Gempa Bumi M7,6 Guncang Jepang, Peringatan Tsunami Dikeluarkan
Gempa bumi berkekuatan M7,6 mengguncang lepas pantai Jepang utara pada Senin (8/12/2025) sekitar pukul 23.15 waktu setempat.
Gempa bumi berkekuatan M7,6 mengguncang Jepang dan memicu badan otorita setempat mengeluarkan peringatan tsunami. Foto: ilustrasi/
trustjabar.com – Gempa bumi berkekuatan M7,6 mengguncang lepas pantai Jepang utara pada Senin (8/12/2025) sekitar pukul 23.15 waktu setempat. Akibat kuatnya guncangan gempa itu, pihak berwenang mengeluarkan peringatan tsunami untuk gelombang setinggi tiga meter di sepanjang garis pantai timur laut.
Baca Juga : Enam Maskapai Penerbangan Internasional Ini Terkena Pencabutan Izin Operasional Venezuela
Mengutip media Jepang The Mainichi, gempa bumi terjadi di lepas pantai timur Prefektur Aomori pada kedalaman sekitar 50 kilometer. Laporan tersebut berdasarkan data dari Badan Meteorologi Jepang yang memperingatkan tsunami yang lebih tinggi nantinya dapat mencapai pesisir timur laut Jepang.
Gempa tersebut tercatat berkekuatan 6 skala intensitas seismik Jepang, yaitu 7 di sebagian wilayah Aomori. Getaran gempa juga terasa di Ibu Kota Jepang, Tokyo. Episentrum gempa terletak pada koordinat N 41,0, E 142,3, atau kira-kira di lepas pantai Kota Misawa.
Badan Meteorologi Jepang segera mengeluarkan peringatan tsunami untuk pantai timur Prefektur Aomori. Badan tersebut mendesak penduduk pesisir segera mengungsi ke dataran lebih tinggi dan menjauhi area pesisir.
Gempa bumi tersebut terjadi di wilayah Jepang yang sangat rentan terhadap aktivitas seismik. Prefektur Aomori terletak di ujung utara pulau utama Honshu yang berada di sepanjang ‘Cincin Api’ Pasifik. Titik tersebut tempat terjadinya sebagian besar gempa bumi dan letusan gunung berapi di dunia.
Wilayah ini telah mengalami berbagai gempa bumi signifikan sepanjang sejarahnya. Meskipun gempa dengan M7,6 ini, merupakan salah satu gempa paling kuat yang melanda Jepang dalam beberapa tahun terakhir.
Sistem peringatan dini bencana di Jepang mendeteksi gempa itu dan menyebarkan peringatan sebelum guncangan terkuat mencapai daerah berpenduduk. Langkah kesiapsiagaan Jepang terkait potensi bencana, telah disempurnakan selama beberapa dekade menghadapi peristiwa seismik. Termasuk peraturan bangunan yang ketat, latihan evakuasi rutin, dan jaringan ribuan seismometer di seluruh kepulauan.
Konteks Aktivitas Seismik Terkini Gempa Bumi di Jepang
Gempa bumi ini terjadi saat Jepang tetap waspada secara terus-menerus terhadap ancaman seismik. Belum lama ini, terjadi gempa bumi berkekuatan M8,8 di lepas pantai Semenanjung Kamchatka, Rusia.
Baca Juga : Perang Tarif, Tiongkok Perketat Aturan Ekspor Logam Tanah Jarang, Donald Trump Meradang!
Hal itu memicu peringatan tsunami di sepanjang pantai Pasifik Jepang dengan gelombang hingga 1,3 meter yang teramati di beberapa lokasi. Peristiwa tersebut menyebabkan evakuasi hampir 2 juta orang di sepanjang wilayah pesisir.
Pada November 2025, gempa bumi berkekuatan 6,9 SR mengguncang lepas pantai Prefektur Iwate, Jepang. Hal itu memicu peringatan tsunami yang kemudian dicabut setelah gelombang teramati hanya setinggi 20 sentimeter. (cep/trustjabar/R1)
Komentar
0 komentar untuk Gempa Bumi M7,6 Guncang Jepang, Peringatan Tsunami Dikeluarkan
Masuk dulu untuk ikut diskusi
Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.