dengan Lomba 17 Agustus
TrustJabar
Otomotif Serba Serbi
Penulis: Iman21 Sep 2025

Oplet, Kendaraan Umum Legendaris yang Pernah Merajai Jakarta

Oplet pernah menjadi kendaraan umum paling populer di Indonesia, khususnya pada era 1960-an hingga 1970-an.

Oplet, kendaraan umum legendaris yang pernah merajai jalanan di Jakarta. (foto: ilustrasi)

Oplet, kendaraan umum legendaris yang pernah merajai jalanan di Jakarta. (foto: ilustrasi)

trustjabar.com - Oplet pernah menjadi kendaraan umum paling populer di Indonesia, khususnya pada era 1960-an hingga 1970-an. Kehadirannya di jalanan kota besar, terutama Jakarta, meninggalkan jejak sejarah yang tak terlupakan dalam dunia transportasi.

Baca Juga: FAKTA UNIK! Kisah Kecil di Balik si Kendaraan Mungil Bernama Bemo

Awal mula kendaraan umum ini beroperasi di Jakarta sejak 1930-an, meski saat itu wilayahnya masih terbatas di Jakarta Timur dan Depok, seperti Kramat Jati, Cijantung, Cibubur, Cilangkap, dan Cisalak. Pada 1950-an, kendaraan ini mendapatkan izin trayek resmi, sehingga bisa beroperasi hampir di seluruh wilayah Jakarta.

Bentuk oplet cukup unik. Kendaraan ini memiliki satu pintu di bagian belakang untuk keluar masuk penumpang, serta pintu di kanan dan kiri bagian depan. Seorang penumpang bisa duduk di samping sopir, sementara bagian belakang mampu menampung sekitar 10 orang. Hampir seluruh bodinya terbuat dari kayu, sehingga memberikan kesan sederhana namun khas.

Ada beberapa versi mengenai asal-usul kata "oplet". Ada yang menyebut kata ini berasal dari gabungan "Opel" dan "let" yang berarti Opel kecil. Versi lain mengatakan nama itu berhubungan dengan merek Chevrolet.

Namun, faktanya oplet merupakan kendaraan asal Inggris bernama Morris Minor, kendaraan  impor bersamaan dengan merek lain seperti Chevrolet, Chrysler, dan Mercedes-Benz. Selain Morris Minor, beberapa kendaran ini juga lahir dari modifikasi jip bekas Perang Dunia II, dengan kapasitas penumpang sekitar 9-10 orang. Ada pula oplet yang menggunakan mesin Chevrolet.

Masa Kejayaan Oplet Hingga Berakhirnya Operasi

Pada dekade 1960-an dan 1970-an, kendaran yang menjadi ikon di film "Si Doel Anak Betawi" ini menjadi kendaraan umum paling populer di Jakarta. Hampir setiap sudut kota bisa dijangkau dengan moda transportasi ini.

Namun, seiring berjalannya waktu, usia kendaraan menjadi kendala utama. Tahun 1979, izin trayek oplet resmi dihapuskan. Pemerintah kemudian menggantikannya dengan moda transportasi lain seperti mikrolet, metromini, maupun kendaraan yang beroperasi di bawah naungan Koperasi Wahana Kalpika (KWK).

Baca Juga: Jenama Industri Otomotif Nasional Kembali Ramaikan GIIAS Bandung 2025

Kini oplet hanya tinggal kenangan dan sesekali muncul dalam cerita nostalgia atau koleksi sejarah. Meski sudah tidak lagi beroperasi, oplet tetap menjadi bagian penting dari sejarah transportasi publik Indonesia, khususnya Jakarta, sebagai simbol perjalanan kota menuju modernisasi. (Iman/trustjabar/R3)

Komentar

0 komentar untuk Oplet, Kendaraan Umum Legendaris yang Pernah Merajai Jakarta

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun pembaca dipakai khusus untuk komentar artikel.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.