PTDI Bidik Pasar Global Lewat Layanan MRO Pesawat Komersial dan Jet Pribadi
PTDI Bandung mempertegas langkah diversifikasinya dengan memperluas layanan ACS ke segmen pesawat komersial dan general aviation.
PTDI Bandung, Jawa Barat, saat ini membidik pasar global melalui layanan MRO pesawat komersial dan jet pribadi. Foto: Ghani Rahmat/trustjabar
trustjabar.com - PT Dirgantara Indonesia (PTDI) Bandung mempertegas langkah diversifikasinya dengan memperluas layanan Aircraft Services (ACS) ke segmen pesawat komersial dan general aviation. Langkah ini menjadi strategi agresif PTDI untuk menyaingi dominasi negara tetangga. Seperti Singapura, Malaysia, dan Thailand dalam industri Maintenance, Repair & Overhaul (MRO) pesawat.
Selama ini, mayoritas perawatan pesawat komersial dan private jet dari Indonesia justru dilakukan di luar negeri. Dengan kondisi geografis sebagai negara kepulauan dan kebutuhan transportasi udara yang tinggi, Indonesia seharusnya menjadi pemain utama dalam industri MRO regional.
Baca Juga : Promo Tiket Murah KAI Daop 2 Bandung Diserbu Pelanggan!
Melihat peluang tersebut, PTDI menghadirkan layanan perawatan pesawat yang komprehensif di hanggar PTDI Bandung. Perawatan itu mulai dari MRO, perbaikan komponen, pengecatan, inspeksi NDT, modifikasi struktural, hingga Life Extension Program. Semuanya sudah tersertifikasi AMO dan DOA dari Kemenhub RI, serta sistem mutu bertaraf internasional ISO 9001 dan AS/EN 9110.
“Kami ingin membuktikan bahwa Indonesia mampu bersaing dengan negara-negara yang sudah duluan mapan di bidang MRO. Kami siap jadi alternatif utama bagi operator pesawat yang beroperasi di kawasan ini,” ujar Kadiv Perawatan PTDI Bandung, Daud Zaini, Senin (4/8/2025)
PTDI Bandung Rampungkan Painting Pesawat Airbus A319
Baru-baru ini, PTDI Bandung menyelesaikan pengecatan dan penggantian kursi pesawat Airbus A319 milik maskapai Aero Dili dari Timor Leste. Saat ini, PTDI juga sedang menangani C-Check untuk Airbus A320 milik Citilink Indonesia dalam program kolaborasi dengan GMF AeroAsia.
Sinergi yang bisa membuka jalan bagi pengerjaan armada-armada lain secara berkelanjutan. Tak hanya pesawat komersial, PTDI juga mulai merambah pasar eksklusif dengan menawarkan layanan new livery paint untuk berbagai jenis private jet. Seperti Boeing Business Jet (BBJ), Gulfstream G450/G550, dan Embraer Legacy 600/650.
"Kami tidak hanya menargetkan kuantitas pekerjaan, tetapi juga kualitas layanan premium yang menjadi standar utama dalam segmen jet pribadi,” lanjut Daud.
Baca Juga : UMKM Jadi Kunci Ketahanan Ekonomi Indonesia, Tapi Masih Terkendala ke Pasar Global
Upaya ekspansi ini, bukan tanpa visi jangka panjang. PTDI Bandung sedang memproses pengakuan dari otoritas penerbangan internasional yang menjadi kunci membuka akses pasar global. Selain itu untuk memperluas pangsa layanan ke tiga benua. Wilayah yang saat ini lebih dari 50 pelanggan telah mempercayakan pesawatnya kepada PTDI.
Kolaborasi PTDI dan GMF juga mencakup peningkatan kapabilitas teknis nasional, pelatihan sumber daya manusia, hingga pengembangan teknologi reverse engineering tools. Ini sejalan dengan misi PTDI menjadikan hanggar Bandung sebagai pusat MRO terpadu nasional yang mandiri dan berkelas dunia.
"PTDI ingin menjadikan industri perawatan pesawat di Indonesia sebagai kekuatan baru yang tak lagi bergantung pada luar negeri. Ini juga bagian dari upaya kami mendorong tumbuhnya industri dirgantara nasional yang berdaya saing global,” ucapnya. (Ghani Rahmat/trustjabar/R1)
Komentar
0 komentar untuk PTDI Bidik Pasar Global Lewat Layanan MRO Pesawat Komersial dan Jet Pribadi
Masuk dulu untuk ikut diskusi
Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.