Sabtu, 06 Juni 2026
Breaking News
Pegadaian Timor Leste Tumbuh Pesat, Kanwil Jabar Siap Perkuat Dukungan Operasional Pemprov Jawa Barat Antisipasi Ancaman Kemarau Panjang Dampak El Nino Ekstrem Pemkab Bandung Menjamin Pelaksanaan SPMB 2026 Terhindar Praktik Pungli Wajib Tahu, Berikut Ini Tahapan Pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026 di Kabupaten Bandung Tesla Kembali Rebut Posisi Puncak Kendaraan Listrik Global, Pangsa Pasar BYD Menukik Lebih dari Sekadar Pemanis Wajah, Mengungkap Fakta Unik dan Keajaiban Sensorik di Balik Kumis Kucing Pemkab Bandung Sudah Punya Perda Pesantren Namun Masih Gamang, Bupati Beberkan Alasannya Vintage Market Vol 5 Sajikan Barang Langka Bernilai Tinggi Pegadaian Jabar Salurkan 355 Paket Daging Kurban untuk Warga Bupati Bandung Anggap Penanganan Sedimentasi Dukung Efektivitas Pengendalian Banjir Sungai Citarum Pegadaian Timor Leste Tumbuh Pesat, Kanwil Jabar Siap Perkuat Dukungan Operasional Pemprov Jawa Barat Antisipasi Ancaman Kemarau Panjang Dampak El Nino Ekstrem Pemkab Bandung Menjamin Pelaksanaan SPMB 2026 Terhindar Praktik Pungli Wajib Tahu, Berikut Ini Tahapan Pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026 di Kabupaten Bandung Tesla Kembali Rebut Posisi Puncak Kendaraan Listrik Global, Pangsa Pasar BYD Menukik Lebih dari Sekadar Pemanis Wajah, Mengungkap Fakta Unik dan Keajaiban Sensorik di Balik Kumis Kucing Pemkab Bandung Sudah Punya Perda Pesantren Namun Masih Gamang, Bupati Beberkan Alasannya Vintage Market Vol 5 Sajikan Barang Langka Bernilai Tinggi Pegadaian Jabar Salurkan 355 Paket Daging Kurban untuk Warga Bupati Bandung Anggap Penanganan Sedimentasi Dukung Efektivitas Pengendalian Banjir Sungai Citarum
TrustJabar
Bandung Raya Daerah Kesehatan Pendidikan
Penulis: Abbas04 Agt 2025

Pemprov Jawa Barat Prioritaskan 8,6 Juta Siswa Ikuti CKG

Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan menargetkan 8,6 juta siswa di Jawa Barat kuti Cek Kesehatan Gratis (CKG) di lingkungan sekolah.

Wagub Jabar Erwan Setiawan memastikan Pemprov Jawa Barat akan memprioritaskan 8,6 juta siswa mengikuti CKG. Foto: Abbas/trustjabar

Wagub Jabar Erwan Setiawan memastikan Pemprov Jawa Barat akan memprioritaskan 8,6 juta siswa mengikuti CKG. Foto: Abbas/trustjabar

trustjabar.com - Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menargetkan 8,6 juta siswa di Jawa Barat ikuti Cek Kesehatan Gratis (CKG) di lingkungan sekolah. Erwan menegaskan, Pemprov Jawa Barat mendukung pelaksanaan salah satu program pemerintah pusat itu.

Sebagai informasi, CKG sekolah merupakan program pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Tujuannya yaitu mendeteksi masalah kesehatan pada siswa secara dini.

“Dari program CKG ini di Jawa Barat kita prioritaskan untuk 8,6 juta lebih siswa yang akan kita ikut sertakan,” kata Wagub Jabar, Erwan, Senin (4/8/2025).

Terkait temuan hasil pemeriksaan CKG, Erwan mengaku prihatin masih banyak siswa yang mengalami gangguan kesehatan.

“Kita pantau dari 14 siswa yang sudah menjalani pemeriksaan, ada 9 yang bermasalah dengan matanya. Berarti, hampir sekitar 70 persen siswa yang bermasalah (kesehatan),” ujarnya.

Baca Juga : Menkes RI Luncurkan CKG Sekolah di Kota Bandung

Erwan Setiawan mengatakan Kementerian Kesehatan nantinya akan mengklasifikasikan sekolah, termasuk zona merah, kuning dan hijau. Klasifikasinya yakni merah, kuning, dan hijau. Sekolah klasifikasi merah, kata Erwan, harus mendapat perhatian khusus. Nantinya, UKS harus optimal dan juga puskesmas terdekat untuk membantu sekolah tersebut.

“Kalau yang kuning juga sama. Kemudian yang hijau (klasifikasi sekolah) harus mempertahankan bagaimana tetap hijau,” ucap Wagub Jawa Barat itu di sela CKG di sekolah.

Erwan memastikan kepala sekolah ikut membantu memantau pelaksanaan CKG di masing-masing sekolahnya. “Nanti kami kepala daerah yang akan memantau (CKG sekolah di Jawa Barat). Termasuk walikota dan bupati di daerah. Bagaimana puskesmas -puskesmas dan sekolahnya terpantau dengan baik jangan sampai ada yang zona merah” ujarnya. (Abbas/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Pemprov Jawa Barat Prioritaskan 8,6 Juta Siswa Ikuti CKG

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun pembaca dipakai khusus untuk komentar artikel.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.