Sabtu, 18 April 2026
Breaking News
Video Proses Penemuan dan Evakuasi Jasad Agus Sutisna Korban Terbawa Arus Sungai Cibanjaran Video Aksi Heroik Warga Berupaya Menolong Korban Terbawa Hanyut Arus Aliran Sungai Cibanjaran Kabupaten Bandung Hanyut Terbawa Aliran Sungai Cibanjaran, Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Agus Sutisna Terbawa Arus Aliran Sungai Cibanjaran Kabupaten Bandung, 1 Meninggal dan 1 Orang Masih Pencarian Tim SAR Gabungan Dirut PT BDS Jadi Tersangka Dugaan Korupsi, Ada Persoalan Serius dalam Tata Kelola dan Pengawasan BUMD Kabupaten Bandung Dirut PT BDS Jadi Tersangka dalam Dugaan Korupsi, Praktisi Hukum Dorong Kejari Kabupaten Bandung Usut Tuntas Kasus Kejari Kabupaten Bandung Tetapkan Direktur Utama PT BDS Jadi Tersangka Wakil Ketua DPRD; Kabupaten Bandung Masuk Kategori Darurat Sampah! Sebanyak 13 Kecamatan di Kabupaten Bandung Terdampak Bencana Hidrometeorologi Cuaca Ekstrem Belasan Ribu Warga Terdampak Banjir Luapan Sungai Citarum di Dayeuhkolot Kabupaten Bandung Video Proses Penemuan dan Evakuasi Jasad Agus Sutisna Korban Terbawa Arus Sungai Cibanjaran Video Aksi Heroik Warga Berupaya Menolong Korban Terbawa Hanyut Arus Aliran Sungai Cibanjaran Kabupaten Bandung Hanyut Terbawa Aliran Sungai Cibanjaran, Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Agus Sutisna Terbawa Arus Aliran Sungai Cibanjaran Kabupaten Bandung, 1 Meninggal dan 1 Orang Masih Pencarian Tim SAR Gabungan Dirut PT BDS Jadi Tersangka Dugaan Korupsi, Ada Persoalan Serius dalam Tata Kelola dan Pengawasan BUMD Kabupaten Bandung Dirut PT BDS Jadi Tersangka dalam Dugaan Korupsi, Praktisi Hukum Dorong Kejari Kabupaten Bandung Usut Tuntas Kasus Kejari Kabupaten Bandung Tetapkan Direktur Utama PT BDS Jadi Tersangka Wakil Ketua DPRD; Kabupaten Bandung Masuk Kategori Darurat Sampah! Sebanyak 13 Kecamatan di Kabupaten Bandung Terdampak Bencana Hidrometeorologi Cuaca Ekstrem Belasan Ribu Warga Terdampak Banjir Luapan Sungai Citarum di Dayeuhkolot Kabupaten Bandung
Kesehatan Internasional
Penulis: Cep 28 Feb 2026

Spanyol Laporkan Temuan Kasus Dugaan Penularan Virus Flu Babi Antarmanusia ke WHO

Spanyol memberitahukan Organisasi Kesehatan Dunia mengenai kasus dugaan penularan antar-manusia dari varian virus flu babi A(H1N1)v.

Pemerintah Spanyol mengaku telah melaporkan temuan kasus dugaan penularan virus flu babi antar-manusia ke WHO. Foto: net/

Pemerintah Spanyol mengaku telah melaporkan temuan kasus dugaan penularan virus flu babi antar-manusia ke WHO. Foto: net/

trustjabar.com - Spanyol telah memberitahukan Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO, mengenai kasus dugaan penularan antar-manusia dari varian virus flu babi A(H1N1)v. Dugaan tersebut terjadi di wilayah timur laut Catalonia.
Baca Juga : Waspada Bahaya Langsung Menyantap Gorengan dan Makanan Pedas saat Berbuka Puasa

Kasus dugaan penularan antarmanusia dari varian virus flu babi ini, yang melibatkan seorang penduduk berusia 83 tahun dari provinsi Lleida. Hal ini menandai pertama kalinya otoritas Spanyol melaporkan potensi penyebaran virus influenza asal babi antarmanusia kepada badan kesehatan global.

Melansir media Spanyol, pasien tersebut kini telah pulih dan tidak memiliki kontak dengan babi atau peternakan. Tidak adanya kaitan dengan hewan, membuat tim investigasi menyimpulkan bahwa infeksi tersebut kemungkinan ditularkan dari orang lain. Berpotensi dari pembawa tanpa gejala yang sebelumnya tertular virus dari babi atau orang ketiga.

Esteve Fernández, sekretaris kesehatan masyarakat Pemerintah Catalan mengatakan, kepada media Spanyol, kasus virus flu babi ini terdeteksi pada 11 Februari 2026. Selama surveilans rutin influenza ketika pasien mengunjungi pusat kesehatan untuk keluhan yang tidak terkait.

Tes PCR menunjukkan hasil positif. Pusat kesehatan itu kemudian mengirimkan tes itu untuk sekuensing genetik, yang mengidentifikasi virus tersebut sebagai influenza babi A(H1N1)v.

Pusat kolaborasi WHO kemudian mengonfirmasi bahwa virus tersebut termasuk dalam garis keturunan babi Eurasia H1 1C.2.2. Hal tersebut sesuai dengan sekuensing awal di Hospital Vall d'Hebron Barcelona.

Otoritas setempat kemudian melaporkan temuan kasus virus flu babi ini ke Pusat Koordinasi Peringatan dan Keadaan Darurat Kesehatan nasional Spanyol. Mereka melaporkan temuan kasus itu pada 13 Februari 2026.

Kemudian, laporan itu diteruskan ke otoritas Eropa dan WHO berdasarkan Regulasi Kesehatan Internasional. Ini adalah kasus keempat infeksi A(H1N1)v pada manusia di Spanyol sejak 2009.

WHO Evaluasi Situasi Temuan Virus Flu Babi di Spanyol

Para ahli dari WHO, pusat peringatan nasional Spanyol, dan badan kesehatan masyarakat Catalonia secara bersama-sama mengevaluasi situasi tersebut. Semua kontak erat pasien tetap tanpa gejala selama periode pemantauan, dan tes PCR pada kontak-kontak tersebut menunjukkan hasil negatif. Tidak ada peningkatan infeksi pernapasan yang terdeteksi di wilayah Lleida.

Baca Juga : IMF Segera Ketok Palu Pinjaman 8,1 Miliar Dolar Amerika Untuk Ukraina

Pihak berwenang Catalan menekankan, risiko terhadap masyarakat umum tetap sangat rendah. Namun, kekhawatiran terletak pada implikasi yang lebih luas. Virus influenza babi yang beredar di antara babi dapat bergabung dengan strain flu manusia. Jika seekor babi terinfeksi kedua virus secara bersamaan berpotensi menghasilkan virus baru yang mampu menyebar dengan mudah di antara manusia.

Kasus-kasus A(H1N1)v pada manusia sebelumnya di Eropa bersifat sporadis dan terkait dengan paparan langsung terhadap babi. Menurut WHO, kasus di Eropa itu tanpa pernah ada penyebaran dari orang ke orang yang berkelanjutan. (cep/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Spanyol Laporkan Temuan Kasus Dugaan Penularan Virus Flu Babi Antarmanusia ke WHO

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.