Sabtu, 24 Oktober 2026
Breaking News
Konsolidasi PAN se-Jabar: Bima Arya Tekankan 3 Instruksi Ketum, Singgung Teka-teki Wabup Ciamis Bukan Sekadar Tempat Menginap, Kisah Hotel Grand Sunshine Soreang Berdayakan Warga Lokal hingga Bawa Hoki di Jalak Harupat Cegah Alih Fungsi LP2B, Anggota DPR RI Dadang Naser; Perlu Ada Kebijakan Pemerintah Daerah Pegadaian Luncurkan ATM Emas di Bandung, Cetak Emas Fisik Bisa Instan Pegadaian Masuk 10 Besar BUMN Dengan Layanan Terbaik, Kanwil Jabar Perkuat Pengawasan Perayaan Dies Natalis Ke-67 Politeknik AKA Bogor Dorong Sinergi Alumni dan SDM Unggul Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Dibuka, Jurnalis dan Masyarakat Bisa Ikut Harga Pakan Ayam Naik di Jawa Barat, DPRD Desak Perbaikan Rantai Pasok Jagung inDrive Gelar Edukasi Keselamatan Berkendara untuk Mahasiswa di Bandung Antisipasi Transisi Cuaca, Bupati Bandung Instruksikan Camat Siaga dan Perkuat Mitigasi Bencana Konsolidasi PAN se-Jabar: Bima Arya Tekankan 3 Instruksi Ketum, Singgung Teka-teki Wabup Ciamis Bukan Sekadar Tempat Menginap, Kisah Hotel Grand Sunshine Soreang Berdayakan Warga Lokal hingga Bawa Hoki di Jalak Harupat Cegah Alih Fungsi LP2B, Anggota DPR RI Dadang Naser; Perlu Ada Kebijakan Pemerintah Daerah Pegadaian Luncurkan ATM Emas di Bandung, Cetak Emas Fisik Bisa Instan Pegadaian Masuk 10 Besar BUMN Dengan Layanan Terbaik, Kanwil Jabar Perkuat Pengawasan Perayaan Dies Natalis Ke-67 Politeknik AKA Bogor Dorong Sinergi Alumni dan SDM Unggul Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Dibuka, Jurnalis dan Masyarakat Bisa Ikut Harga Pakan Ayam Naik di Jawa Barat, DPRD Desak Perbaikan Rantai Pasok Jagung inDrive Gelar Edukasi Keselamatan Berkendara untuk Mahasiswa di Bandung Antisipasi Transisi Cuaca, Bupati Bandung Instruksikan Camat Siaga dan Perkuat Mitigasi Bencana
TrustJabar
Kesehatan Nasional
Penulis: Cep22 Des 2025

Pemberian Vaksin Heksavalen, Inilah Pertimbangan Kemenkes RI

Kementerian Kesehatan mengaku sedang menyiapkan vaksin heksavalen yang akan menjadi program utama imunisasi pada anak.

Pemberian Vaksin Heksavalen, Inilah Pertimbangan Kemenkes RI

Pemberian Vaksin Heksavalen, Inilah Pertimbangan Kemenkes RI

trustjabar.com – Kementerian Kesehatan mengaku sedang menyiapkan vaksin heksavalen yang akan menjadi program utama imunisasi pada anak. Vaksin ini merupakan kombinasi dua jenis vaksin yang selama ini sudah diberikan pada program imunisasi nasional, yakni DPT-Hb-Hib (pentavalen) dan polio.

Dalam keterangan resmi Kemenkes RI, nantinya pemberian vaksin heksavalen ini sebanyak 3 kali, yakni pada usia 2, 3, dan 4 bulan. Dengan adanya penggabungan ini, dapat mengurangi jumlah suntikan dan mempercepat terbentuknya kekebalan tubuh terhadap penyakit.

Direktur Imunisasi pada Kemenkes RI Indri Yogyaswari mengatakan, saat ini pihaknya melihat adanya jarak antara cakupan imunisasi pentavalen dengan polio. Ia mengharapkan, dengan adanya penggabungan ini bisa memperkecil jarak tersebut. Selain itu bisa mempercepat proses eradikasi polio.

Baca Juga : Cegah Peningkatan Kasus DBD, Pemkot Bandung Masifkan Edukasi ke Masyarakat

“Isi vaksinnya bukan hal yang baru. Namun kita mencari terobosan mengenai tata cara pemberiannya. Kami mengharapkan akan lebih mudah pemberiannya kepada anak-anak. Semula dua suntikan menjadi satu suntikan,” ungkap Indri, Senin (22/12/2025).

Indri juga menjelaskan, vaksin heksavalen ini nantinya bisa mencegah enam jenis penyakit. Yakni difteri, pertusis, polio, hepatitis B, dan infeksi haemophilus influenzae type B. Saat ini, kata ia, baru sembilan provinsi melaksanakan imunisasi heksavalen ini. Yakni Yogyakarta, NTB, Bali, Papua, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Selatan, Papua Pegunungan, dan Papua Barat Daya.

“Pemberian vaksin heksavalen akan bertahap sampai nantinya berlangsung secara nasional mulai 2026. Tempat pemberian imunisasinya bisa di banyak tempat selama fasilitas kesehatan itu menyediakan layanan imunisasi,” tuturnya. (cep/trustjabar.com/R1)

Komentar

0 komentar untuk Pemberian Vaksin Heksavalen, Inilah Pertimbangan Kemenkes RI

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun pembaca dipakai khusus untuk komentar artikel.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.