Sejumlah Talenta AI Apple Hengkang, Memilih Eksodus ke Meta
Beberapa minggu setelah memimpin proyek peningkatan Siri yang kritis, kini Apple telah kehilangan seorang eksekutif AI.
Sejumlah talenta AI Apple hengkang dan memilih eksodus ke Meta. Foto: net/
trustjabar.com – Beberapa minggu setelah memimpin proyek peningkatan Siri yang kritis, kini Apple telah kehilangan seorang eksekutif kecerdasan buatan (artificial intelligence, AI). Ia adalah Ke Yang, seorang eksekutif Apple yang kini pindah bergabung dengan Meta.
Baca Juga : FAKTA UNIK! Menguak Sejarah Mesin Ketik, Cikal Bakal Revolusi Komunikasi
Melansir Bloomberg News, Yang, yang belakangan ini ditunjuk sebagai kepala tim Answer, Knowledge, and Information (AKI) Apple memilih hengkang dari perusahaannya itu. Sebelum kepindahannya ke Meta, Yang, memimpin upaya mengembangkan kemampuan pencarian web mirip Chat GPT untuk Siri.
Sebagai informasi, kelompok AKI ini merupakan pusat dari rencana pembaruan asisten suara AI Apple yang rencananya akan launching pada Maret 2026. Peluncuran ini pun kabarnya mengalami penundaan lantaran perusahaan mengalami kesulitan bersaing dalam lanskap AI yang berkembang pesat.
Para pengamat industri menilai, kepergian Yang ini menjadi pukulan berat yang digambarkan sebagai krisis kepercayaan seputar upaya AI Apple. Pasalnya, sebelum Yang, ada juga beberapa anggota tim di Apple yang memilih berlabuh di tempat lain dalam beberapa bulan terakhir. Meta, muncul sebagai penerima manfaat utama dari pengurasan talenta ini.
Kepergian penting baru-baru ini termasuk Ruoming Pang yang memimpin tim Foundation Models Apple. Pang, memilih bergabung dengan Meta pada Juli dengan paket kompensasi sangat tinggi. Kabarnya, Pang mendapat kompensasi sebesar $200 juta.
Kemudian, Frank Chu yang mengawasi infrastruktur cloud dengan pencarian untuk inisiatif AI Apple yang juga pergi. Ia kini berlabuh di Superintelligence Labs Meta pada Agustus lalu. Selain itu, Jiang Zhang, yang kini bergabung dengan Robotics Studio Meta pada September.
Kemunduran Signifikan dalam Roadmap AI Apple
Kehilangan talenta secara massal ini, bertepatan dengan kemunduran signifikan dalam roadmap AI Apple. Wakil Presiden Senior Perangkat Lunak Apple, Craig Federighi dan Wakil Presiden Senior Pemasaran Global, Greg Joswiak berbicara mengenai penundaan tersebut.
"Kami tidak ingin mengecewakan pelanggan," kata Joswiak dalam sebuah wawancara dengan The Wall Street Journal.
Baca Juga : Puaskan Pengguna, Google Terus Update Fitur Edit Gambar di Gemini 2,5 Flash Image
Bloomberg juga melaporkan, jika Apple saat ini sedang mencari pengganti John Giannandrea, wakil presiden senior AI dan pembelajaran mesin perusahaan. Perannya saat ini sudah berkurang signifikan selama satu tahun terakhir. Bahkan, sebelum Yang pamit, sang eksekutif itu melapor langsung kepada Giannandrea.
Ketidakpastian kepemimpinan ini muncul ketika Apple menghadapi tekanan yang meningkat dari analis yang telah menurunkan peringkat saham. Hal itu karena kekhawatiran tentang posisi perusahaan yang tertinggal dalam AI generatif.
Berbagai penundaan tersebut telah memaksa Apple untuk mempertimbangkan lebih mengandalkan mitra AI eksternal daripada pendekatan pengembangan internal tradisionalnya. (cep/trustjabar/R1)
Komentar
0 komentar untuk Sejumlah Talenta AI Apple Hengkang, Memilih Eksodus ke Meta
Masuk dulu untuk ikut diskusi
Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.