Rabu, 22 Juli 2026
Breaking News
Lahan Seluas 7,6 Hektare Disiapkan Pemerintah Kabupaten Bandung Untuk Pembangunan Sekolah Rakyat Kuasa Hukum Kasus YTR di Bandung Minta JPU Perjuangkan Restitusi Korban Partai Golkar Jawa Barat Terus Perkuat Konsolidasi Hingga Akar Rumput HUT Ke-125, Pegadaian Jabar Gelar Khitanan Massal untuk 225 Anak Prasejahtera Tanggapi Respons Komnas Perempuan Soal Kasus YTR di Bandung, Pengacara Korban Minta Hak Restitusi dan Perlindungan Dijamin Jadi Urat Nadi Mobilitas, Warga Nikmati Jalan Beton di Cangkuang-Nagrak-Jatisari Warga Harap CFD di Kabupaten Bandung tak Sekadar Seremonial Gadis Asal Rancaekek Diduga Disekap dan Dianiaya Selama 3 Tahun, Polisi Terus Buru Pelaku Pegadaian Jabar Gelar Donor Darah, Targetkan 125 Pendonor TPPASR Legok Nangka Diharapkan Jadi Solusi Jangka Panjang Pengelolaan Sampah Regional Lahan Seluas 7,6 Hektare Disiapkan Pemerintah Kabupaten Bandung Untuk Pembangunan Sekolah Rakyat Kuasa Hukum Kasus YTR di Bandung Minta JPU Perjuangkan Restitusi Korban Partai Golkar Jawa Barat Terus Perkuat Konsolidasi Hingga Akar Rumput HUT Ke-125, Pegadaian Jabar Gelar Khitanan Massal untuk 225 Anak Prasejahtera Tanggapi Respons Komnas Perempuan Soal Kasus YTR di Bandung, Pengacara Korban Minta Hak Restitusi dan Perlindungan Dijamin Jadi Urat Nadi Mobilitas, Warga Nikmati Jalan Beton di Cangkuang-Nagrak-Jatisari Warga Harap CFD di Kabupaten Bandung tak Sekadar Seremonial Gadis Asal Rancaekek Diduga Disekap dan Dianiaya Selama 3 Tahun, Polisi Terus Buru Pelaku Pegadaian Jabar Gelar Donor Darah, Targetkan 125 Pendonor TPPASR Legok Nangka Diharapkan Jadi Solusi Jangka Panjang Pengelolaan Sampah Regional
TrustJabar
Bandung Raya Daerah
Penulis: Denny04 Agt 2025

Pejalan Kaki Tertemper KRL di Bandung, Diduga Menerobos Pintu Perlintasan

Seorang pria berumur 30 tahun meninggal tertemper Kereta Api Commuter Line ( KRL ) di perlintasan sebidang Jalan Braga, Bandung, Jawa Barat.

Petugas dari PMI Kota Bandung, Jawa Barat, mengevakuasi jasad seorang pejalan kaki yang tertemper KRL di Bandung. Diduga pria tersebut sengaja menerobos pintu perlintasan KRL. Foto: R Denny/trustjabar

Petugas dari PMI Kota Bandung, Jawa Barat, mengevakuasi jasad seorang pejalan kaki yang tertemper KRL di Bandung. Diduga pria tersebut sengaja menerobos pintu perlintasan KRL. Foto: R Denny/trustjabar

trustjabar.com - Seorang pria berumur 30 tahun meninggal di lokasi kejadian setelah tertemper Kereta Api Commuter Line ( KRL ) di perlintasan sebidang Jalan Braga, Kota Bandung, Jawa Barat. Kejadian tersebut terjadi pada Senin (4/8/2025) dan sontak membuat geger warga.

Operator ATCS Dinas Perhubungan Kota Bandung, Abdullah Putra Gandahara menjelaskan terkait insiden yang menewaskan seorang pria tersebut. Ia menjelaskan, kejadian itu terjadi sekitar pukul 11.15 WIB. 

Kuat dugaan, pria itu sengaja menerobos palang pintu perlintasan sebidang di Jalan Braga. Sebab, saat KRL 383 rute Cicalengka - Padalarang melintas, palang pintu perlintasan sebidang di Jalan Braga dalam kondisi tertutup.

Baca Juga : Wali Kota Bandung Farhan Bakal Libatkan OPD Tindaklanjuti Data CKG Sekolah

"Kurang lebih pukul 11.15 WIB, kami menerima informasi ada orang yang diduga menerobos pintu perlintasan yang sudah menutup," kata Abdullah.

Kemudian, kata Abdullah, petugas Inafis Polrestabes Bandung dan PMI Kota Bandung sudah mengevakuasi jasad pria yang tertemper KRL di perlintasan sebidang di Jalan Braga. "Polrestabes Bandung dan PMI Kota Bandung sudah menangani," ucapnya.

Terpisah, Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo membenarkan adanya kejadian pejalan kaki yang tertemper KRL 283 di KM 155+8/9. Pejalan kaki itu berinisial RRY yang merupakan warga Desa Kedungjaya, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon.

"Betul KA 383 commuter line telah menemper seorang pria di perlintasan sebidang Jalan Braga," ucapnya. Kuswardojo berujar, petugas telah membawa penerobos pintu perlintasan KRL itu ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. (R.Denny/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Pejalan Kaki Tertemper KRL di Bandung, Diduga Menerobos Pintu Perlintasan

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun pembaca dipakai khusus untuk komentar artikel.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.