Keutamaan Bulan Ramadan, Menunaikan Puasa Lebih dari Sekadar Menahan Lapar
Bukan sekadar berburu takjil atau rutinitas sahur, Ramadan adalah fenomena spiritual yang memiliki keutamaan daripada bulan-bulan lainnya.
Bulan Ramadan memiliki keutamaan tersendiri dibandingkan dengan bulan lainnya dalam kalender Hijriah. Salah satunya yaitu bulan diturunkannya Al-Quran yang menjadi pedoman hidup manusia. Foto: ilustrasi Al-Quran/net
trustjabar.com – Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa atmosfer dunia terasa berubah saat memasuki bulan Ramadan dan apa keutamaan bulan ini daripada bulan lainnya dalam kalender Hijriah? Bukan sekadar berburu takjil atau rutinitas sahur, Ramadan adalah fenomena spiritual yang memegang tahta tertinggi di antara bulan-bulan lainnya.
Baca Juga : Kamis Besok Awal Ramadan 1447 Hijriah, Malam Ini Tarawih Pertama
Berikut adalah ulasan mendalam mengenai keutamaan eksklusif Ramadan yang menjadikannya sebagai bulan dari segala bulan berdasarkan Al-Quran dan Hadist.
Al-Quran Turun ke Bumi
Keutamaan yang utama bulan Ramadan terletak pada sejarahnya sebagai waktu di mana Allah SWT menurunkan petunjuk bagi umat manusia. Seperti halnya firman Allah SWT dalam QS Al-Baqarah: 185.
“Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yang hak dan yang batil)”.
Hadirnya Malam Lailatul Qadar
Selain menjadi bulan turunnya Al-Quran, keutamaan bulan Ramadan lainnya yaitu hadirnya malam 1.000 bulan. Bayangkan sebuah malam di mana satu amalan kebajikan bernilai dari beribadah selama 83 tahun. Itulah Lailatul Qadar yang hanya ada di bulan Ramadan. “Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al-Qadr: 3).
Pintu Surga Terbuka dan Setan Terbelenggu
Secara metafisika, Ramadan adalah bulan di mana akses menuju kebaikan dipermudah dan akses menuju kemaksiatan dipersempit. Ini adalah momen terbaik bagi siapapun yang ingin melakukan reset diri.“Apabila Ramadan tiba, pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan pun dibelenggu.” (HR. Bukhari & Muslim).
Keutamaan Berpuasa di Bulan Ramadan, Penghapusan Dosa Secara Total
Ramadan adalah kesempatan emas untuk pembersihan rekam jejak dosa masa lalu. Syaratnya sederhana namun mendalam. Syaratnya yaitu iman dan ketulusan.
Jika umat muslim menunaikan ibadah puasa Ramadan, niscaya Allah SWT akan memberikan ampunan segala dosa yang pernah ia perbuat. Itulah keutamaan lainnya di bulan Ramadan yang tidak ada di bulan-bulan lainnya.
Baca Juga : Insentif Guru Ngaji di Kabupaten Bandung Butuh Anggaran Rp 109 Miliar
“Barangsiapa yang berpuasa Ramadan karena iman dan mengharap pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari).
Bulan Sedekah dan Kedermawanan
Nabi Muhammad SAW yang terkenal sangat dermawan, akan jauh lebih dermawan lagi saat Ramadan tiba. Semangat berbagi ini menjadikan Ramadan sebagai momentum penguatan ekonomi sosial bagi kaum dhuafa.
“Rasulullah SAW adalah orang yang paling dermawan. Dan beliau lebih dermawan lagi di bulan Ramadan. Beliau lebih dermawan dalam kebaikan daripada angin yang berhembus.” (HR. Bukhari).
Bau Mulut Orang Berpuasa Lebih Wangi dari Kasturi
Di mata manusia, bau mulut orang berpuasa mungkin mengganggu. Namun, dalam timbangan langit, itu adalah bukti ketaatan yang sangat dicintai Allah SWT. Itulah yang menjadi salah satu keutamaan berpuasa di bulan Ramadan.
Hadis Qudsi: “Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harus di sisi Allah SWT daripada aroma minyak kasturi.” (HR. Muslim).
Ramadan bukan sekadar jeda makan dan minum. Ia adalah ‘sekolah’ singkat selama satu bulan membentuk karakter manusia yang bertakwa. Itulah beberapa keutamaan bulan Ramadan yang menjadi momen umat Islam berlomba-lomba mencari pahala. (cep/trustjabar/R1)
Komentar
0 komentar untuk Keutamaan Bulan Ramadan, Menunaikan Puasa Lebih dari Sekadar Menahan Lapar
Masuk dulu untuk ikut diskusi
Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.