KUR Perumahan Jadi Mesin Baru UMKM
Program KUR Perumahan menjadi harapan baru, bukan hanya peluang bagi developer dan kontraktor, tetapi juga UMKM.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait di acara sosialisasi KUR Perumahan di Unpar, Bandung, Sabtu (20/09/2025) malam.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait memproyeksikan, pembangunan 350 ribu unit rumah subsidi melalui skema ini akan menyerap hingga 1,65 juta tenaga kerja dan menghidupkan ekosistem usaha rakyat.
“Bayangkan, satu rumah subsidi minimal melibatkan lima pekerja. Kalau membangun 350 ribu unit, berarti ada 1,65 juta orang yang terlibat. Itu belum termasuk ibu-ibu yang berdagang di sekitar proyek, transportasi, hingga toko material bangunan yang ikut terdorong,” kata Maruarar saat Sosialisasi KUR Perumahan di Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR), Bandung, Sabtu malam (20/9/2025).
Bagi pelaku UMKM, program ini ibarat mesin ekonomi baru. Dari warung kopi di dekat lokasi proyek, jasa transportasi lokal, hingga usaha kecil pemasok material bangunan, semua berpeluang ikut berkembang. Subsidi bunga 5 persen dari pemerintah juga akan mempermudah akses pembiayaan, termasuk bagi UMKM yang ingin memperbesar skala usahanya.
Maruarar menegaskan bahwa keberpihakan pemerintah Presiden Prabowo Subianto pada rakyat kecil terlihat nyata melalui skema ini.
“KUR Perumahan dengan bunga tetap dan angsuran ringan, bukan hanya pengembang yang diuntungkan. UMKM pun bisa mendapat ruang untuk berkibar dan menyala,” ujarnya.
KUR Perumahan Membangun Ekonomi Rakyat
Sementara itu, di kampus Unpar ini, menghadirkan juga diskusi interaktif bersama perbankan seperti BRI, BTN, dan Bank bjb. Beberapa pengembang muda turut berbagi kisah sukses, memberi inspirasi bahwa peluang ini terbuka lebar bagi generasi baru maupun pelaku usaha kecil yang ingin naik kelas.
Baca Juga: Gelar Sosialisasi KPP, Bank Mandiri Bakal Ambil Peran Perkuat Ekosistem Perumahan NasionalDukungan dari dunia akademisi, perbankan, hingga pelaku usaha lokal, KUR Perumahan tak sekadar membangun rumah, melainkan juga membangun ekonomi rakyat. UMKM pun kini memiliki peluang besar untuk tumbuh bersama program ini.
“Yang penting bukan hanya acara ini ramai, tapi ada tindak lanjut nyata. Berapa banyak UMKM yang benar-benar bisa mengakses KUR setelah sosialisasi, itulah ukuran keberhasilannya,”pungkasnya. (Ghani Rahmat/trustjabar/R3)
Komentar
0 komentar untuk KUR Perumahan Jadi Mesin Baru UMKM
Masuk dulu untuk ikut diskusi
Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.