Jumat, 17 April 2026
Breaking News
Video Proses Penemuan dan Evakuasi Jasad Agus Sutisna Korban Terbawa Arus Sungai Cibanjaran Video Aksi Heroik Warga Berupaya Menolong Korban Terbawa Hanyut Arus Aliran Sungai Cibanjaran Kabupaten Bandung Hanyut Terbawa Aliran Sungai Cibanjaran, Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Agus Sutisna Terbawa Arus Aliran Sungai Cibanjaran Kabupaten Bandung, 1 Meninggal dan 1 Orang Masih Pencarian Tim SAR Gabungan Dirut PT BDS Jadi Tersangka Dugaan Korupsi, Ada Persoalan Serius dalam Tata Kelola dan Pengawasan BUMD Kabupaten Bandung Dirut PT BDS Jadi Tersangka dalam Dugaan Korupsi, Praktisi Hukum Dorong Kejari Kabupaten Bandung Usut Tuntas Kasus Kejari Kabupaten Bandung Tetapkan Direktur Utama PT BDS Jadi Tersangka Wakil Ketua DPRD; Kabupaten Bandung Masuk Kategori Darurat Sampah! Sebanyak 13 Kecamatan di Kabupaten Bandung Terdampak Bencana Hidrometeorologi Cuaca Ekstrem Belasan Ribu Warga Terdampak Banjir Luapan Sungai Citarum di Dayeuhkolot Kabupaten Bandung Video Proses Penemuan dan Evakuasi Jasad Agus Sutisna Korban Terbawa Arus Sungai Cibanjaran Video Aksi Heroik Warga Berupaya Menolong Korban Terbawa Hanyut Arus Aliran Sungai Cibanjaran Kabupaten Bandung Hanyut Terbawa Aliran Sungai Cibanjaran, Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Agus Sutisna Terbawa Arus Aliran Sungai Cibanjaran Kabupaten Bandung, 1 Meninggal dan 1 Orang Masih Pencarian Tim SAR Gabungan Dirut PT BDS Jadi Tersangka Dugaan Korupsi, Ada Persoalan Serius dalam Tata Kelola dan Pengawasan BUMD Kabupaten Bandung Dirut PT BDS Jadi Tersangka dalam Dugaan Korupsi, Praktisi Hukum Dorong Kejari Kabupaten Bandung Usut Tuntas Kasus Kejari Kabupaten Bandung Tetapkan Direktur Utama PT BDS Jadi Tersangka Wakil Ketua DPRD; Kabupaten Bandung Masuk Kategori Darurat Sampah! Sebanyak 13 Kecamatan di Kabupaten Bandung Terdampak Bencana Hidrometeorologi Cuaca Ekstrem Belasan Ribu Warga Terdampak Banjir Luapan Sungai Citarum di Dayeuhkolot Kabupaten Bandung
Ruang Publik
Penulis: Publik 10 Jan 2026

MAGA, Merek Dagang Dan Politik Trump

MAGA (Make America Great Again) slogan sepenuhnya milik Donald Trump. Ronald Reagan dan George H.W. Bush menggunakan dalam kampanye 1980.

MAGA, Merek Dagang Dan Politik Trump. (Foto: Ist)

MAGA, Merek Dagang Dan Politik Trump. (Foto: Ist)

MAGA (Make America Great Again) bukanlah narasi baru yang dikumandangkan Amerika ke dunia. Slogan tersebut sama sekali bukan orisinal sepenuhnya milik Potus ke-45 dan 47, Donald Trump. Ronald Reagan dan George H.W. Bush pernah menggunakan slogan Lets Make America Great Again dalam kampanye mereka tahun 1980.

Sebuah fakta yang Trump ketahui setelah 30 tahun era Reagan dan Bush. Keputusannya untuk mengklaim kepemilikan legal MAGA mencerminkan pola pikir seorang pengusaha yang memahami pemasaran.

Empat kata itu telah membantu dan mendorong Donald Trump ke Gedung Putih sebagai inspirasinya. Ketika hampir tidak ada seorang pun, kecuali Trump sendiri yang dapat membayangkan akan mengucapkan sumpah jabatan sebagai presiden ke-45 dan 47 Amerika Serikat.

Hal itu terjadi pada 7 November 2012, sehari setelah Mitt Romney, calon Presiden dari Partai Republik mengalami kekalahan dalam pemilihan yang menganggap dapat menang melawan Presiden Obama. 

Partai Republik sedang mengalami krisis identitas yang membuat beberapa orang bertanya-tanya apakah presiden mereka akan pernah duduk di Kantor Oval lagi. Namun di atas singgasana kerajaannya di lantai 26 menara emas Manhattan, Trump sampai pada kesimpulan bahwa momennya sendiri telah tiba. Hal pertama yang ia pikirkan adalah bagaimana memasarkannya. Satu demi satu frasa muncul, "Kita Akan Membuat Amerika Hebat".

Baca Juga: Avatar AI dan Editing Aesthetic, Identitas Baru Gen Z di Media Sosial

Frasa itu tidak terdengar bagus, lalu "Jadikan Amerika Hebat". Namun frasa tersebut terdengar seperti penghinaan terhadap negara. Terakhir yang muncul adalah “Jadikan Amerika Hebat Lagi.”

Lima hari kemudian, pada 12 November 2012 Trump menandatangani permohonan ke Kantor Paten dan Merek Dagang AS yang meminta hak eksklusif menggunakan slogan "Make America Great Again" untuk layanan komite aksi politik.

Merek itu untuk mempromosikan kesadaran publik tentang isu-isu politik dan penggalangan dana di bidang politik dengan melampirkan biaya pendaftaran sebesar $325. Visinya bertentangan dengan kebijaksanaan konvensional pada masa itu, bahkan sangat berlawanan. Untuk menyelamatkan diri, kubu Republik yakin bahwa Partai Republik harus melunak, menjadi lebih ramah, dan inklusif.

Make America Great Again bersifat memecah belah dan berpandangan ke belakang yang tidak mengacu pada keragaman, kesopanan, atau kemajuan, sehingga terdengar seperti keinginan untuk mati.

Tetapi Trump telah melihat suatu perbedaan dalam kehidupan sehari-hari warganya yang sedang berjuang memperoleh lapangan kerja. Dalam pandangannya, Trump melihat berbagai jenis penyakit yang diderita negaranya. Penyakit baik itu di perbatasan, keamanan, hukum dan ketertiban, maupun kurangnya hukum dan ketertiban.

Kecaman Partai Demokrat

Calon presiden dari Partai Demokrat, Hillary Clinton menyindir slogan Trump yang ditujukan kepada publik Amerika dengan ungkapan “Jika Anda mencari seseorang untuk mengatakan apa yang salah dengan Amerika, saya bukan kandidat Anda. Saya pikir ada lebih banyak hal yang benar daripada yang salah.” “Saya rasa kita tidak perlu membuat Amerika hebat, yang diperlukan adalah membuat Amerika lebih hebat.

Suami Hillary, mantan presiden Bill Clinton, bahkan sampai menyebutnya sebagai isyarat rasis. “Saya sebenarnya cukup tua untuk mengingat masa lalu yang indah dan dalam banyak hal, masa itu tidak begitu indah,” pernyataannnya itu dalam sebuah rapat umum di Orlando. “Pesan di mana Saya akan membuat Amerika hebat lagi itu, jika Anda orang kulit putih dari Selatan, Anda tahu persis apa artinya, bukan?”

Pengacara Trump Organization, Alan Garten, mengatakan Trump memiliki lebih dari 800 merek dagang di lebih dari 80 negara. Merek dagang tersebut mulai berlaku pada 14 Juli 2015, sebulan setelah Trump secara resmi mengumumkan kampanyenya dan memenuhi persyaratan hukum bahwa ia benar-benar menggunakannya untuk tujuan yang tercantum dalam aplikasinya.

Setelah memenangkan merek dagang tersebut, Trump agresif melindungi idenya. Ketika saingan utamanya di pemilihan pendahuluan Partai Republik, Senator Ted Cruz dari Texas dan Gubernur Wisconsin, Scott Walker mulai menyelipkan “jadikan Amerika hebat kembali” ke dalam pidato mereka sendiri, pengacara Trump mengirimkan surat peringatan untuk menghentikan penggunaan merek dagang tersebut.

Lebih dari Sekadar Topi

Trump adalah kandidat impulsif dan tidak menentu yang menjalankan kampanye secara kacau. Satu hal yang selalu konstan adalah “Jadikan Amerika Hebat Kembali.” Banyak yang mencibir ketika laporan Komisi Pemilihan Federal menunjukkan bahwa kampanyenya menghabiskan lebih banyak uang untuk topi trucker “Make America Great Again” daripada untuk jajak pendapat, konsultan politik, staf, atau iklan televisi.

“Sebuah ikon yang tepat untuk kampanye gagal,” tulis Philip Wegmann dari Washington Examiner pada akhir Oktober.

Jutaan topi itu akan menjadi kenang-kenangan yang sangat baik bagi mereka yang mengira keberanian populisnya dapat mengatasi mesin politik Clinton yang tidak imajinatif dan konvensional tetapi berjalan dengan baik.

Trump melihat topi-topi kampanyenya yang didesain sendiri sebagai sarana penggalangan dana dan periklanan. Ketika muncul di bagian Gaya New York Times, bahkan selama Pekan Mode akan menjadi aksesori tahun ini dalam deskripsi Trump. 

Meski agak berlebihan, bahwa orang-orang pergi ke pesta-pesta paling mewah di Waldorf Astoria mengenakan topi merah. Apa yang sebenarnya tulisan di surat kabar itu adalah bahwa topi jadul telah menjadi aksesori mode wajib ironis di musim panas.

Topi ini disukai oleh kaum hipster karena kemampuan luar biasanya menangkap momen politik absurd saat ini. Situasi itu tidak membuat miliarder selebriti itu gentar, malah memperkenalkan topi-topi tersebut dengan mengenakannya saat perjalanan ke perbatasan Meksiko pada Juli 2015 atau kepada para pendukungnya yang berlomba-lomba membelinya.

Model dasar yang dijual melalui situs web kampanyenya dihargai $25. “Berapa banyak yang terjual? Apakah ada yang tahu? Jutaan!” kata Trump dalam sebuah wawancara. “Sayangnya itu ditiru oleh orang lain, ditiru dengan perbandingan 10 banding 1. Tapi itu adalah slogan, dan setiap kali seseorang membelinya, itu adalah iklan.”

Berapa pun jumlah topi yang terjual, sebuah keniscayaan adalah Make America Great Again menjadi populer sebagai jenis pesan politik yang paling efektif, ringkas, dan menggugah emosi.  Hal tersebut benar-benar menginspirasinya, karena baginya berarti lapangan kerja, industri, dan kekuatan militer. Pernyataan misi semacam itu adalah hal yang sulit diartikulasikan oleh kampanye Clinton, calon Presiden dari Partai Demokrat. 

Tentu saja, terlepas dari semua pengujian jajak pendapat dan nasihat mahal dari Madison Avenue. Para ahli strategi Trump mempertimbangkan 85 kemungkinan slogan kampanye pemilihan umum sebelum akhirnya memilih Stronger Together.,  mengikuti sebuah email dari akun ketua kampanye John Podesta yang diterbitkan oleh WikiLeaks.

"Yang mereka hadapi bukanlah suatu kekurangan dari seorang jenius pemasaran,” kata David Axelrod, yang pernah menjadi kepala strategi politik Obama.

Trump memahami pasar yang ingin dijangkaunya, itu tidak dapat disangkal. Dia sangat fokus sejak awal pada siapa yang dia ajak bicara. Meskipun Clinton memenangkan suara populer, Trump mengamankan negara-negara bagian yang dibutuhkannya untuk memenangkan hal yang terpenting: perguruan tinggi elektoral.

“Dalam hal menggalang pasar yang dia ajak bicara, dia melakukannya dengan tekad bulat dan cerdik,” kata Axelrod.

Baca Juga: Siapa Pemimpin Besar dan Paling Berpengaruh di Dunia?

Menjadi Presiden yang Hebat

Di tengah wawancaranya dengan The Washington Post, Trump menyampaikan sedikit berita tentang keputusannya. Dia memutuskan memakai slogannya “Make America Great Again” dengan tanda seru untuk pencalonan kembali tahun 2020.

Trump sangat yakin tentang apa yang akan terjadi bahwa negara ini akan menjadi hebat. Semua ini menimbulkan pertanyaan: Bagaimana kehebatan dapat diukur dan dirasakan? Apa artinya? Menjadi presiden yang hebat berkaitan dengan banyak hal, tetapi salah satunya adalah menjadi pendukung yang hebat bagi negara dengan menunjukkan kepada orang-orang saat membangun militer dan memamerkannya.

Militer itu mungkin akan berbaris di Pennsylvania Avenue. Militer itu mungkin akan terbang di atas New York City dan Washington, D.C. untuk parade. Namun Trump mengakui bahwa slogan dan pertunjukan bukanlah ujian utama apakah negara ini hebat lagi.

Presiden terpilih memiliki daftar tugas yang ambisius untuk empat tahun ke depan. Ambisi ini yaitu membangun perbatasan yang lebih kuat, menjaga keamanan negara dari terorisme, menciptakan lebih banyak lapangan kerja. Begitu pun ambisi mencabut Undang-Undang Perawatan Terjangkau dan menggantinya dengan yang lebih baik. Termasuk mempromosikan keunggulan dalam bidang teknik dan sains, serta berinvestasi dalam infrastruktur modern.

Pada akhirnya, terserah kepada rakyat yang menjadikan “Make America Great Again” sebagai sebuah perjanjian. Bukan sekadar slogan, rakyat untuk memutuskan apakah presiden ke-45 telah memenuhi janjinya.

Trump mengakui bahwa menjadi pendukung atau penjual bagi negara ini sangat penting, tetapi harus tetap memberikan hasil. “Tunggu sampai Anda melihat apa yang terjadi, banyak hal-hal hebat akan terjadi,” ungkap Trump. (Elaborasi dari tulisan Karen Tumulty, Democracy Dies in Darkness). (Penulis; Didin Sabarudin, Pengajar Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Kebangsaan Republik Indonesia)**

Komentar

0 komentar untuk MAGA, Merek Dagang Dan Politik Trump

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.