Keutamaan Tadarus Bukan Sekadar Membaca Al Quran
Kebiasaan membaca Al Quran atau tadarus, tentunya memiliki sebuah keutamaan di baliknya. Membaca Al Quran bisa membuat perasaan lebih tenang.
Keutamaan tadarus, bukan sekadar membaca Al Quran. Foto: ilustrasi/
trustjabar.com – Kebiasaan membaca Al Quran atau tadarus, tentunya memiliki sebuah keutamaan di baliknya. Terlebih di tengah hiruk-pikuk dunia digital yang seringkali memicu kecemasan, membaca Al Quran bisa membuat perasaan orang yang membacanya lebih tenang.
Baca Juga : Jemput Keberkahan Maksimal, Inilah Amalan Utama Ramadan untuk Transformasi Diri
Aktivitas yang identik dengan bulan suci Ramadan namun esensial dilakukan setiap hari ini, ternyata bukan hanya ritual ibadah. Tadarus Al Quran juga bisa menjadi kunci pembuka ketenangan jiwa dan kecerdasan intelektual.
Mengapa tadarus Al Quran begitu powerful dan memiliki keutamaan tersendiri? Mari kita bedah dari sisi spiritual, sains, dan pandangan para ulama. Secara bahasa, Tadarus berasal dari kata darasa yang berarti mempelajari, meneliti, atau mengkaji. Maka, tadarus bukan hanya soal kecepatan membaca dan mengkhatamkan Al Quran. Melainkan upaya mendalami makna di balik setiap ayat.Menurut syariat, setiap huruf Al-Quran yang dibaca, bernilai sepuluh kebaikan dan menjadi syafaat di Hari Kiamat. Bahkan, bisa menjadi penyejuk hati sekaligus menjadi obat penyakit hati seperti iri, sombong, dan kegelisahan.
Salah Satu Keutamaan Tadarus Al Quran sebagai Nutrisi Otak
Prof. Dr. Quraish Shihab, pakar tafsir terkemuka, sering menekankan bahwa membaca Al Quran adalah bentuk komunikasi hamba dengan Allah SWT. Dalam sebuah kajian, beliau menyebutkan bahwa interaksi dengan Al Quran harus melibatkan tiga aspek. Ketiga aspek itu yakni lidah (bacaan), akal (pemahaman), dan hati (penghayatan).
Dari sisi medis dan psikologis, banyak penelitian menunjukkan bahwa getaran suara saat tadarus Al-Quran (tajwid) memiliki frekuensi yang mampu menenangkan sel-sel tubuh.
Baca Juga : Mengulik Kedahsyatan Buah Kurma dari Sisi Medis Hingga Religi
"Membaca Al-Quran dengan tartil (perlahan dan benar) memberikan efek meditatif yang menurunkan kadar hormon stres (kortisol) secara signifikan," ungkap para peneliti di bidang psikologi Islam.Al Quran dan Hadist secara eksplisit menggambarkan betapa tingginya derajat orang yang gemar melakukan tadarus.
Allah SWT berfirman; "Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram." (QS. Ar-Ra'd: 28).Bahkan Rasulullah SAW memberikan perumpamaan indah bagi mukmin yang membaca Al-Quran.
"Perumpamaan seorang mukmin yang membaca Al-Quran adalah seperti buah Utrujjah; baunya harum dan rasanya manis..." (HR. Bukhari & Muslim).Lebih jauh, bagi mereka yang masih terbata-bata dalam tadarus Al Quran, jangan berkecil hati. Rasulullah SAW bersabda:
"Orang yang mahir membaca Al-Quran akan bersama para malaikat... dan orang yang membacanya dengan terbata-bata serta merasa kesulitan, maka baginya dua pahala." (HR. Muslim).Baca Juga : Menyiasati Kebiasaan Ngopi Saat Sahur Agar Puasa Tetap Nyaman
Tips Memulai Kebiasaan Tadarus yang Konsisten
- Metode 1-Day-1-Page.
Jangan terbebani target besar. Mulailah dengan satu halaman setiap selesai salat fardu.
- Gunakan Aplikasi Interaktif.
Manfaatkan teknologi untuk membantu tajwid dan memahami terjemahan secara instan.
- Bentuk Komunitas.
Tadarus Al Quran bukan hanya soal mengejar pahala di akhirat, tapi juga memiliki keutamaan yang begitu besar. Al Quran adalah kompas, obat, dan penyejuk hati. Jadi, apakah Anda sudah tadarus hari ini? (cep/trustjabar/R1)
Komentar
0 komentar untuk Keutamaan Tadarus Bukan Sekadar Membaca Al Quran
Masuk dulu untuk ikut diskusi
Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.