Rabu, 22 April 2026
Breaking News
DPRD Kabupaten Bandung Gelar Rapat Paripurna Hari Jadi ke-385, Tekankan Sinergi dan Pelestarian Budaya Bupati; Arah Transformasi Pembangunan Kabupaten Bandung Fokus Penguatan Desa Kabupaten Bandung Langganan Bencana Hidrometeorologi Gubernur dan Pengamat Soroti Tata Ruang Anggota DPRD Jawa Barat Soroti Masalah Banjir Kabupaten Bandung Implementasikan Falsafah Sunda Leuweung Hejo Rahayat Ngejo, Mantan Bupati Bandung Bagikan Ratusan Bibit Pohon Produktif Pentahelix dan Realitas Kabupaten Bandung, Saat Masalah tak Kunjung Selesai Mengungkap Fakta Unik Ikan Pari, Predator Laut dengan Kemampuan Deteksi Listrik Mangsa Bencana Hidrometeorologi Cuaca Ekstrem Sergap Kabupaten Bandung, Bupati Ubah Rencana Peringatan Hari Jadi Bencana Hidrometeorologi Cuaca Ekstrem di Indonesia, BNPB Imbau Warga Lakukan Evakuasi Video Proses Penemuan dan Evakuasi Jasad Agus Sutisna Korban Terbawa Arus Sungai Cibanjaran DPRD Kabupaten Bandung Gelar Rapat Paripurna Hari Jadi ke-385, Tekankan Sinergi dan Pelestarian Budaya Bupati; Arah Transformasi Pembangunan Kabupaten Bandung Fokus Penguatan Desa Kabupaten Bandung Langganan Bencana Hidrometeorologi Gubernur dan Pengamat Soroti Tata Ruang Anggota DPRD Jawa Barat Soroti Masalah Banjir Kabupaten Bandung Implementasikan Falsafah Sunda Leuweung Hejo Rahayat Ngejo, Mantan Bupati Bandung Bagikan Ratusan Bibit Pohon Produktif Pentahelix dan Realitas Kabupaten Bandung, Saat Masalah tak Kunjung Selesai Mengungkap Fakta Unik Ikan Pari, Predator Laut dengan Kemampuan Deteksi Listrik Mangsa Bencana Hidrometeorologi Cuaca Ekstrem Sergap Kabupaten Bandung, Bupati Ubah Rencana Peringatan Hari Jadi Bencana Hidrometeorologi Cuaca Ekstrem di Indonesia, BNPB Imbau Warga Lakukan Evakuasi Video Proses Penemuan dan Evakuasi Jasad Agus Sutisna Korban Terbawa Arus Sungai Cibanjaran
Teknologi Internasional
Penulis: Cep 28 Feb 2026

Perusahaan Raksasa Teknologi Google Kaitkan Penggunaan AI dengan Kinerja Karyawan

Perusahaan raksasa teknologi Google menekankan tahun ini penggunaan alat kecerdasan buatan mereka akan menjadi faktor penilaian kinerja.

Perusahaan raksasa teknologi Google mengaitkan penggunaan AI dengan kinerja seluruh karyawannya. Foto: net/

Perusahaan raksasa teknologi Google mengaitkan penggunaan AI dengan kinerja seluruh karyawannya. Foto: net/

trustjabar.com – Perusahaan raksasa teknologi Google menekankan tahun ini penggunaan alat kecerdasan buatan (artificial intelligent, AI) mereka akan menjadi faktor penilaian kinerja. Hal ini menandai eskalasi di seluruh perusahaan dari dorongan raksasa teknologi ini untuk mengintegrasikan AI ke dalam setiap aspek produksinya.

Baca Juga : AI DeepRare Akhiri Penantian Panjang Pasien Penyakit Langka, Akurasi Lampaui Standar Medis Global

Hal tersebut menjadi arahan dari manajer di perusahaan Google beberapa minggu terakhir. Dengan adanya arahan itu, memperluas ekspektasi yang sebelumnya hanya mereka terapkan pada lini tertentu, terutama pada insinyur perangkat lunak.

Staf non-teknis di perusahaan itu kini secara eksplisit mengintegrasikan AI ke dalam alur kerja harian mereka. Perusahaan Google sebelumnya telah menjadikan penggunaan AI sebagai bagian formal dari persyaratan pekerjaan untuk beberapa insinyur perangkat lunak.

Pada Juni 2025, Wakil Presiden Bagian Teknik Google, Megan Kacholia mengirimkan email kepada para insinyur agar menggunakan alat AI. Selain itu juga memperbarui deskripsi pekerjaan mereka sesuai hal tersebut.

Kini, mandat tersebut semakin meluas. Perusahaan Google pun mendorong karyawan non-teknis mereka menggunakan AI dalam menyusun dokumen strategi, menganalisis panggilan penjualan, dan menghasilkan wawasan pelanggan.

Dua karyawan bagian penjualan Google mengatakan, perusahaan mengharapkan agar mereka menggunakan sistem AI internal. Sistem ini merekam panggilan telepon dan secara otomatis menghasilkan catatan. Bahkan pihak perusahaan memberikan beberapa karyawan kuota penggunaan mingguan untuk alat-alat ini.

Dalam satu kasus, tim penjualan Cloud menggunakan Yoodli, sebuah alat avatar AI yang memungkinkan para perwakilan penjualan berlatih presentasi sebelum menghubungi pelanggan. Senioritas juga menjadi faktor. Bahkan, staf yang lebih senior harus menunjukkan kemahiran AI yang lebih tinggi daripada rekan-rekan junior mereka.

Manajer Teknis dan Non-Teknis di Perusahaan Google Miliki Kewenangan Evaluasi

Juru bicara Google mengatakan, manajer di fungsi teknis maupun non-teknis memiliki kewenangan untuk mengevaluasi karyawan berdasarkan penggunaan AI mereka.

Dorongan ini muncul karena CEO Sundar Pichai menjadikan adopsi AI sebagai tema sentral kepemimpinannya. Sundar mengatakan kepada karyawan tahun lalu, para kompetitor telah memanfaatkan AI secara internal. Demikian halnya juga dengan kebijakan di Google yang harus melakukan hal yang sama agar tetap kompetitif.

Baca Juga : Robot Humanoid Tiongkok Peragakan Kung Fu di Acara TV Saat Perayaan Imlek

CFO Anat Ashkenazi menyatakan, sekitar 50 persen kode Google saat ini merupakan hasil agen AI. Insinyur manusia, lanjut ia, kemudian meninjau hasil kode tersebut.

Perusahaan Google biasanya membatasi karyawannya untuk menggunakan alat AI internal. Hal itu untuk melindungi informasi perusahaan yang sensitif. Alat-alat ini misalnya Duckie, versi khusus dari chatbot Gemini milik Google.

Perusahaan Google bukan satu-satunya yang mengaitkan kemahiran AI dengan evaluasi karyawan. Meta Platforms memberi tahu stafnya di akhir 2025 bahwa dampak berbasis AI akan menjadi ekspektasi inti dalam penilaian kinerja 2026. Para eksekutif Microsoft juga telah menginformasikan kepada karyawan bahwa penggunaan AI bukan lagi bersifat opsional.

Keselarasan kebijakan-kebijakan ini di berbagai perusahaan terbesar Silicon Valley menunjukkan bahwa kemampuan AI dengan cepat bergeser. Dari semula keterampilan opsional menjadi persyaratan kerja mendasar bukan hanya untuk engineer, tetapi untuk semua orang. (cep/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Perusahaan Raksasa Teknologi Google Kaitkan Penggunaan AI dengan Kinerja Karyawan

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.