Rektor Unisba: Aparat Tembakan Gas Air Mata Bubarkan Massa Non-Mahasiswa
Rektor Unisba Prof A Harits Nu'man mengatakan aparat kepolisian menembakan gas air mata Jalan Tamansari, Kota Bandung, bubarkan non-mahasiswa.
Tangkapan layar saat bom molotov dilempar orang non-mahasiswa kepada kendaraan polisi di kampus Unisba. (Ist)
Menurutnya, Polisi menembakan gas air mata guna membubarkan massa non mahasiswa. Mereka peserta unjuk rasa yang sebelumnya ikut serta dalam aksi unjuk rasa di depan DPRD Jawa Barat.
“Aparat sempat menembakkan beberapa gas air mata ke dalam massa non mahasiswa yang berlindung di dalam kampus Unisba,” kata Prof A Harits Nu'man dalam keterangan tertulisnya, Selasa (2/9/2025).
Baca juga: Polisi Bantah Masuk Kampus Unisba dan UnpasRektor mengatakan aparat keamanan sudah melakukan upaya pembubaran, namun massa tersebut kemudian masuk ke dalam kampus dengan memaksa pintu gerbang yang dijaga oleh satpam.
Dia menjelaskan, di dalam kampus saat kejadian masih ada beberapa mahasiswa, dosen. Termasuk Prof A Harits Nu'man yang sedang bersiap meninggalkan kampus, tapi akhirnya terjebak di dalam karena massa yang masuk.
“Kami mengimbau semua pihak untuk tetap menjaga ketertiban dan keamanan di lingkungan kampus demi kenyamanan bersama,” ujarnya.
Dia menambahkan, dalam aksi unjuk rasa yang berlangsung sejak jumat 29 Agustus, Unisba menjadi salah satu posko evaluasi massa unjuk rasa untuk mengantisipasi demonstrasi. Namun, posko tersebut sudah kami bubarkan karena situasi sudah kondusif dan tidak ada korban.
Gas Air Mata di Kampus Unisba dan Unpas
Aparat kepolisian menembakkan gas air mata di kampus Unisba dan Unpas, jalan tamansari, Kota Bandung.
Detik-detik penembakan gas air mata ke arah mahasiswa hingga masuk ke dalam area kampus Unisba dan Unpas di Tamansari, Kota Bandung terekam kamera dan CCTV
Peristiwa tersebut viral di media sosial (Medsos). Terlihat, mahasiswa dan sekuriti di kampus terkena gas air mata sekitar pukul 23.30 WIB.
Mahasiswa mencoba meminta aparat kepolisian agar tidak menembakkan gas air mata, lantaran imbasnya masuk ke dalam kampus. “Woy kampus woy,” ujar mahasiswa dalam video yang beredar.
Baca Juga: Apa Pemicu Aksi Demonstrasi Kian Meluas di Sejumlah Daerah di Indonesia?Peristiwa tersebut terjadi pasca aksi demonstrasi di Gedung DPRD Jabar, Jalan Diponegoro, Kota Bandung. Melalui akun Instagram @info.mahasiswaunisba, sejumlah unggahan memperlihatkan kronologi dan kondisi terkini di lapangan.
“Situasi sekitar pukul 23.30 di area kampus utama Unisba, Jl. Tamansari No.1, telah terjadi penembakan gas air mata oleh aparat ke daerah kampus Unisba. Stay safe daks!”.
Berdasarkan infornasi, beberapa mahasiswa dan petugas keamanan mengalami dampak terkena gas air mata seperti sesak nafas dan mata perih . (Abas/trustjabar/R3)
Komentar
0 komentar untuk Rektor Unisba: Aparat Tembakan Gas Air Mata Bubarkan Massa Non-Mahasiswa
Masuk dulu untuk ikut diskusi
Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.