Senin, 21 September 2026
Breaking News
Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Raih Sertifikasi ISO 22301:2019 Pegadaian Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Renovasi Masjid Jami’ Al-Istiqomah Sumedang Pegadaian Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Renovasi Masjid Jami’ Al-Istiqomah Sumedang Polda Jabar Limpahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Dugaan Penyekapan YTR ke Kejari Kabupaten Bandung Ciparay Jadi Salah Satu Sentra Budidaya Ikan di Jawa Barat, Kembangkan Varietas Baru Ikan Nila Sumo STIE IBMT Surabaya Pertahankan Penghargaan Entrepreneurial Marketing Campus for Impact 2026 dari MCorp & MarkPlus Institute Polemik Tarif Masuk Rumah Pengabdi Setan di Pangalengan, DPRD Kabupaten Bandung Dorong Bupati Terbitkan Surat Edaran Resep Penyiar Radio Menjaga Kredibilitas di Udara, Menghibur Tanpa Kebobolan Etika Wisuda STIE IBMT Surabaya, Cetak 300 Lulusan Kompeten dan Berjiwa Entrepreneur Pegadaian dan POGI Gelar Program Merdeka Stunting 2026 di Bandung Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Raih Sertifikasi ISO 22301:2019 Pegadaian Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Renovasi Masjid Jami’ Al-Istiqomah Sumedang Pegadaian Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Renovasi Masjid Jami’ Al-Istiqomah Sumedang Polda Jabar Limpahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Dugaan Penyekapan YTR ke Kejari Kabupaten Bandung Ciparay Jadi Salah Satu Sentra Budidaya Ikan di Jawa Barat, Kembangkan Varietas Baru Ikan Nila Sumo STIE IBMT Surabaya Pertahankan Penghargaan Entrepreneurial Marketing Campus for Impact 2026 dari MCorp & MarkPlus Institute Polemik Tarif Masuk Rumah Pengabdi Setan di Pangalengan, DPRD Kabupaten Bandung Dorong Bupati Terbitkan Surat Edaran Resep Penyiar Radio Menjaga Kredibilitas di Udara, Menghibur Tanpa Kebobolan Etika Wisuda STIE IBMT Surabaya, Cetak 300 Lulusan Kompeten dan Berjiwa Entrepreneur Pegadaian dan POGI Gelar Program Merdeka Stunting 2026 di Bandung
TrustJabar
Ekonomi Daerah Bandung Raya
Penulis: Cep03 Mar 2026

Pemkab Bandung Komitmen Jaga Stabilitas Pangan Selama Ramadan

Pemerintah Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mengaku berkomitmen menjaga stabilitas pangan selama Ramadan dan akan menggelar Pasar Ramadan.

Bupati Bandung, Dadang Supriatna. Pemerintah Kabupaten Bandung, Jawa Barat, berkomitmen menjaga stabilitas pangan sSelama Ramadan. Foto: Diskominfo Kab.Bandung/

Bupati Bandung, Dadang Supriatna. Pemerintah Kabupaten Bandung, Jawa Barat, berkomitmen menjaga stabilitas pangan sSelama Ramadan. Foto: Diskominfo Kab.Bandung/

trustjabar.com – Pemerintah Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mengaku berkomitmen menjaga stabilitas pangan selama Ramadan. Bupati Bandung Dadang Supriatna menekankan, seluruh perangkat daerah bergerak cepat mengantisipasi potensi kenaikan harga dan gangguan distribusi bahan pokok.

Baca Juga : DPRD Dorong Segera Gulirkan Program Pinjaman Dana Bergulir Bupati Bandung

Sebagai upaya kongkret pemerintah dalam upaya stabilitas pangan ini, kata Dadang, Pemkab Bandung akan menggelar Pasar Ramadan. Kegiatan ini akan berlangsung pada 5-8 Maret di Plaza Upakarti, Soreang, Kabupaten Bandung.

“Saya meminta seluruh OPD terkait memastikan ketersediaan bahan pangan aman dan harga tetap stabil. Lakukan operasi pasar murah, perketat pengawasan, dan koordinasikan dengan distributor. Jangan sampai masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan Ramadan,” ucap bupati.

Dadang menekankan, kegiatan Pasar Ramadan ini harus benar-benar memberi manfaat untuk masyarakat. Khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.

Selain menyoroti mengenai stabilitas pangan, bupati juga menyoroti mengenai pembangunan infrastruktur dan memperkuat disiplin kinerja aparatur selama Ramadan.

Baca Juga : Ekonomi Kreatif di Kota Bandung Jadi Pendorong Pertumbuhan Daerah

Dadang menegaskan, percepatan infrastruktur dan penanganan sampah menjadi perhatian serius. Menurutnya, pembangunan tidak boleh melambat meski ASN tengah menjalankan ibadah puasa.

“Kita tidak boleh kendor meskipun sedang berpuasa. Justru Ramadan harus menjadi penguat komitmen dan semangat kita dalam meningkatkan pelayanan dan pembangunan,” katanya.

Ia menambahkan, infrastruktur yang baik akan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Dengan demikian, harapan stabilitas pangan pun bisa tercapai maksimal.

Selain itu, Dadang juga menyinggung situasi global saat ini yang berpotensi berdampak pada ekonomi daerah. Dengan kondisi tersebut, bupati mengharapkan agar semua pihak bisa bekerjasama menjaga stabilitas pangan di Kabupaten Bandung.

“Kita tidak bisa menutup mata terhadap situasi global yang sedang memanas. Dampaknya bisa kita rasakan melalui kenaikan harga komoditas dan tekanan terhadap daya beli masyarakat. Maka, kita harus siap mengantisipasinya di tingkat daerah,” katanya. (cep/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Pemkab Bandung Komitmen Jaga Stabilitas Pangan Selama Ramadan

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun pembaca dipakai khusus untuk komentar artikel.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.