Jumat, 17 April 2026
Breaking News
Video Proses Penemuan dan Evakuasi Jasad Agus Sutisna Korban Terbawa Arus Sungai Cibanjaran Video Aksi Heroik Warga Berupaya Menolong Korban Terbawa Hanyut Arus Aliran Sungai Cibanjaran Kabupaten Bandung Hanyut Terbawa Aliran Sungai Cibanjaran, Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Agus Sutisna Terbawa Arus Aliran Sungai Cibanjaran Kabupaten Bandung, 1 Meninggal dan 1 Orang Masih Pencarian Tim SAR Gabungan Dirut PT BDS Jadi Tersangka Dugaan Korupsi, Ada Persoalan Serius dalam Tata Kelola dan Pengawasan BUMD Kabupaten Bandung Dirut PT BDS Jadi Tersangka dalam Dugaan Korupsi, Praktisi Hukum Dorong Kejari Kabupaten Bandung Usut Tuntas Kasus Kejari Kabupaten Bandung Tetapkan Direktur Utama PT BDS Jadi Tersangka Wakil Ketua DPRD; Kabupaten Bandung Masuk Kategori Darurat Sampah! Sebanyak 13 Kecamatan di Kabupaten Bandung Terdampak Bencana Hidrometeorologi Cuaca Ekstrem Belasan Ribu Warga Terdampak Banjir Luapan Sungai Citarum di Dayeuhkolot Kabupaten Bandung Video Proses Penemuan dan Evakuasi Jasad Agus Sutisna Korban Terbawa Arus Sungai Cibanjaran Video Aksi Heroik Warga Berupaya Menolong Korban Terbawa Hanyut Arus Aliran Sungai Cibanjaran Kabupaten Bandung Hanyut Terbawa Aliran Sungai Cibanjaran, Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Agus Sutisna Terbawa Arus Aliran Sungai Cibanjaran Kabupaten Bandung, 1 Meninggal dan 1 Orang Masih Pencarian Tim SAR Gabungan Dirut PT BDS Jadi Tersangka Dugaan Korupsi, Ada Persoalan Serius dalam Tata Kelola dan Pengawasan BUMD Kabupaten Bandung Dirut PT BDS Jadi Tersangka dalam Dugaan Korupsi, Praktisi Hukum Dorong Kejari Kabupaten Bandung Usut Tuntas Kasus Kejari Kabupaten Bandung Tetapkan Direktur Utama PT BDS Jadi Tersangka Wakil Ketua DPRD; Kabupaten Bandung Masuk Kategori Darurat Sampah! Sebanyak 13 Kecamatan di Kabupaten Bandung Terdampak Bencana Hidrometeorologi Cuaca Ekstrem Belasan Ribu Warga Terdampak Banjir Luapan Sungai Citarum di Dayeuhkolot Kabupaten Bandung
Daerah Bandung Raya
Penulis: Adi 04 Agt 2025

Kunjungi SLBN A di Cimahi, Atalia Memandang Penyandang Disabilitas Perlu Dukungan Motivasi Ekonomi

Saat kunjungannya ke SLBN A di Cimahi, Jawa Barat, Atalia Praratya memandang perlunya dukungan motivasi ekonomi bagi penyandang disabilitas.

Saat mengunjungi SLBN A di Cimahi, Jawa Barat, anggota DPR RI Atalia Praratya memandang perlunya dukungan motivasi ekonomi bagi para penyandang disabilitas. Foto: Adi/trustjabar

Saat mengunjungi SLBN A di Cimahi, Jawa Barat, anggota DPR RI Atalia Praratya memandang perlunya dukungan motivasi ekonomi bagi para penyandang disabilitas. Foto: Adi/trustjabar

trustjabar.com – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar asal Jawa Barat, Atalia Praratya memandang perlunya dukungan motivasi secara ekonomi kepada para penyandang disabilitas. Hal itu untuk menumbuhkan motivasi, semangat mandiri, serta sejahtera melalui pelatihan kewirausahaan secara berkesinambungan.

“Ini adalah pelatihan kewirausahaan bagi para disabilitas agar punya kemauan untuk bisa mandiri dan produktif," kata Atalia. Ia mengungkapkan hal itu di sela Pelatihan Kewirausahaan Disabilitas di SLBN A, Kelurahan Citeureup, Kota Cimahi, Senin (4/8/2025).

Baca Juga : Saeful Bachri; Fraksi Demokrat DPRD Jawa Barat Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Atalia menilai dukungan secara inklusif dari berbagai sektor sangat penting untuk para penyandang disabilitas. Seperti sudah banyak institusi pemerintah dan swasta yang mempekerjakan disabilitas sesuai regulasi yang ada.

Ia mencontohkan, di Kuningan ada Pak Elon yang meski dari masyarakat disabilitas tapi bisa menonjol. Kemudian juga ada guru tunanetra yang menjadi pendamping asrama dan juga mengajar.

"Kolaborasi ini harus terus berkelanjutan agar disabilitas bisa berkarya," ucapnya.

Hanya saja, ia mengakui, masih ada tantangan seperti dari sisi kekhawatiran orang tua. Sehingga menyebabkan banyak penyandang disabilitas belum siap masuk ke dunia kerja meski perusahaan terbuka.

Salah satunya kekhawatiran anaknya menjadi korban bullying atau terbatasnya akses transportasi berangkat dan pulang dari tempat kerja. Sehingga, hal ini menjadi tugas pemerintah menyiapkan program-program pemberdayaan ramah disabilitas.

"Sebenarnya dari output pekerjaan hasilnya tidak berbeda (dengan orang normal). Seperti saya dengar, misalnya tunarungu di bidang housekeeping. Mereka itu pekerja keras, fokus, dan hasil kerjanya sangat bagus,” tuturnya.

Keluarga Penyandang Disabilitas Minta Pemerintah Perbanyak Program Pelatihan Wirausaha

Salah seorang orang tua disabilitas, Sriwaljati (58) meminta pemerintah memperbanyak program pelatihan wirausaha khusus bagi disabilitas. Mengingat para disabilitas ini menghadapi banyak kendala ketika ingin maju.

Baca Juga : Berhasil Kembangkan Cabe Paprika, Kelompok Tani Cikahuripan Kabupaten Bandung Apresiasi Komitmen Paguyuban Pasundan

"Kami ingin ada perhatian lebih dari pemerintah. Terutama soal pelatihan dan peluang wirausaha bagi anak-anak berkebutuhan khusus," ujarnya.

Ia mengaku bersyukur dengan hadirnya anggota DPR RI Komisi VIII, Atalia Praratya ke SLBN A Cimahi, Citeureup. Kunjungan ini menjadi bukti bahwa pemerintah masih memperhatikan para penyandang disabilitas.

Sriwaljati mengungkapkan, hingga saat ini anaknya belum bekerja secara layak. Aktivitas sehari-hari hanya mengaji, terapi, dan membantu pekerjaan rumah. Menurutnya peluang kerja yang terbatas membuat keluarga harus realistis.

"Kalau bisa, pemerintah mengadakan pelatihan wirausaha khusus (bagi penyandang disabilitas). Agar semua anak-anak berkebutuhan khusus bisa mengeluarkan bakatnya masing-masing," tuturnya. (Adi/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Kunjungi SLBN A di Cimahi, Atalia Memandang Penyandang Disabilitas Perlu Dukungan Motivasi Ekonomi

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.