Kunjungi SLBN A di Cimahi, Atalia Memandang Penyandang Disabilitas Perlu Dukungan Motivasi Ekonomi
Saat kunjungannya ke SLBN A di Cimahi, Jawa Barat, Atalia Praratya memandang perlunya dukungan motivasi ekonomi bagi penyandang disabilitas.
Saat mengunjungi SLBN A di Cimahi, Jawa Barat, anggota DPR RI Atalia Praratya memandang perlunya dukungan motivasi ekonomi bagi para penyandang disabilitas. Foto: Adi/trustjabar
trustjabar.com – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar asal Jawa Barat, Atalia Praratya memandang perlunya dukungan motivasi secara ekonomi kepada para penyandang disabilitas. Hal itu untuk menumbuhkan motivasi, semangat mandiri, serta sejahtera melalui pelatihan kewirausahaan secara berkesinambungan.
“Ini adalah pelatihan kewirausahaan bagi para disabilitas agar punya kemauan untuk bisa mandiri dan produktif," kata Atalia. Ia mengungkapkan hal itu di sela Pelatihan Kewirausahaan Disabilitas di SLBN A, Kelurahan Citeureup, Kota Cimahi, Senin (4/8/2025).
Baca Juga : Saeful Bachri; Fraksi Demokrat DPRD Jawa Barat Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan
Atalia menilai dukungan secara inklusif dari berbagai sektor sangat penting untuk para penyandang disabilitas. Seperti sudah banyak institusi pemerintah dan swasta yang mempekerjakan disabilitas sesuai regulasi yang ada.
Ia mencontohkan, di Kuningan ada Pak Elon yang meski dari masyarakat disabilitas tapi bisa menonjol. Kemudian juga ada guru tunanetra yang menjadi pendamping asrama dan juga mengajar.
"Kolaborasi ini harus terus berkelanjutan agar disabilitas bisa berkarya," ucapnya.
Hanya saja, ia mengakui, masih ada tantangan seperti dari sisi kekhawatiran orang tua. Sehingga menyebabkan banyak penyandang disabilitas belum siap masuk ke dunia kerja meski perusahaan terbuka.
Salah satunya kekhawatiran anaknya menjadi korban bullying atau terbatasnya akses transportasi berangkat dan pulang dari tempat kerja. Sehingga, hal ini menjadi tugas pemerintah menyiapkan program-program pemberdayaan ramah disabilitas.
"Sebenarnya dari output pekerjaan hasilnya tidak berbeda (dengan orang normal). Seperti saya dengar, misalnya tunarungu di bidang housekeeping. Mereka itu pekerja keras, fokus, dan hasil kerjanya sangat bagus,” tuturnya.
Keluarga Penyandang Disabilitas Minta Pemerintah Perbanyak Program Pelatihan Wirausaha
Salah seorang orang tua disabilitas, Sriwaljati (58) meminta pemerintah memperbanyak program pelatihan wirausaha khusus bagi disabilitas. Mengingat para disabilitas ini menghadapi banyak kendala ketika ingin maju.
"Kami ingin ada perhatian lebih dari pemerintah. Terutama soal pelatihan dan peluang wirausaha bagi anak-anak berkebutuhan khusus," ujarnya.
Ia mengaku bersyukur dengan hadirnya anggota DPR RI Komisi VIII, Atalia Praratya ke SLBN A Cimahi, Citeureup. Kunjungan ini menjadi bukti bahwa pemerintah masih memperhatikan para penyandang disabilitas.
Sriwaljati mengungkapkan, hingga saat ini anaknya belum bekerja secara layak. Aktivitas sehari-hari hanya mengaji, terapi, dan membantu pekerjaan rumah. Menurutnya peluang kerja yang terbatas membuat keluarga harus realistis.
"Kalau bisa, pemerintah mengadakan pelatihan wirausaha khusus (bagi penyandang disabilitas). Agar semua anak-anak berkebutuhan khusus bisa mengeluarkan bakatnya masing-masing," tuturnya. (Adi/trustjabar/R1)
Komentar
0 komentar untuk Kunjungi SLBN A di Cimahi, Atalia Memandang Penyandang Disabilitas Perlu Dukungan Motivasi Ekonomi
Masuk dulu untuk ikut diskusi
Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.